test

Better experience in portrait mode.
Triple's and Meikel Soleran

The Great Reward of Triple's Consistency: From Second-Place Finisher to Champion of the Piala Raja Hamengku Buwono X 2025

SARGA.CO—Di lintasan pacu, apa pun bisa terjadi. Hal itu kembali dibuktikan pada kelas unggulan di Indonesia’s Horse Racing (IHR): Piala Raja Hamengku Buwono X 2025. Triple’s yang mewakili kontingen Jawa Tengah tampil gemilang dengan menaklukkan dua pesaing terkuatnya di Kelas Terbuka - 2.000 M, Naga Sembilan dan Princess Gavi.

Triple’s dan Konsistensinya di Lintasan Jarak Jauh

Konsistensi menjadi ciri khas Triple’s di setiap kejuaraan yang diikutinya. Ia kembali menempati podium kedua di Kelas A Star of Stars – 2.200 M pada ajang Indonesia’s Horse Racing: Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-59 Seri II 2025.

Triple’s dan Konsistensinya di Lintasan Jarak Jauh

Pencapaiannya di Kelas Terbuka – 2.000 M pada IHR: Indonesia Derby 2025 dan JATENG Derby 2025 juga semakin memperkuat reputasinya sebagai kuda jarak jauh yang patut diperhitungkan. Meski di dua kejuaraan itu ia kembali finis di posisi kedua, performa stabilnya menunjukkan daya saing tinggi dan konsistensi luar biasa di lintasan.

Catatan serupa juga terlihat pada A.E. Kawilarang Memorial Cup 2025 Kelas Terbuka - 2.000 M dan Kejuaraan Nasional ke-58 Pacuan Kuda PORDASI 2024 – Seri II di Kelas A Terbuka Star of Stars - 2.200 M. 

Meski kerap hanya satu langkah dari podium tertinggi, performanya yang stabil dan daya juang yang tak pernah padam menjadikannya kuda unggulan yang selalu diperhitungkan di setiap kompetisi.

Konsistensi Stamina dan Leading hingga Garis Finis

Gelaran IHR: Piala Raja Hamengku Buwono X 2025 bukan hanya menjadi sorotan karena besarnya total hadiah dan trofi bergengsi yang diperebutkan di Kelas Terbuka - 2.000 M, tetapi juga karena deretan kuda elite yang turun di lintasan.

Konsistensi Stamina dan Leading hingga Garis Finis

Di kelas unggulan tersebut, sejumlah nama besar siap bertarung memperebutkan trofi kehormatan dari Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Sebut saja Naga Sembilan, sang juara bertahan Piala Raja Hamengku Buwono X 2024, yang juga menorehkan prestasi gemilang dengan menjuarai Kelas A Star of Stars - 2.200 M di IHR: Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-59 Seri II 2025. 

Tak kalah mencuri perhatian, ada Princess Gavi, kuda betina berwarna napas yang sebelumnya menduduki podium utama di Kelas Super Sprint - 1.300 M.

Hal yang membuat laga kali ini semakin menarik, dua kuda juara di kelas bergengsi tersebut kembali saling berhadapan di Kelas Terbuka - 2.000 M. Pertemuan keduanya menjadi salah satu duel paling dinanti di ajang tahun ini.

Baik Princess Gavi maupun Naga Sembilan sama-sama memiliki reputasi sebagai penantang tangguh. Keduanya pernah menjadi runner-up di Kelas 3 Tahun Derby. Princess Gavi di IHR: Indonesia Derby 2025, sedangkan Naga Sembilan di Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda Seri 01 – Indonesia Derby 2024. 

Rekam jejak impresif dan performa yang konsisten membuat keduanya diprediksi akan menjadi lawan berat bagi satu sama lain. Tak terkecuali Triple’s, yang juga turun di kelas yang sama dan siap mempertahankan dominasinya di lintasan 2.000 meter.

Namun siapa sangka, sorotan yang awalnya tertuju pada Naga Sembilan dan Princess Gavi perlahan mulai bergeser ke arah Triple’s berkat konsistensinya yang langsung terlihat begitu starting gate terbuka.

Di bawah kendali Meikel Soleran, Triple’s melesat dengan kecepatan impresif dan langsung memimpin di barisan depan. Sang juara bertahan, Naga Sembilan, terus membayangi ketat di posisi kedua. Sementara kuda-kuda tangguh lainnya masih tenang menjaga ritme tanpa terpancing lebih awal.

