test

Better experience in portrait mode.
Falling In Love

A Spectacular Debut and a Victory to Remember: Here Are 5 Unique Facts About Falling In Love Behind the Track!

SARGA.CO—Falling In Love menjadi sorotan setelah debut ikoniknya di lintasan pacu nasional, di mana ia tetap mencetak kemenangan impresif meski sempat mengalami late start. Kuda pacu asal Maju Jaya Stable ini juga memiliki sejumlah fakta unik yang jarang diketahui di balik lintasan. Berikut uraian selengkapnya.

Sekilas tentang Falling In Love

Memulai jejak perdananya di lintasan Indonesia’s Horse Racing: Piala Raja Hamengku Buwono X 2025, Falling In Love langsung menarik perhatian para pencinta pacuan kuda berkat performanya yang memukau.

Sekilas tentang Falling In Love

Kuda betina berwarna merah ini merupakan anakan Minahasa Eclipse dan Sri Jaya. Perpaduan darah murni Thoroughbred dari sang sire dan garis G4 dari pihak dam menjadi kombinasi ideal yang menunjang kemampuannya di lintasan.

Secara postur, Falling In Love memiliki tinggi 134 sentimeter. Sesuai prosedur PP. PORDASI, ia masuk dalam kelas H, yakni kategori pertandingan berdasarkan kelompok ketinggian yang diisi kuda-kuda terbaik dengan tinggi antara 130,1 hingga 134 sentimeter.

Sempat Late Start, Tak Tersentuh hingga Garis Finis

Falling In Love memulai pertandingan dari gate ketujuh. Sempat tertinggal karena membelok sesaat setelah start, ia berhasil membalikkan situasi dan menjadikannya momentum untuk meraih kemenangan ikonik.

Dengan strategi matang dari sang joki, Agung Saidil Adha, Falling In Love mulai melesat ketika memasuki pertengahan race

Untuk ukuran kuda muda, akselerasinya tampak sangat bertenaga. Satu per satu, ia menyalip di barisan kedua sembari mempersempit jarak dengan para rivalnya.

Saat memasuki 200 meter terakhir, Falling In Love memaksimalkan kecepatannya dan berhasil menyalip Opera O yang sebelumnya memimpin. Langkahnya tetap stabil dan kuat, membuat jarak dengan para pesaing semakin melebar hingga tak terkejar. 

Bersama sang joki, ia mengamankan podium utama di Kelas H - 1.000 meter. Kemenangan itu menjadi awal yang manis bagi perjalanan kariernya di lintasan pacu nasional.

5 Fakta Unik Falling In Love

Di balik debut impresifnya, Falling In Love memiliki beberapa fakta unik yang tak terlihat di lintasan, di antaranya:

  • Memiliki saudara kembar

Falling In Love terlahir sebagai kuda kembar. Sayangnya, sang kembaran, Merta Wijaya, meninggal pada usia 14 bulan akibat kolik. Fakta itu dibenarkan oleh sang trainer, Ardhi Wijaya, yang dihubungi pada kesempatan khusus oleh tim SARGA.CO.

“Kembaran Falling In Love menderita kolik, kondisi yang akhirnya menyebabkan ia meninggal,” ungkap Ardhi.

Sebagai tambahan informasi, kolik pada kuda merupakan istilah umum untuk menggambarkan nyeri perut yang dipicu berbagai gangguan, terutama pada sistem pencernaannya.

Mengutip Veterinary Medical Centre, kondisi ini dapat muncul dalam bentuk ringan hingga mengancam nyawa, mulai dari penumpukan gas hingga penyumbatan usus yang parah. Struktur pencernaan kuda yang sensitif membuat mereka sangat rentan mengalami kolik. 

Menurut data dari Wileytingkat kematian akibat kolik pada kuda mencapai 31,2 persen. Kondisi tersebut dapat menyerang kuda berusia 1 hingga 20 tahun. 

Dengan risiko setinggi itu dan rentang usia yang begitu luas, kolik menegaskan posisinya sebagai salah satu ancaman paling serius bagi kesehatan kuda.

Lahir dengan ukuran badan kecil

Memiliki saudara kembar nyatanya memengaruhi postur tubuhnya ketika dilahirkan. Jika dibandingkan sang kembaran, Falling In Love terlahir dengan ukuran tubuh yang jauh lebih kecil.

