test

Better experience in portrait mode.
Racehorses in Derby Class

Tidak Semua Kuda Pacu Bisa Berlaga di Ajang Derby! Ini Syarat Resminya Menurut PORDASI

SARGA.CO—Indonesia’s Horse Racing (IHR): Indonesia Derby 2025 baru saja usai. Di ajang tersebut, King Argentin keluar sebagai juara dan menyegel gelar Triple Crown ketiga di Tanah Air. 

Akan tetapi, tidak semua kuda bisa berlaga di ajang prestisius ini. Berikut penjelasan soal kualifikasi dan serba-serbi Indonesia Derby.

Mengulik Kejuaraan Pacuan Kuda Derby di Indonesia

Layaknya kejuaraan pacuan kuda di dunia, ajang Derby di Indonesia menjadi puncak dari rangkaian kompetisi kuda pacu terbaik di Tanah Air. Artinya, tidak semua kuda bisa langsung turun ke lintasan. Hanya kuda-kuda terbaik yang lolos seleksi ketat yang berhak unjuk kemampuan di arena Derby.

Derby pun bukan sekadar laga pamungkas, melainkan juga penentu gelar paling prestisius di dunia pacuan, yakni Triple Crown. Di Indonesia, perburuan gelar Triple Crown dimulai dari IHR Serie 1 dengan jarak 1.200 meter, berlanjut ke IHR Serie 2 berjarak 1.600 meter, dan diakhiri dengan kejuaraan Derby dengan jarak lintasan 2.000 meter.

Sebelum tampil di ajang Derby, setiap kuda yang masuk dalam kualifikasi wajib melalui tahap penyisihan terlebih dahulu.

Ketiga seri tersebut sekaligus menjadi ajang uji ketahanan, kecepatan, dan konsistensi kuda pacu di level tertinggi. Jika seekor kuda berhasil finis pertama di ketiganya dalam satu musim, maka gelar Triple Crown pun resmi menjadi miliknya.

Sistem Kualifikasi Kuda Pacu di Kejuaraan Derby Tanah Air

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kejuaraan Derby tidak bisa diikuti oleh sembarang kuda pacuan. Kuda pacu yang ingin berlaga harus memenuhi sejumlah syarat kualifikasi teknis yang ditetapkan oleh otoritas pacuan nasional.

Sistem Kualifikasi Kuda Pacu di Kejuaraan Derby Tanah Air

Umumnya, hanya kuda-kuda pacu berusia tiga tahun yang masuk kategori eligible, yakni kuda dengan usia emas yang dianggap sebagai masa puncak performa atletik seekor kuda pacuan.

Selain batasan usia, performa di lintasan sebelumnya juga menjadi penilaian penting. Kuda yang sudah pernah berlaga dalam seri lomba resmi dan menunjukkan catatan waktu kompetitif akan lebih dipertimbangkan. 

Sebagai induk organisasi yang menaungi olahraga berkuda di Tanah Air, PORDASI menekankan prinsip keadilan fisik dalam pacuan kuda. Tujuannya tak lain untuk mempertemukan kuda-kuda pacu yang memiliki kemampuan seimbang. 

Prinsip tersebut tercantum dalam Peraturan Organisasi Tahun 2020 tentang Peraturan Pacuan, khususnya Pasal 119 Bab XVIII Bagian Barrier Draw, yang menyatakan bahwa pengelompokan kuda dilakukan berdasarkan umur dan tinggi badan.

Dalam pelaksanaannya, kuda muda berusia dua hingga tiga tahun dikelompokkan terlebih dahulu berdasarkan umur. Sebab, mayoritas kuda di usia tersebut belum memiliki catatan prestasi. 

Sementara itu, klasifikasi lanjutan sering menggunakan kriteria tambahan, di antaranya catatan waktu saat latihan, urutan pendaftaran, serta garis keturunan. Namun, perlu dicatat bahwa kriteria tambahan tersebut bergantung pada kebijakan penyelenggara.

Umumnya, kuda-kuda pacu tersebut ditempatkan dalam kelas pemula seperti Pemula A atau B. Meskipun juga diklasifikasi oleh PORDASI, lomba kuda pacu muda ini masuk ke dalam kategori Non Kejuaraan Nasional (Non Kejurnas). 