Dengan menjaga jarak aman dua ekor kuda, Triple’s tampil stabil dan seolah tak terkejar, bahkan oleh Naga Sembilan maupun Princess Gavi.

Kecepatan yang konsisten dari awal hingga akhir membuat Triple’s tak terbendung, menuntaskan balapan dengan dominasi penuh atas para pesaingnya.

Trofi kehormatan itu pun akhirnya beralih tangan, dari Naga Sembilan ke Triple’s. Sebuah pembuktian bahwa konsistensi bisa menjadi kunci untuk menaklukkan lintasan dan merebut takhta juara.

Awalnya tidak terlalu menjadi sorotan, namun Triple’s tampil mengejutkan. Konsistensinya memimpin sejak awal membawanya meraih kemenangan manis di garis akhir.

Chemistry dengan Joki adalah Kunci

Tak dimungkiri, chemistry antara Triple’s dan Meikel Soleran di Kelas Terbuka 2.000 M pada IHR: Piala Raja Hamengku Buwono X 2025 benar-benar ikonik. 

Dikenal sebagai frontrunner yang selalu mendominasi lintasan, Triple’s konsisten tampil memimpin sejak awal. Stamina kuda anakan Tuscaloosa dan Vebiola itu pun tak perlu diragukan lagi. Salah satu buktinya terlihat saat ia beradu sengit dengan ratu jarak jauh, Queen Thalassa, di Kelas Terbuka 2.000 M pada ajang Piala Tiga Mahkota Seri I & Pertiwi Cup 2024. 

Saat itu, memasuki 450 meter terakhir, Triple’s masih unggul tiga meter di depan Queen Thalassa. Namun pada akhirnya, Triple’s harus mengakui ketangguhan Queen Thalassa yang mampu menyalip di detik terakhir. 

Kondisi itu membuat Triple’s menutup lomba dengan finis di posisi kedua. Meski begitu, duel tersebut membuktikan bahwa Triple’s menjadi salah satu pesaing paling konsisten dan berbahaya di kelas jarak jauh.

Konsistensi tersebut semakin solid berkat kolaborasinya dengan Meikel Soleran di ajang IHR: Piala Raja Hamengku Buwono X 2025. Keduanya saling menguatkan di lintasan, terlebih karena Meikel dikenal sebagai salah satu joki dengan performa paling impresif di Indonesia saat ini. 

Kemampuannya menjaga tempo dan membaca kebutuhan pacuan membuat Triple’s mampu tampil stabil dari awal hingga akhir pertandingan.

Rekam jejak Meikel pun mencerminkan kualitas tersebut. Ia menunjukkan dominasi yang konsisten di berbagai nomor pacuan, mulai dari sprint hingga jarak menengah dan jauh, serta berulang kali finis sebagai juara di berbagai tingkatan kelas. 

Performa stabilnya ketika bersaing di level lebih tinggi semakin menegaskan kapasitasnya.

Konsistensi itulah yang menempatkan Meikel Soleran sebagai salah satu joki paling berprestasi dan paling dipercaya di Indonesia saat ini.

Kekuatan Triple’s dan kecerdasan strategi Meikel saling melengkapi, membentuk kombinasi yang konsisten menghadirkan performa stabil dan kompetitif. Kolaborasi ini akhirnya berbuah manis dengan keberhasilan membawa pulang trofi kehormatan dari Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Pada akhirnya, kemenangan di Kelas Terbuka - 2.000 M pada ajang IHR: Piala Raja Hamengku Buwono X 2025 bukan hanya soal kecepatan. Faktor keteguhan, presisi, dan harmoni antara kuda dan joki juga berperan penting untuk mencapai kemenangan.

Dapatkan informasi terbaru mengenai pacuan kuda Tanah Air melalui Instagram (@sarga.co), 𝕏 (@sarga_co), TikTok (@sarga.co), YouTube (Sarga.Co), Facebook (Sarga.co), dan website news.sarga.co. 