Lahir dengan ukuran badan kecil

“Karena lahir kembar, kuda yang satu berukuran kecil, satu lainnya berukuran besar. Kembaran Falling In Love yang berukuran besar,” jelas Ardhi.

Perbedaan ukuran tubuh saat lahir tersebut menjadi bagian dari perjalanan awal Falling In Love, yang kini tumbuh menjadi kuda muda dengan performa luar biasa di lintasan.

  • Memiliki karakter cerdas dan mudah diarahkan

Di balik kisah menyentuhnya bersama sang kembaran, Falling In Love memiliki keunggulan berupa karakter yang cerdas dan mudah diarahkan. Ardhi pun mengakui kualitas itu sejak pertama kali menangani sang kuda.

“Falling In Love itu nurut banget. Dia termasuk kuda yang cerdas dan cepat menangkap arahan yang diberikan,” ungkap sang trainer.

Hal itu terbukti ketika Falling In Love mampu berkoordinasi dengan baik bersama sang joki dan meraih podium kemenangan untuk pertama kalinya, meski sempat mengalami kendala saat start.

  • Menguasai berbagai running style 

Karakter Falling In Love yang cerdas dan mudah diarahkan memberikan pengaruh besar terhadap performanya di lintasan. Ardhi, sang trainer, menyebut bahwa kuda kelahiran 2023 itu mampu menerapkan berbagai gaya berlari sesuai kebutuhan pacuan. 

Falling In Love bisa tampil sebagai frontrunner yang langsung mengambil alih posisi depan sejak start. Ia juga bisa menjadi stalker yang menempel ketat pemimpin lomba sambil menunggu momen yang tepat untuk menyerang. 

Ketika dibutuhkan, Falling In Love juga mampu berubah menjadi strong finisher yang menyimpan tenaga untuk melesat di fase akhir dan menyalip para pesaing. Fleksibilitas inilah yang membuat Falling In Love memiliki keunggulan taktis dan adaptif di berbagai skenario balapan.

  • Hanya butuh waktu 3-4 bulan berlatih

Sebelum tampil di lintasan pacu nasional, Falling In Love hanya membutuhkan tiga hingga empat bulan masa latihan. Menurut Ardhi, sebagian besar kuda lain biasanya memerlukan enam hingga delapan bulan untuk mencapai kesiapan yang sama. 

Percepatan ini semakin menegaskan kecerdasan Falling In Love dalam menyerap latihan dan beradaptasi dengan ritme pacuan.

Dengan kombinasi kecerdasan, fleksibilitas, dan daya juang yang sudah terlihat sejak awal hidupnya, Falling In Love menunjukkan bahwa ia bukan sekadar kuda muda dengan potensi luar biasa. 

Lebih dari itu, sejumlah fakta di atas menunjukkan bahwa ia merupakan calon bintang baru di arena pacuan nasional. Debut impresifnya menjadi awal dari perjalanan panjang yang layak dinantikan oleh para pencinta pacuan kuda Tanah Air.

Ikuti perkembangan informasi seputar Falling In Love dan potensi kuda pacu terbaik lainnya melalui Instagram (@sarga.co), 𝕏 (@sarga_co), TikTok (@sarga.co), YouTube (Sarga.Co), Facebook (Sarga.co), dan website news.sarga.co. 

Sponsored Ad
Lee Mineral - banner
Pilihan Hidup Seorang Dokter Hewan di Dunia Balap Kuda Pilihan Hidup Seorang Dokter Hewan di Dunia Balap Kuda

Pilihan Hidup Seorang Dokter Hewan di Dunia Balap Kuda

Baca Selengkapnya
Ambisi Besar Joki Riyan Firmansyah Menuju Indonesia Derby Ambisi Besar Joki Riyan Firmansyah Menuju Indonesia Derby

Ambisi Besar Joki Riyan Firmansyah Menuju Indonesia Derby

Baca Selengkapnya
Dari Nol ke Lintasan Besar, Perjalanan Nagura Stable Mengejar Mimpi Derby Dari Nol ke Lintasan Besar, Perjalanan Nagura Stable Mengejar Mimpi Derby

Dari Nol ke Lintasan Besar, Perjalanan Nagura Stable Mengejar Mimpi Derby

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Debut Ikonik dan Raih Kemenangan Epik, Ini 5 Fakta Unik Falling In Love di Balik Lintasan! Debut Ikonik dan Raih Kemenangan Epik, Ini 5 Fakta Unik Falling In Love di Balik Lintasan!

