Kejuaraan Berkuda Piala Walikota Malang 2026 sukses digelar dengan lebih dari 600 entri peserta. Ajang ini menegaskan pesatnya perkembangan equestrian di Jawa Timur sekaligus melahirkan juara dressage dan jumping terbaik.
Brandon Toa menjuarai AEF/MANTENA Cup CSI1 Jakarta 2026. Indonesia menutup kejuaraan dengan emas dan perunggu, sementara Nathanael Menayang merebut Piala Gubernur DKI.*
Blue Blood Stable punya ambisi untuk membirukan Indonesia Derby 2026, lewat aksi kuda-kuda andalan mereka; mulai dari Duke BB sampai 2 kuda baru mereka.
Sir Orbit siap menjadi kejutan di IHR Indonesia Derby 2026. Kemampuannya melaju di lintasan panjang berpotensi menjadi penantang di lintasan 2.000 meter.
Kontingen DKI melihat mereka tak punya keunggulan di kelas kelompok umur. Mereka akan tancap gas di Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI Seri 2, yang akan mempertarungkan kelas kelompok ukuran.
RX5 menjadi kelas baru Euro RX yang diperkenalkan pada musim 2026. Mobil ringan bermesin hingga 890 cc ini akan tampil di FIA Rallycross World Cup Indonesia 2026 di Jakarta pada 5-6 Desember.
King Halim Stable kembali turun dengan kekuatan penuh di Indonesia Derby 2026. Sebanyak 10 kuda disiapkan untuk berbagai kelas, tetapi nama King Argentine tak masuk daftar.
Kana dan Nara siap menjadi andalan Eclipse Stable di Indonesia Derby 2026. Di sisi lain, Paco Eclipse masih absen sehingga Farina dan Crystal disiapkan sebagai pelapis.
Bukan hanya hadiah ratusan juta rupiah, Indonesia Derby 2026 juga menjadi arena perebutan 180 poin Kejurnas. Derby menjadi kelas dengan nilai poin terbesar.
Mayo dipastikan absen dari Indonesia Derby 2026 akibat cedera setelah insiden lalu lintas. Miranda Stable kini hanya mengandalkan Monochrome dan Melasti di Kelas Derby.
Sumatra Barat yang dikenal punya kuda-kuda unggul akan mempersiapkan minimal 12 ekor kuda untuk bertarung di 6 kelas pacuan utama di Indonesia Derby 2026, Juli mendatang.