Sponsored Ad
Pilihan Hidup Seorang Dokter Hewan di Dunia Balap Kuda Pilihan Hidup Seorang Dokter Hewan di Dunia Balap Kuda

Pilihan Hidup Seorang Dokter Hewan di Dunia Balap Kuda

Baca Selengkapnya
Ambisi Besar Joki Riyan Firmansyah Menuju Indonesia Derby Ambisi Besar Joki Riyan Firmansyah Menuju Indonesia Derby

Ambisi Besar Joki Riyan Firmansyah Menuju Indonesia Derby

Baca Selengkapnya
Dari Nol ke Lintasan Besar, Perjalanan Nagura Stable Mengejar Mimpi Derby Dari Nol ke Lintasan Besar, Perjalanan Nagura Stable Mengejar Mimpi Derby

Dari Nol ke Lintasan Besar, Perjalanan Nagura Stable Mengejar Mimpi Derby

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Debut Ikonik dan Raih Kemenangan Epik, Ini 5 Fakta Unik Falling In Love di Balik Lintasan! Debut Ikonik dan Raih Kemenangan Epik, Ini 5 Fakta Unik Falling In Love di Balik Lintasan!

Debut Ikonik dan Raih Kemenangan Epik, Ini 5 Fakta Unik Falling In Love di Balik Lintasan!

Baca Selengkapnya
Peran Ayah Sekaligus Trainer: Perjalanan Ended Rahmat sebagai Joki Pacuan Senior Peran Ayah Sekaligus Trainer: Perjalanan Ended Rahmat sebagai Joki Pacuan Senior

Peran Ayah Sekaligus Trainer: Perjalanan Ended Rahmat sebagai Joki Pacuan Senior

Baca Selengkapnya
First Half Wrapped! Deretan Peristiwa Epik di “The Race of the Rising Stars 2025” First Half Wrapped! Deretan Peristiwa Epik di “The Race of the Rising Stars 2025”

First Half Wrapped! Deretan Peristiwa Epik di “The Race of the Rising Stars 2025”

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Lee Mineral - banner
Perjalanan San Marino Stable: Dari Sumbar ke Lintasan Pacu Nasional Perjalanan San Marino Stable: Dari Sumbar ke Lintasan Pacu Nasional

Perjalanan San Marino Stable: Dari Sumbar ke Lintasan Pacu Nasional

Baca Selengkapnya
Bisakah Half-Siblings Menjadi Pasangan Pejantan dan Indukan? Begini Penjelasannya Menurut Riset! Bisakah Half-Siblings Menjadi Pasangan Pejantan dan Indukan? Begini Penjelasannya Menurut Riset!

Bisakah Half-Siblings Menjadi Pasangan Pejantan dan Indukan? Begini Penjelasannya Menurut Riset!

Baca Selengkapnya
Sejauh Mana Crossbreeding Meningkatkan Kualitas Kuda Pacu Lokal? Sejauh Mana Crossbreeding Meningkatkan Kualitas Kuda Pacu Lokal?

Sejauh Mana Crossbreeding Meningkatkan Kualitas Kuda Pacu Lokal?

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Dari Mc Queen hingga Opera O, Ini Inspirasi dan Harapan di Balik Penamaan Unik Kuda di Van Doeloer Stable Dari Mc Queen hingga Opera O, Ini Inspirasi dan Harapan di Balik Penamaan Unik Kuda di Van Doeloer Stable

Dari Mc Queen hingga Opera O, Ini Inspirasi dan Harapan di Balik Penamaan Unik Kuda di Van Doeloer Stable

Baca Selengkapnya
Dari Kelas Kuda Kecil Menuju Indonesia Derby, Perjalanan Iqbal Rahmadias Membangun Prestasi Dari Kelas Kuda Kecil Menuju Indonesia Derby, Perjalanan Iqbal Rahmadias Membangun Prestasi

Dari Kelas Kuda Kecil Menuju Indonesia Derby, Perjalanan Iqbal Rahmadias Membangun Prestasi

Baca Selengkapnya
Dari Lintasan Menjadi Pejantan dan Indukan, Kapan Idealnya Kuda Pacu Pensiun? Dari Lintasan Menjadi Pejantan dan Indukan, Kapan Idealnya Kuda Pacu Pensiun?

Dari Lintasan Menjadi Pejantan dan Indukan, Kapan Idealnya Kuda Pacu Pensiun?

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
“Jadi Juara di Indonesia Derby”: Ambisi Besar Jones Paendong, Joki Terbaik 2017 “Jadi Juara di Indonesia Derby”: Ambisi Besar Jones Paendong, Joki Terbaik 2017

“Jadi Juara di Indonesia Derby”: Ambisi Besar Jones Paendong, Joki Terbaik 2017

Baca Selengkapnya
Salah Satu Kejuaraan Bergengsi, Begini Prestise-nya Piala Raja Hamengku Buwono X! Salah Satu Kejuaraan Bergengsi, Begini Prestise-nya Piala Raja Hamengku Buwono X!

