SARGA.CO - Musim baru Indonesia’s Horse Racing (IHR) resmi dimulai. Pembukaannya ditandai dengan Kejuaraan Pacuan Kuda Indonesia’s Horse Racing Jateng Derby 2026 yang akan digelar pada Minggu, 15 Februari 2026, di Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Ajang ini menjadi sinyal dimulainya persaingan pacuan kuda nasional sepanjang 2026. Tak main-main, total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp530 juta dan akan dibagi dalam 18 race yang menyajikan kompetisi ketat dari berbagai kelas.
Jateng Derby 2026 mempertandingkan dua kategori besar, yakni Pacuan Utama (Kelompok Umur) dan Pacuan Kelompok Ketinggian, yang dirancang untuk menjaga persaingan tetap adil sekaligus kompetitif.
Pada Pacuan Utama (Kelompok Umur), sorotan utama tertuju pada Kelas 3 Tahun Derby Divisi I jarak 1.600 meter dengan total hadiah Rp100 juta, menjadikannya race paling prestisius dan paling dinantikan. Kelas ini kerap menjadi tolok ukur kualitas generasi kuda pacu muda terbaik nasional.
Selain itu, Kelas 3 Tahun Derby Divisi II juga digelar dengan jarak sama dan hadiah Rp50 juta, diikuti Kelas 3 Tahun Remaja Divisi I dan II jarak 1.400 meter dengan total hadiah masing-masing Rp50 juta dan Rp30 juta.
Regenerasi kuda pacu semakin terasa melalui kelas 2 Tahun Pemula serta Kelas 2 Tahun Perdana yang dibagi ke kategori A/B, C/D, dan KPI, dengan jarak 800–1.000 meter dan hadiah masing-masing Rp15 juta. Tak ketinggalan, kelas THB Indonesia dan THB Luar Negeri jarak 1.600 meter turut meramaikan persaingan dengan hadiah Rp25 juta per race.
Sementara itu, Pacuan Kelompok Ketinggian menyajikan duel sengit antar kuda berpengalaman. Kelas Terbuka jarak 2.000 meter menjadi yang paling bergengsi di kategori ini dengan hadiah Rp50 juta, disusul Kelas Terbuka Sprint 1.300 meter dengan hadiah Rp30 juta.
Kelas C, D, hingga F—baik jarak menengah maupun sprint—melengkapi total 18 race, dengan hadiah mulai dari Rp10 juta hingga Rp22 juta, memastikan setiap level kompetisi mendapat panggung yang setara.
Kelas Derby Jadi Magnet Utama
Di antara seluruh race, Kelas 3 Tahun Derby Divisi I 1.600 meter diprediksi menjadi magnet utama perhatian publik dan pelaku pacuan. Selain hadiah tertinggi, kelas ini kerap melahirkan nama-nama kuda yang kelak bersinar di seri-seri besar nasional, salah satunya Derby dan Seri Triple Crown.
Dengan komposisi race yang lengkap, hadiah kompetitif, dan atmosfer pembuka musim, Jateng Derby 2026 tak hanya menjadi ajang lomba, tetapi juga penanda awal perjalanan Indonesia’s Horse Racing sepanjang tahun ini. Lintasan Tegalwaton pun siap menjadi saksi adu kecepatan, strategi, dan gengsi, mengawali musim baru pacuan kuda nasional dengan tensi tinggi.
Install SARGA.CO News
sarga.co