

SARGA.CO - Dunia pacuan kuda Tanah Air tengah menyoroti dua bintang di lintasan, King Argentin dan Wonder Land. Dianggap memiliki kekuatan seimbang, keduanya diprediksi menyuguhkan duel sengit di laga Indonesia’s Horse Racing (IHR): Indonesia Derby 2025 yang tak hanya mengandalkan kecepatan, tetapi juga strategi dan sinergi dengan sang joki.
King Argentin dan Wonder Land memiliki latar belakang berbeda namun sama-sama impresif di lintasan. Keduanya memiliki catatan prestisius yang membuat para pencinta pacuan kuda sulit untuk menebak siapa yang bakal keluar sebagai pemenang pada Kejuaraan Indonesia Derby 2025. Berikut profil dari King Argentin dan Wonder Land.
Dikenal sebagai salah satu rising star di lintasan pacuan, King Argentin adalah kuda jantan berwarna jragem yang lahir dari darah juara, yakni hasil persilangan perjantan Agrippa dan indukan Princess Missoni.
Sebagai kuda andalan dari King Halim Stable, King Argentin tak hanya punya tenaga besar, tapi juga stamina yang konsisten sejak debutnya di tahun 2023. Di bawah arahan pemiliknya, Kusnadi Halim, King Argentin dikenal sebagai ‘ancaman serius’ di setiap race yang diikutinya.
Kombinasi genetik unggul dan insting bertarung yang tajam menjadikan dia sosok yang sulit dipatahkan di lintasan.
Hal itu dibuktikan saat King Argentin meraih posisi runner-up dalam ajang Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda Seri 01 Indonesia Derby 2024 untuk Kelas 2 Tahun Pemula A/B - 1.400 meter, membuktikan konsistensinya di panggung kompetitif. Bahkan pada ajang bergengsi sekelas Le Minerale Piala Ketua Umum PP Pordasi 2024–2028 Kelas 3 Derby Div I — 1.600 meter, ia kembali menempati posisi kedua.
Memasuki tahun kedua sejak debutnya, performa King Argentin menunjukkan kematangan yang signifikan. Ia sukses merebut posisi pertama di A.E. Kawilarang Memorial Cup 2025 Kelas 3 Tahun Derby — 1.600 meter. Tren positif ini berlanjut saat ia kembali keluar sebagai juara di Triple Crown Serie 1 dan 2 tahun 2025, bersama joki andalannya, Jemmy Runtu.
Di babak penyisihan Indonesia’s Horse Racing: Indonesia Derby 2025 Kelas 3 Tahun Derby Heat I — 2.000 meter, King Argentin kembali tak terkalahkan dan mengamankan posisi pertama, diikuti oleh Padagi NSL di posisi kedua dan Romatik Spartan di posisi ketiga.
Pencapaian itu membawanya selangkah lebih dekat untuk mencatatkan sejarah sebagai pemegang gelar Triple Crown selanjutnya di Tanah Air, apabila ia kembali menjuarai final Indonesia’s Horse Racing: Indonesia Derby 2025.
Lahir dari darah juara, perpaduan dari pejantan Dubai’s Choice dan indukan Wonder Woman, Wonder Land bukan sekadar kuda muda biasa. Di bawah bendera Rama Sinta Stable, kuda asal kontingen Jakarta ini tampil menggigit di setiap race. Dengan racikan tangan dingin pelatih Lili Momuat, Wonder Land dikenal sebagai kuda dengan akselerasi tinggi dan insting tajam di lintasan.
Meski terhitung baru di arena pacuan, Wonder Land langsung membuktikan kelasnya. Di ajang Kejurnas Pacu Kuda Pordasi Ke-58 “Indonesia Derby 2024”, Wonder Land mengunci podium lewat performa solid di kelas 2 Tahun Pemula A/B – 1.400 meter.
Pencapaian selanjutnya di November 2024, Wonder Land kembali tampil brilian di Kejuaraan Nasional Pordasi Seri I. Berlaga di kelas 3 Tahun Derby – 1.400 meter Divisi I, ia keluar sebagai juara.
Terakhir, Wonder Land kembali menorehkan prestasi dengan mengamankan posisi Juara 2 pada ajang Triple Crown Serie 1 dan 2. Pencapaian itu semakin memperkuat posisi Wonder Land sebagai salah satu kuda yang disorot pada pertandingan musim ini, terkhusus para trainer kuda di Tanah Air.
Saat ditemui oleh tim SARGA.CO, Farooq Ali Khan, selaku pelatih King Argentin cukup percaya diri saat ditanya kesiapan menghadapi pertandingan di Kejuaraan Indonesia Derby 2025. Farooq percaya pada kemampuan kuda yang ia latih. Hal itu mengingat dua pencapaian sebelumnya, King Argentin berhasil mengamankan posisi sebagai juara.