Debut Ikonik dan Raih Kemenangan Epik, Ini 5 Fakta Unik Falling In Love di Balik Lintasan!

Baca Selengkapnya
Peran Ayah Sekaligus Trainer: Perjalanan Ended Rahmat sebagai Joki Pacuan Senior Peran Ayah Sekaligus Trainer: Perjalanan Ended Rahmat sebagai Joki Pacuan Senior

Peran Ayah Sekaligus Trainer: Perjalanan Ended Rahmat sebagai Joki Pacuan Senior

Baca Selengkapnya
First Half Wrapped! Deretan Peristiwa Epik di “The Race of the Rising Stars 2025” First Half Wrapped! Deretan Peristiwa Epik di “The Race of the Rising Stars 2025”

First Half Wrapped! Deretan Peristiwa Epik di “The Race of the Rising Stars 2025”

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Perjalanan San Marino Stable: Dari Sumbar ke Lintasan Pacu Nasional Perjalanan San Marino Stable: Dari Sumbar ke Lintasan Pacu Nasional

Perjalanan San Marino Stable: Dari Sumbar ke Lintasan Pacu Nasional

Baca Selengkapnya
Bisakah Half-Siblings Menjadi Pasangan Pejantan dan Indukan? Begini Penjelasannya Menurut Riset! Bisakah Half-Siblings Menjadi Pasangan Pejantan dan Indukan? Begini Penjelasannya Menurut Riset!

Bisakah Half-Siblings Menjadi Pasangan Pejantan dan Indukan? Begini Penjelasannya Menurut Riset!

Baca Selengkapnya
Sejauh Mana Crossbreeding Meningkatkan Kualitas Kuda Pacu Lokal? Sejauh Mana Crossbreeding Meningkatkan Kualitas Kuda Pacu Lokal?

Sejauh Mana Crossbreeding Meningkatkan Kualitas Kuda Pacu Lokal?

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Dari Mc Queen hingga Opera O, Ini Inspirasi dan Harapan di Balik Penamaan Unik Kuda di Van Doeloer Stable Dari Mc Queen hingga Opera O, Ini Inspirasi dan Harapan di Balik Penamaan Unik Kuda di Van Doeloer Stable

Dari Mc Queen hingga Opera O, Ini Inspirasi dan Harapan di Balik Penamaan Unik Kuda di Van Doeloer Stable

Baca Selengkapnya
Dari Kelas Kuda Kecil Menuju Indonesia Derby, Perjalanan Iqbal Rahmadias Membangun Prestasi Dari Kelas Kuda Kecil Menuju Indonesia Derby, Perjalanan Iqbal Rahmadias Membangun Prestasi

Dari Kelas Kuda Kecil Menuju Indonesia Derby, Perjalanan Iqbal Rahmadias Membangun Prestasi

Baca Selengkapnya
Dari Lintasan Menjadi Pejantan dan Indukan, Kapan Idealnya Kuda Pacu Pensiun? Dari Lintasan Menjadi Pejantan dan Indukan, Kapan Idealnya Kuda Pacu Pensiun?

Dari Lintasan Menjadi Pejantan dan Indukan, Kapan Idealnya Kuda Pacu Pensiun?

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
“Jadi Juara di Indonesia Derby”: Ambisi Besar Jones Paendong, Joki Terbaik 2017 “Jadi Juara di Indonesia Derby”: Ambisi Besar Jones Paendong, Joki Terbaik 2017

“Jadi Juara di Indonesia Derby”: Ambisi Besar Jones Paendong, Joki Terbaik 2017

Baca Selengkapnya
Salah Satu Kejuaraan Bergengsi, Begini Prestise-nya Piala Raja Hamengku Buwono X! Salah Satu Kejuaraan Bergengsi, Begini Prestise-nya Piala Raja Hamengku Buwono X!