Adapun pengelompokan berdasarkan tinggi badan untuk kuda berusia muda terbagi sebagai berikut:

  • Kelas G: 134,1 cm – 138 cm
  • Kelas H: 130,1 cm – 134 cm
  • Kelas I: 127,1 cm – 130 cm
  • Kelas J: 124,1 cm – 127 cm

Sementara itu, untuk kuda dewasa berusia empat tahun ke atas, pengelompokan dilakukan murni berdasarkan tinggi pundak, di antaranya:

  • Kelas A: di atas 161 cm
  • Kelas B: 156,1 cm – 161 cm
  • Kelas C: 151,1 cm – 156 cm
  • Kelas D: 146,1 cm – 151 cm
  • Kelas E: 142,1 cm – 146 cm
  • Kelas F: 138,1 cm – 142 cm

Setelah mengikuti Derby di usia tiga tahun, kuda akan memasuki masa transisi selama satu tahun di usia empat tahun. Pada usia tersebut, mereka hanya bertanding melawan sesama angkatannya. 

Pada tahap ini, pengelompokan berdasarkan performa tahun sebelumnya (misalnya A atau B) diberlakukan, sebelum akhirnya mereka masuk ke sistem kelas dewasa berdasarkan tinggi badan. 

Sistem ini menegaskan bahwa kenaikan kelas bukan semata ditentukan oleh kemenangan, melainkan oleh perkembangan fisik si kuda itu sendiri.

Mengapa Kualifikasi Kuda Derby Harus Berusia Tiga Tahun?

Menurut The Environmental Literacy Councilkuda pacu dengan ras Thoroughbred sudah hampir memiliki kondisi fisik yang optimal pada usia tiga tahun. Sebab, pada usia tersebut sistem muskuloskeletal (tulang, ligamen, tendon) berkembang cukup kuat untuk menanggung beban dan tuntutan balapan jarak menengah hingga jauh.

Di usia tiga tahun, kuda pacuan umumnya telah mencapai kematangan fisik dan mental yang cukup ideal. Pada fase ini, mereka mulai menunjukkan konsistensi performa, fokus, serta kemampuan dalam merespons instruksi joki di lintasan. 

Kemampuan tersebut juga mencakup penerapan strategi balapan yang lebih matang, menjadikan usia tiga tahun sebagai momen krusial untuk unjuk gigi di ajang bergengsi seperti Derby.

Selain alasan teknis, faktor usia ini juga berkaitan dengan efisiensi nilai investasi. Menurut laporan Horse Racing Sense, biaya perawatan dan pelatihan kuda pacuan tergolong tinggi. Dengan sistem Derby yang hanya terbuka untuk kuda usia tiga tahun, pemilik kuda memiliki peluang optimal untuk meraih pengembalian investasi lebih cepat. 

Hal itu dipengaruhi oleh sejumlah faktor, di antaranya pencapaian prestasi di lintasan maupun peningkatan nilai kuda sebagai indukan (breeding value) setelah pensiun dari balapan.

Tahapan Persiapan Kuda Pacu untuk Kejuaraan Derby

Persiapan kuda pacuan menuju ajang Derby dilakukan secara bertahap dan terukur memperhatikan aspek fisik, fisiologis, maupun mental. Mengutip literature review berjudul Training Young Horses: The Science behind the Benefits oleh Alyssa A Logan dan Brian D Nielsen, kuda pada 2-3 tahun mulai diberikan latihan ringan dan progresif guna membentuk jaringan tulang dan tulang rawan yang kuat, sekaligus mencegah potensi cedera kronis.

Setelah fondasi fisik terbentuk, pelatihan endurance dan galop dijalankan secara rutin guna meningkatkan kapasitas aerobik, daya tahan tubuh serta mengurangi risiko cedera melalui pengaturan jarak tempuh mingguan yang sesuai.

Tahapan berikutnya adalah latihan interval dan kecepatan yang berfungsi untuk mengembangkan kapasitas anaerobik sehingga kuda memiliki daya ledak, kecepatan sprint, dan akselerasi optimal saat bertanding. 

Selain aspek fisik dan fisiologis, kesiapan mental juga menjadi bagian penting dalam persiapan menuju Derby. Kuda dilatih untuk beradaptasi dengan berbagai stimulus seperti keramaian dan suara keras melalui rutinitas harian yang konsisten. 

Pendekatan berbasis genetika perilaku juga diterapkan agar kuda mampu mempertahankan fokus dan kestabilan emosi saat menghadapi tekanan kompetisi.

Dari uraian di atas menunjukkan bahwa tidak semua kuda bisa turun di lintasan Derby. Sebab, terdapat regulasi nasional hingga latihan fisik dan mental yang sangat disiplin. Dengan demikian, setiap kuda pacuan telah melewati proses ketat dengan standar tinggi untuk berlaga di puncak Derby.

