Dari Sunshield Nagari hingga menjadi Zilong Rimboka, simak perjalanan sang kuda bangkit dari keterpurukan hingga menjadi favorit di Indonesia Derby 2026.
Hasil barrier draw Kelas 3 Tahun ke Atas THB INA Indonesia Derby 2026 resmi diumumkan. She's Coming akan menjalani balapan terakhir dalam kariernya dari Gate 4 menghadapi empat rival di Legok Jawa.
Hasil barrier draw final Kelas 2 Tahun Pemula C/D Indonesia Derby 2026 menempatkan kuda-kuda pemenang penyisihan; Scarlett The Queen, Roman The King, dan P. Werkudoro berdampingan di tengah barisan.
Hasil barrier draw final Kelas 3 Tahun Remaja Indonesia Derby 2026 resmi diumumkan. Kana Eclipse, Fiona of Khalim, Miss Kimberly, hingga Ocean Gaia siap bersaing memperebutkan gelar juara di Legok Jawa.
Para kuda nonfinalis Indonesia Derby 2026 kembali turun di Kelas 3 Tahun Derby Nonfinalis. Saga Serumpun dan P. Kenangan Borneo memimpin persaingan mencari pelipur lara di race tambahan.
Jelang Indonesia Derby 2026, Sir Orbit menjadi jagoan beragam pihak. Sayang masalah di tendonnya membuat dia harus absen dalam race terbesar di kariernya tersebut.
Hasil babak penyisihan Indonesia Derby 2026 menjadi penentu nomor pelana bagi kuda di babak final, sementara barrier draw akan dilakukan dengan sistem undian.
Alarcos Nagari finis pertama dengan waktu 1 menit 26,37 detik, sementara Seiyun T.A. mencuri posisi kedua lewat akselerasi dramatis di 200 meter terakhir.
HKJC untuk pertama kalinya menobatkan dua Horse of the Year, Ka Ying Rising dan Romantic Warrior. Keduanya mendominasi musim 2025/26 dengan sederet rekor dan gelar bergengsi.
Baby Vino membuat kejutan besar dengan menjuarai Haskell Stakes 2026 usai mengalahkan juara Preakness Napoleon Solo dan mengamankan tiket Breeders' Cup Classic.
Andreas Bakkerud meraih kemenangan keduanya musim ini di Euro RX Irlandia 2026. Hasil tersebut memangkas selisih poin dengan Johan Kristoffersson sehingga perebutan gelar Euro RX1 makin ketat menjelang dua seri terakhir.
Banyak yang salah kaprah menilai performa kuda hanya dari keindahan fisiknya. Padahal, konformasi ideal adalah soal fungsi mekanis dan daya tahan di arena.
Menawarkan bonus hingga ratusan juta Yen, Jepang ternyata memiliki banyak rangkaian Triple Crown di luar jalur Klasik. Kejuaraan turf, dirt, hingga regional, semua punya jalur Triple Crown.