Salah Satu Kejuaraan Bergengsi, Begini Prestise-nya Piala Raja Hamengku Buwono X!

Baca Selengkapnya
Buah Manis Konsistensi Triple’s: dari ‘Langganan’ Podium Kedua ke Takhta Juara Piala Raja Hamengku Buwono X 2025 Buah Manis Konsistensi Triple’s: dari ‘Langganan’ Podium Kedua ke Takhta Juara Piala Raja Hamengku Buwono X 2025

Buah Manis Konsistensi Triple’s: dari ‘Langganan’ Podium Kedua ke Takhta Juara Piala Raja Hamengku Buwono X 2025

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Tak Hanya Manusia, Kuda Juga Perlu Punya ‘Paspor’! Tak Hanya Manusia, Kuda Juga Perlu Punya ‘Paspor’!

Tak Hanya Manusia, Kuda Juga Perlu Punya ‘Paspor’!

Baca Selengkapnya
‘Merebut Kemenangan’ dari Dominator, Princess Gavi Amankan Podium Super Sprint ‘Merebut Kemenangan’ dari Dominator, Princess Gavi Amankan Podium Super Sprint

‘Merebut Kemenangan’ dari Dominator, Princess Gavi Amankan Podium Super Sprint

Baca Selengkapnya
Saat Falling In Love Berlari, Arena Seakan Jatuh Hati, Penasaran Sosoknya! Saat Falling In Love Berlari, Arena Seakan Jatuh Hati, Penasaran Sosoknya!

Saat Falling In Love Berlari, Arena Seakan Jatuh Hati, Penasaran Sosoknya!

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari Tambang
VIDEO: Comeback Dramatis! Falling in Love Kuasai Lintasan Meski Start Terlambat VIDEO: Comeback Dramatis! Falling in Love Kuasai Lintasan Meski Start Terlambat

VIDEO: Comeback Dramatis! Falling in Love Kuasai Lintasan Meski Start Terlambat

Baca Selengkapnya
Beda dengan Pacuan Kuda Biasa, Begini Mekanisme Harness Racing! Beda dengan Pacuan Kuda Biasa, Begini Mekanisme Harness Racing!

Beda dengan Pacuan Kuda Biasa, Begini Mekanisme Harness Racing!

Baca Selengkapnya
Pemula Wajib Tahu! Ini Spot Penting di Arena Pacuan Kuda Pemula Wajib Tahu! Ini Spot Penting di Arena Pacuan Kuda

Pemula Wajib Tahu! Ini Spot Penting di Arena Pacuan Kuda

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Potret Falling in Love Menyalip Semua dalam Sekejap: Kalah Start, Namun Menang Spektakuler! Potret Falling in Love Menyalip Semua dalam Sekejap: Kalah Start, Namun Menang Spektakuler!

Potret Falling in Love Menyalip Semua dalam Sekejap: Kalah Start, Namun Menang Spektakuler!

Bukti Sang Finisher sejati.

Baca Selengkapnya
Tak Hanya Jago Kendalikan Kuda, Begini Tahapan Menjadi Joki Pacuan Profesional! Tak Hanya Jago Kendalikan Kuda, Begini Tahapan Menjadi Joki Pacuan Profesional!

Tak Hanya Jago Kendalikan Kuda, Begini Tahapan Menjadi Joki Pacuan Profesional!

Baca Selengkapnya
Bukan Sekadar Hobi, Begini Aturan Main sebagai Pemilik Kuda Pacu Menurut Ketentuan PORDASI Bukan Sekadar Hobi, Begini Aturan Main sebagai Pemilik Kuda Pacu Menurut Ketentuan PORDASI

Bukan Sekadar Hobi, Begini Aturan Main sebagai Pemilik Kuda Pacu Menurut Ketentuan PORDASI

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Antara Ketahanan dan Keselamatan, Ini Standar Usia Pakai Ideal Peralatan Joki Pacuan Kuda Antara Ketahanan dan Keselamatan, Ini Standar Usia Pakai Ideal Peralatan Joki Pacuan Kuda

Antara Ketahanan dan Keselamatan, Ini Standar Usia Pakai Ideal Peralatan Joki Pacuan Kuda

Baca Selengkapnya