Air Shakur hampir mencetak sejarah sebagai peraih Japanese Triple Crown 2000. Namun ia kalah di Japanese Derby hanya dengan selisih tujuh sentimeter dan kini dikenang lewat Uma Musume: Pretty Derby.
BHM Stable memimpin perolehan podium Indonesia's Horse Racing (IHR) 2026 dengan 23 podium hingga pertengahan musim. Namun, Eclipse Stable dan King Halim Stable masih menjadi pesaing kuat dalam perebutan gelar stable terbaik musim ini.
Baru menjalani start kedua sejak pulih dari kecelakaan serius, Almeraq secara dramatis mengalahkan Satono Reve dengan selisih hidung untuk menjuarai Queen Elizabeth II Jubilee Stakes dan menutup Royal Ascot 2026.
Indonesia Junior Talent Cup 2026 menjadi bagian dari komitmen Sarga Motorsport dalam membangun jalur pembinaan pebalap muda Indonesia melalui kompetisi nasional yang terstruktur dan berkelanjutan.
Indonesia Derby 2026 akan digelar di Pangandaran dengan 18 race dan total hadiah Rp1 miliar. Ajang ini menjadi Seri I Kejurnas PORDASI sekaligus penutup Triple Crown 2026.
Setelah tiga kemenangan beruntun, laju Resky Yusuf Hermawan akhirnya terhenti di putaran kedua IJTC 2026. Gian Muhammad Gibran tampil sebagai pemenang Race 2 di Mandalika.
Ombudsman mencetak sejarah di Royal Ascot 2026 usai mempertahankan gelar Prince of Wales's Stakes. Kuda milik Godolphin itu menang dominan atas Minnie Hauk dan Daryz sekaligus mengamankan tiket ke Breeders' Cup Turf.
Sarga Motorsport resmi menggelar Indonesia Junior Talent Cup (IJTC) 2026 sebagai ajang pembinaan pebalap muda Indonesia. Kompetisi ini diikuti 32 rider dari 13 provinsi dan berlangsung di Mandalika.
Naga Sembilan yang sempat mengalami kendala masuk gate di perebutan Piala Mangkunegaran 2026, sukses menebus tuntas dengan menjadi juara Piala Paku Alam 2026.
Delegasi AFASEC menghadiri IHR Piala Paku Alam 2026 untuk mengamati langsung joki, kuda, fasilitas pacuan, dokter hewan, hingga sistem Sertifikat Kuda Indonesia (SKI) sebagai bagian dari studi pengembangan industri pacuan kuda nasional.
BHM Stable menjadi stable dengan podium terbanyak pada IHR Piala Raja Paku Alam 2026 dengan delapan finis tiga besar, unggul atas BHM & Djon's Stable, Aragon Stable, Eclipse Stable, dan Wining Stable.
Paduka Paku Alam X mengatakan kalau pacuan kuda lebih dari sekadar adu kecepatan, tapi ada perpaduan proses latihan panjang, pengendalian diri, dan kerja sama untuk bisa meraih kemenangan.