SARGA.CO - Dalam dunia pacuan kuda, setiap kuda menapaki kariernya melalui jenjang kelas yang berurutan. Setelah melewati Kelas Perdana sebagai ajang debut, kuda pacu biasanya melangkah ke Kelas Pemula, tahap penting yang menjadi penentu awal potensi dan arah karier mereka di lintasan.
Di kelas inilah kuda usia dua tahun mulai diuji lebih serius. Bukan hanya soal keberanian berlomba, tetapi juga kecepatan, stamina, dan konsistensi dalam menjaga ritme pacuan. Kelas Pemula kerap menjadi arena pembuktian awal bagi kuda-kuda muda sebelum menapaki level yang lebih tinggi.
Untuk menjaga persaingan tetap adil dan seimbang, Kelas 2 Tahun Pemula dibagi ke dalam beberapa kategori berdasarkan tinggi badan kuda. Pembagian ini memastikan setiap kuda bertanding dengan lawan yang setara secara fisik dan kemampuan.
Pada Kelas Pemula A/B, kuda dengan tinggi badan lebih dari 156,1 sentimeter akan berlaga di jarak 1.000 meter, 1.200 meter, hingga 1.400 meter. Kategori ini umumnya diikuti kuda-kuda dengan postur lebih besar dan daya jelajah lintasan yang lebih panjang.
Sementara itu, Kelas Pemula C/D diperuntukkan bagi kuda dengan tinggi badan kurang dari 156,1 sentimeter. Jarak pacuan yang dilombakan berkisar 800 meter, 1.000 meter, hingga 1.200 meter, menyesuaikan karakter fisik dan akselerasi kuda yang cenderung lebih eksplosif.
Kelas Pemula tidak sekadar menjadi lanjutan dari debut, tetapi juga fondasi penting dalam pembinaan kuda pacu nasional. Hasil dan performa di kelas ini sering menjadi bahan evaluasi bagi pemilik, pelatih, dan joki untuk menentukan strategi pengembangan kuda ke kelas selanjutnya.
Dari Kelas Pemula inilah biasanya mulai terlihat calon-calon kuda unggulan yang kelak bersinar di kelas remaja hingga derby. Dengan sistem pembagian yang terukur dan jarak pacuan yang variatif, Kelas Pemula menjadi salah satu fase krusial dalam membentuk kuda pacu yang kompetitif dan berkelas.
Install SARGA.CO News
sarga.co