Salah Satu Kejuaraan Bergengsi, Begini Prestise-nya Piala Raja Hamengku Buwono X!

Baca Selengkapnya
Buah Manis Konsistensi Triple’s: dari ‘Langganan’ Podium Kedua ke Takhta Juara Piala Raja Hamengku Buwono X 2025 Buah Manis Konsistensi Triple’s: dari ‘Langganan’ Podium Kedua ke Takhta Juara Piala Raja Hamengku Buwono X 2025

Buah Manis Konsistensi Triple’s: dari ‘Langganan’ Podium Kedua ke Takhta Juara Piala Raja Hamengku Buwono X 2025

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Tak Hanya Manusia, Kuda Juga Perlu Punya ‘Paspor’! Tak Hanya Manusia, Kuda Juga Perlu Punya ‘Paspor’!

Tak Hanya Manusia, Kuda Juga Perlu Punya ‘Paspor’!

Baca Selengkapnya
‘Merebut Kemenangan’ dari Dominator, Princess Gavi Amankan Podium Super Sprint ‘Merebut Kemenangan’ dari Dominator, Princess Gavi Amankan Podium Super Sprint

‘Merebut Kemenangan’ dari Dominator, Princess Gavi Amankan Podium Super Sprint

Baca Selengkapnya
4 Kuda Pengukir Sejarah di Lintasan 2025 4 Kuda Pengukir Sejarah di Lintasan 2025

4 Kuda Pengukir Sejarah di Lintasan 2025

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Beda dengan Pacuan Kuda Biasa, Begini Mekanisme Harness Racing! Beda dengan Pacuan Kuda Biasa, Begini Mekanisme Harness Racing!

Beda dengan Pacuan Kuda Biasa, Begini Mekanisme Harness Racing!

Baca Selengkapnya
Pemula Wajib Tahu! Ini Spot Penting di Arena Pacuan Kuda Pemula Wajib Tahu! Ini Spot Penting di Arena Pacuan Kuda

Pemula Wajib Tahu! Ini Spot Penting di Arena Pacuan Kuda

Baca Selengkapnya
Ekspresi Tegang Trainer Slamet Pak Wo Saat Triple'S Berpacu Rebut Gelar Piala Raja HB X 2025: Ekspresi Tegang Trainer Slamet Pak Wo Saat Triple'S Berpacu Rebut Gelar Piala Raja HB X 2025:

Ekspresi Tegang Trainer Slamet Pak Wo Saat Triple'S Berpacu Rebut Gelar Piala Raja HB X 2025: "Tancap..Tancap..Tancap..."

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari Tambang
Tak Hanya Jago Kendalikan Kuda, Begini Tahapan Menjadi Joki Pacuan Profesional! Tak Hanya Jago Kendalikan Kuda, Begini Tahapan Menjadi Joki Pacuan Profesional!

Tak Hanya Jago Kendalikan Kuda, Begini Tahapan Menjadi Joki Pacuan Profesional!

Baca Selengkapnya
Bukan Sekadar Hobi, Begini Aturan Main sebagai Pemilik Kuda Pacu Menurut Ketentuan PORDASI Bukan Sekadar Hobi, Begini Aturan Main sebagai Pemilik Kuda Pacu Menurut Ketentuan PORDASI

Bukan Sekadar Hobi, Begini Aturan Main sebagai Pemilik Kuda Pacu Menurut Ketentuan PORDASI

Baca Selengkapnya
Antara Ketahanan dan Keselamatan, Ini Standar Usia Pakai Ideal Peralatan Joki Pacuan Kuda Antara Ketahanan dan Keselamatan, Ini Standar Usia Pakai Ideal Peralatan Joki Pacuan Kuda

Antara Ketahanan dan Keselamatan, Ini Standar Usia Pakai Ideal Peralatan Joki Pacuan Kuda

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Totalitas dalam Menjalani Hobi: Dedikasi Hengki Yandrika sebagai Komentator Pacuan Kuda Totalitas dalam Menjalani Hobi: Dedikasi Hengki Yandrika sebagai Komentator Pacuan Kuda

Totalitas dalam Menjalani Hobi: Dedikasi Hengki Yandrika sebagai Komentator Pacuan Kuda

Baca Selengkapnya