SARGA.CO - Pernah melihat gumpalan putih seperti busa sabun di tubuh kuda setelah balapan? Tenang, itu bukan sisa sabun atau tanda masalah kesehatan. Fenomena ini justru berkaitan dengan mekanisme alami tubuh kuda untuk menjaga keselamatan mereka saat berlari dengan kecepatan tinggi.
Busa tersebut berasal dari Latherin, protein khusus yang berperan penting dalam sistem pendinginan tubuh kuda. Menurut studi yang dipublikasikan di PLOS ONE, kuda memiliki tantangan unik karena bulu mereka cenderung kedap air. Jika keringat hanya berupa air biasa, cairan akan sulit menguap dan panas tubuh berisiko terperangkap.
Di sinilah peran Latherin menjadi krusial. Protein ini bekerja sebagai surfaktan alami, mirip prinsip kerja sabun, yang menurunkan tegangan permukaan air. Hasilnya, keringat mampu membasahi bulu, menyebar ke permukaan rambut, dan menguap lebih cepat. Proses ini membantu mencegah overheating yang bisa membahayakan kuda balap.
Lalu, mengapa keringat tersebut tampak berbusa? Latherin memiliki kandungan asam amino leusin yang sangat tinggi, membuatnya efektif membentuk lapisan tipis air.
Selain itu, busa paling sering muncul di area dengan gesekan tinggi seperti di antara paha, bawah pelana, dan sekitar leher. Gesekan ini mengocok Latherin bersama udara, mirip saat menggosok sabun di tangan.
Menariknya, Latherin tidak hanya ditemukan di kulit. Protein ini juga ada dalam air liur kuda, membantu melicinkan makanan kering agar lebih mudah dikunyah dan ditelan. Jadi, busa putih yang terlihat usai balapan bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan, justru menjadi tanda bahwa sistem pertahanan tubuh kuda bekerja optimal.
Install SARGA.CO News
sarga.co