SARGA.CO - Nama Syam Wakas kian mencuri perhatian di lintasan pacu nasional. Kuda jantan berwarna bopong dengan tinggi 156 cm ini dikenal bukan karena start yang eksplosif, melainkan kemampuan “closing speed” luar biasa di fase akhir balapan, sebuah karakter yang membuatnya selalu berbahaya hingga meter terakhir.
Syam Wakas merupakan hasil persilangan Thankgod it’s Tonsea x Joy Tonsea, dimiliki oleh H. Jhon Reflia, dan berasal dari Mutiara Hitam Stable, Sumatera Barat. Dari kandang tersebut, Syam Wakas tumbuh menjadi kuda pacu dengan ritme stabil, karakter tenang, dan insting menyerang yang muncul tepat di waktu krusial.
Karakter Syam Wakas paling jelas terlihat saat tampil di ajang BNI Indonesia’s Horse Racing (IHR): Triple Crown Serie 1 & Pertiwi Cup 2025. Meski sempat tertahan di garis start pada Kelas C Sprint 1.100 meter, Syam Wakas tidak panik. Perlahan ia menjaga ritme, membaca situasi lintasan, sebelum akhirnya menutup jarak dengan akselerasi tajam di lintasan lurus.
Hasilnya, Syam Wakas finis di posisi kedua, sebuah capaian yang menunjukkan bahwa keterlambatan start bukan akhir segalanya bagi kuda dengan naluri finis sekuat dirinya.
Beberapa pencapaian penting yang telah diraih antara lain:
Juara 2 Kelas C-1.300 meter Piala Ketua Umum PP PORDASI 2024–2028
Juara 2 Kelas C Sprint 1.100 meter BNI Indonesia’s Horse Racing (IHR): Triple Crown Serie 1 & Pertiwi Cup
Juara 1 Kelas C-1.300 meter Indonesia’s Horse Racing (IHR): Triple Crown Serie 2
Juara 3 Kelas 4 Tahun C/D-1.600 meter Indonesia’s Horse Racing (IHR) Indonesia Derby 2025
Deretan hasil tersebut menegaskan Syam Wakas sebagai kuda pacu yang tidak hanya cepat, tetapi cerdas dalam mengatur tenaga.
Dalam dunia pacuan, tidak semua balapan dimenangkan di start. Syam Wakas adalah contoh nyata kuda dengan mental kuat dan timing presisi, mampu mengubah jalannya lomba di saat penonton mengira hasil sudah ditentukan.
Dengan usia dan performa yang masih menjanjikan, Syam Wakas diproyeksikan tetap menjadi ancaman serius di setiap lintasan, khususnya pada balapan jarak menengah hingga sprint, di mana kemampuan finis menjadi penentu.
Install SARGA.CO News
sarga.co