SARGA.CO - Ketika mendengar pertanyaan, “Apakah kuda pacu puasa sebelum balapan?”, banyak yang terbayang hewan itu dibiarkan tak makan seperti puasa manusia. Namun dalam dunia pacuan kuda yang profesional, jawaban atas pertanyaan ini jauh lebih kompleks dan “ilmiah”, bukan sekadar pantangan makan biasa.
Secara medis dan praktis, kuda pacu tidak benar‑benar berpuasa dalam arti tidak makan sama sekali. Mereka tetap diberi pakan dan air secara rutin untuk menjaga kondisi tubuh dan stamina jelang lomba. Namun pemberian makan di hari H biasanya diatur dengan cermat agar performa optimal di lintasan.
Menurut penelitian dan pedoman nutrisi kuda kompetisi, termasuk untuk pacu cepat (short‑term anaerobic performance), adaptasi puasa ringan kadang dilakukan dengan membatasi pakan berat beberapa jam sebelum balapan. Ini dimaksudkan untuk memastikan energi seperti glukosa dan glikogen tersedia secara efisien saat kuda berlari cepat.
Studi menunjukkan bahwa kuda yang tidak diberi pakan berat sampai sekitar 16 jam sebelum lomba justru dapat memiliki cadangan energi yang lebih baik di otot setelah latihan intens dibandingkan dengan kuda yang makan terlalu dekat dengan waktu start.
Waktu Makan yang Disarankan
Panduan nutrisi kontemporer menyarankan beberapa praktik yang lebih halus daripada puasa ekstrem. Makan terakhir yang cukup ringan diberikan beberapa jam sebelum balapan, biasanya empat sampai lima jam sebelum start agar pakan bisa dicerna.
Air harus tetap tersedia sepanjang hari, karena dehidrasi dapat merusak performa bahkan sebelum balapan dimulai.
Memberi pakan berat atau makanan tinggi karbohidrat tepat sebelum balapan justru dapat menurunkan gula darah saat latihan intens, sehingga sering dihindari.
Meskipun strategi pantangan pakan berat bisa membantu performa, para ahli juga memperingatkan risiko lain. Menjalankan kuda dalam kondisi perut sangat kosong dapat meningkatkan risiko luka lambung dan masalah pencernaan lainnya jika dilakukan terlalu sering. Oleh sebab itu, banyak tim pelatih memilih pemberian pakan ringan dan teratur, bukan puasa lengkap.
Kuda pacu tidak “puasa” total seperti manusia; mereka hanya menjalani pengaturan pola makan. Pakan berat biasanya dihentikan beberapa jam sebelum balapan untuk meningkatkan efisiensi energi otot saat sprint.
Air dan pakan ringan tetap diberikan untuk menjaga kondisi tubuh optimal. Strategi nutrisi ini didukung oleh riset metabolik dan panduan nutrisi profesional, bukan sekadar tradisi.
(Sumber: The Horse, The HorseBet.com, Equine Scince Center)
Install SARGA.CO News
sarga.co