Sponsored Ad
Banner My Republic
Bukan Hanya Adu Cepat, Ini Konsep Pacuan Kuda yang Perlu Diketahui! Bukan Hanya Adu Cepat, Ini Konsep Pacuan Kuda yang Perlu Diketahui!

Bukan Hanya Adu Cepat, Ini Konsep Pacuan Kuda yang Perlu Diketahui!

Baca Selengkapnya
Tidak Semua Kuda Pacu Bisa Berlaga di Ajang Derby! Ini Syarat Resminya Menurut PORDASI Tidak Semua Kuda Pacu Bisa Berlaga di Ajang Derby! Ini Syarat Resminya Menurut PORDASI

Tidak Semua Kuda Pacu Bisa Berlaga di Ajang Derby! Ini Syarat Resminya Menurut PORDASI

Baca Selengkapnya
Pordasi Sumut Siapkan Lahan 20 Hektar untuk Cetak Atlet Berkuda Tangguh Pordasi Sumut Siapkan Lahan 20 Hektar untuk Cetak Atlet Berkuda Tangguh

Pordasi Sumut Siapkan Lahan 20 Hektar untuk Cetak Atlet Berkuda Tangguh

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Lee Mineral - banner
Taklukan Eropa, Tim Panahan Berkuda Indonesia Borong Medali di Prancis Taklukan Eropa, Tim Panahan Berkuda Indonesia Borong Medali di Prancis

Taklukan Eropa, Tim Panahan Berkuda Indonesia Borong Medali di Prancis

Baca Selengkapnya
Mengungkap Regulasi dan Dominasi Keturunan Thoroughbred di Pacuan Kuda Indonesia Mengungkap Regulasi dan Dominasi Keturunan Thoroughbred di Pacuan Kuda Indonesia

Mengungkap Regulasi dan Dominasi Keturunan Thoroughbred di Pacuan Kuda Indonesia

Baca Selengkapnya
Duel Kemampuan King Argentin dan Djohar Manik, Ini Kata Para Horse Trainer Duel Kemampuan King Argentin dan Djohar Manik, Ini Kata Para Horse Trainer

Duel Kemampuan King Argentin dan Djohar Manik, Ini Kata Para Horse Trainer

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Racing Hearts Web Series: Antara Ambisi Menyelamatkan Stable dan Rahasia yang Mengancamnya! Racing Hearts Web Series: Antara Ambisi Menyelamatkan Stable dan Rahasia yang Mengancamnya!

Racing Hearts Web Series: Antara Ambisi Menyelamatkan Stable dan Rahasia yang Mengancamnya!

Baca Selengkapnya
Mewarisi Darah Secretariat, King Argentin Siap Jadi Legenda Baru di Lintasan? Mewarisi Darah Secretariat, King Argentin Siap Jadi Legenda Baru di Lintasan?

Mewarisi Darah Secretariat, King Argentin Siap Jadi Legenda Baru di Lintasan?

Baca Selengkapnya
Darah Juara dari Sulawesi Utara, Lumbung Kuda Pacu dan Joki Terbaik di Indonesia Darah Juara dari Sulawesi Utara, Lumbung Kuda Pacu dan Joki Terbaik di Indonesia

Darah Juara dari Sulawesi Utara, Lumbung Kuda Pacu dan Joki Terbaik di Indonesia

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
5 Outfit Ikonik Nonton Pacuan Kuda, Ternyata Ada Sejarahnya! 5 Outfit Ikonik Nonton Pacuan Kuda, Ternyata Ada Sejarahnya!

5 Outfit Ikonik Nonton Pacuan Kuda, Ternyata Ada Sejarahnya!

Baca Selengkapnya
5 Fakta Menarik King Argentin: Penerus Triple Crown di Indonesia 5 Fakta Menarik King Argentin: Penerus Triple Crown di Indonesia

5 Fakta Menarik King Argentin: Penerus Triple Crown di Indonesia

Baca Selengkapnya
Seberapa Penting Triple Crown dalam Pacuan Kuda di Tanah Air? Ternyata Ini Makna di Baliknya Seberapa Penting Triple Crown dalam Pacuan Kuda di Tanah Air? Ternyata Ini Makna di Baliknya

Seberapa Penting Triple Crown dalam Pacuan Kuda di Tanah Air? Ternyata Ini Makna di Baliknya

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari Tambang
Sukses IHR Merdeka Cup 2025 di Pangandaran, Ketum PP PORDASI Dorong Kejuaraan Pacuan Kuda Makin Marak di Daerah Sukses IHR Merdeka Cup 2025 di Pangandaran, Ketum PP PORDASI Dorong Kejuaraan Pacuan Kuda Makin Marak di Daerah