“No, I don’t have any pressure. For me, I’m relaxed. I know that my horse can give the best, and I feel like normal,” ungkap Farooq.
Optimisme meraih gelar Triple Crown kian tinggi dengan adanya Jemmy Runtu sebagai joki King Argentin. Farooq menyatakan, kolaborasi keduanya semakin memperbesar peluang kemenangan.
Sebagai joki King Argentin, Jemmy Runtu mengungkapkan bahwa performa tangguh kuda tunggangannya membuat mereka mampu memimpin di barisan depan, bahkan saat lintasan licin akibat hujan.
Kendati demikian, Jemmy mengaku bahwa kemampuan Wonder Land, yang berada di posisi kedua saat itu, tak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, kuda betina berwarna jragem itu sempat berulang kali hampir menyalip King Argentin di posisi paling depan.
“Wonder Land mau coba-coba lagi untuk mendekati saya. Argentin cukup kuat juga sampai dia memimpin ke depan. Tetap mau dilewatin lagi, tapi Argentine tetap masih kuat sampai finish.” terang Jemmy.
Meski optimis bisa mengamankan gelar Triple Crown, Farooq mengaku bahwa pertandingan final di Indonesia Derby 2025 tetaplah tantangan yang harus dipersiapkan dengan matang.
“I’ll increase the training and I’ll see how the other participants are preparing,” ungkap Farooq
Pun demikian halnya dengan Jemmy Runtu. Meskipun cukup lama berkarier sebagai joki, ia mengaku rasa gugup itu tetap ada. Terlebih ajang Indonesia’s Horse Racing: Indonesia Derby 2025 menjadi penentu apakah King Argentin berhasil membawa pulang gelar Triple Crown selanjutnya di Indonesia.
Untuk saat ini, ia berfokus untuk terus berlatih dan memberikan yang terbaik.
“Yang penting kita konsisten latihannya.” jelas Jemmy.
Di kesempatan berbeda, tim SARGA.CO berbincang dengan Dedi Novaldi, pemilik Wonder Land. Ia menjelaskan bahwa kuda miliknya itu termasuk kalem dan penurut.
Meski begitu, Dedi tidak menyangka bahwa kuda yang ia miliki itu sangat impresif di lintasan dan bisa menorehkan prestasi membanggakan.
“Sangat di luar dugaan lah, sangat senang. Pertama kali punya hobi kuda, dapat kuda yang potensial kayak gini, juara lagi. Ya sangat senang lah, bangga,” ungkap Dedi.
Meski terbilang pendatang baru, Wonder Land menunjukkan performa memukau di lintasan Triple Crown Serie 1 2025. Begitu gate dibuka, ia langsung melesat ke barisan depan. Meskipun sempat melebar di tikungan pertama, Wonder Land berhasil mempertahankan keunggulan hingga mendekati garis akhir.
Namun, dominasi itu belum cukup untuk mengamankan podium teratas. Di 200 meter terakhir, Wonder Land harus merelakan posisinya direbut oleh King Argentin.
“King Argentin datang begitu cepatnya. Jadi antara percaya, ga percaya, ya. Disalip di jarak-jarak yang mendekati garis finish,” terang Dedi.
Dedi hanya berharap Wonder Land tetap dalam keadaan prima agar bisa memberikan yang terbaik di laga Indonesia Derby 2025.
“Walaupun Wonder Land tidak punya kesempatan untuk Triple Crown, setidaknya dia bisa menyabet gelar Indonesia Derby.” ujar Dedi.
Ia menambahkan, apa pun hasil pertandingan nantinya, seluruh tim Rama Sinta Stable akan tetap bangga dengan pencapaian Wonder Land.
Duel sengit di Indonesia’s Horse Racing (IHR): Indonesia Derby 2025 menghadirkan laga klasik antara dua kekuatan berbeda: King Argentin sebagai unggulan utama, dan Wonder Land sebagai kuda kejutan yang mencuri perhatian.
Di satu sisi, King Argentin membawa reputasi, catatan kemenangan, dan ekspektasi tinggi untuk menyegel gelar Triple Crown. Di sisi lain, Wonder Land tampil sebagai penantang penuh determinasi, membawa semangat pembuktian meski berstatus sebagai pendatang baru.
Dari sisi strategi, performa, dan pengalaman, King Argentin memang lebih diunggulkan. Namun, Wonder Land tetap menyimpan potensi kejutan. Terutama jika kondisi lintasan berubah atau terjadi momen krusial yang tak terduga di tengah balapan.
Laga final ini tak semata soal siapa yang paling cepat, melainkan siapa yang paling siap, baik secara fisik, teknis, maupun mental. Dengan kedua kuda dalam performa terbaik dan strategi tim yang semakin dimatangkan, Indonesia’s Horse Racing: Indonesia Derby 2025 diyakini akan menghadirkan pertarungan sengit hingga garis akhir.
Install SARGA.CO News
sarga.co