Sukses IHR Merdeka Cup 2025 di Pangandaran, Ketum PP PORDASI Dorong Kejuaraan Pacuan Kuda Makin Marak di Daerah

Baca Selengkapnya
Mengingat Lagi Duel King Argentin VS Wonder Land dalam Sorotan Para Trainer Top Mengingat Lagi Duel King Argentin VS Wonder Land dalam Sorotan Para Trainer Top

Mengingat Lagi Duel King Argentin VS Wonder Land dalam Sorotan Para Trainer Top

Baca Selengkapnya
Bukan Pelatih, Pemilik, atau Joki, Inilah Sosok Penjaga Trah Kuda Indonesia Bukan Pelatih, Pemilik, atau Joki, Inilah Sosok Penjaga Trah Kuda Indonesia

Bukan Pelatih, Pemilik, atau Joki, Inilah Sosok Penjaga Trah Kuda Indonesia

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Kenapa Kuda 2 Tahun Jadi Sorotan Utama di Dunia Pacuan? Kenapa Kuda 2 Tahun Jadi Sorotan Utama di Dunia Pacuan?

Kenapa Kuda 2 Tahun Jadi Sorotan Utama di Dunia Pacuan?

Baca Selengkapnya
Berapa Lama Karier Kuda Pacu? dari Debut hingga Pensiun Berapa Lama Karier Kuda Pacu? dari Debut hingga Pensiun

Berapa Lama Karier Kuda Pacu? dari Debut hingga Pensiun

Baca Selengkapnya
Rahasia Kecepatan: Bagaimana Otot dan Paru-Paru Kuda Pacu Bekerja Rahasia Kecepatan: Bagaimana Otot dan Paru-Paru Kuda Pacu Bekerja

Rahasia Kecepatan: Bagaimana Otot dan Paru-Paru Kuda Pacu Bekerja

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Banner My Republic
Sosok Kuda Pacu Mejiro McQueen: Dari Legenda Balap ke Karakter Favorit Uma Musume Sosok Kuda Pacu Mejiro McQueen: Dari Legenda Balap ke Karakter Favorit Uma Musume

Sosok Kuda Pacu Mejiro McQueen: Dari Legenda Balap ke Karakter Favorit Uma Musume

Baca Selengkapnya
10 Fakta Mengejutkan Tentang Kuda Pacu yang Jarang Diketahui! 10 Fakta Mengejutkan Tentang Kuda Pacu yang Jarang Diketahui!

10 Fakta Mengejutkan Tentang Kuda Pacu yang Jarang Diketahui!

Baca Selengkapnya
Mengenal Sistem Kelas Pacuan Kuda di Indonesia: Bukan Sekadar Lomba Adu Cepat Mengenal Sistem Kelas Pacuan Kuda di Indonesia: Bukan Sekadar Lomba Adu Cepat

Mengenal Sistem Kelas Pacuan Kuda di Indonesia: Bukan Sekadar Lomba Adu Cepat

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Lee Mineral - banner
Mengenal Breeding Season Kuda Pacu di Indonesia, Menyambut Lahirnya Generasi Juara! Mengenal Breeding Season Kuda Pacu di Indonesia, Menyambut Lahirnya Generasi Juara!

Mengenal Breeding Season Kuda Pacu di Indonesia, Menyambut Lahirnya Generasi Juara!

Baca Selengkapnya
Kejuaran Aragon Merdeka Master 2025 Piala Presiden Ukir Sejarah Peserta Terbanyak Kejuaran Aragon Merdeka Master 2025 Piala Presiden Ukir Sejarah Peserta Terbanyak

Kejuaran Aragon Merdeka Master 2025 Piala Presiden Ukir Sejarah Peserta Terbanyak

Kejuaran ini juga menjadi yang pertama kali menggelar pertandingan pada malam hari

Baca Selengkapnya
Mengenang Mine That Bird: Si Underdog Legendaris yang Kejutkan Dunia Pacuan Kuda Mengenang Mine That Bird: Si Underdog Legendaris yang Kejutkan Dunia Pacuan Kuda

Mengenang Mine That Bird: Si Underdog Legendaris yang Kejutkan Dunia Pacuan Kuda

Saat semua mata tertuju pada kuda-kuda unggulan, Mine That Bird datang sebagai kuda yang tak diperhitungkan.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Berapa Kali Joki Boleh Pecut Kuda dalam Satu Race? Ini Penjelasannya Berapa Kali Joki Boleh Pecut Kuda dalam Satu Race? Ini Penjelasannya

Berapa Kali Joki Boleh Pecut Kuda dalam Satu Race? Ini Penjelasannya

Baca Selengkapnya