Sulawesi Utara membawa kuda Kelas Derby terbanyak diikuti Jawa Timur dan Kalimantan Selatan. Jawa barat, Sumatra Barat punya lebih dari satu ekor kuda sementara Jakarta dan Sumatra Utara berharap pada seekor kuda.
Ravelio tampil dominan untuk memenangi balapan dengan keunggulan lima panjang kuda atas P. Musang King. Duel ketat P. Super Montong dan Putri Jelita berebut posisi ketiga juga kian panas.
Fiona of Khalim, Kana Eclipse, Miss Kimberly, dan 11 ekor kuda lainnya akan beradu cepat untuk memastikan tiket ke babak final IHR Indonesia Derby 2026.
PP PORDASI menegaskan kontingen dalam Kejurnas Pacuan Kuda menempel pada kuda, bukan stable. Kuda peserta Seri 1 wajib membela daerah yang sama pada Seri 2.
Mumun sukses membalas kekalahan dari Artemis setelah memenangi duel sengit di Race 7 IHR Piala Paku Alam 2026 kelas E 1.200 meter. Simak momen-momen terbaiknya dalam galeri foto.
P. Sapu Jagat menaklukkan tantangan start dari gate terluar untuk menjuarai Race 6 IHR Piala Paku Alam 2026 kelas C Sprint 1.100 meter. Simak momen-momen terbaiknya dalam galeri foto.
Galeri foto kemenangan Alexandra Aesthetic setelah duel sengit melawan Al Fatih Berjaya, Black Gold Bullion, dan Leandro. Simak momen penentu hingga garis finis.
Naga Sembilan selalu juara saat start di lomba Kelas Terbuka 2.000 meter, Arceus Nagari jadi jagoan baru Kelas C, dan Paco Eclipse konsisten jadi juara di Kelas Pemula.
Blue Blood Stable langsung mencuri perhatian pada musim debutnya di IHR 2026 dengan enam podium. Kini mereka memburu kemenangan perdana dan menyiapkan amunisi untuk Derby 2028.
Blue Blood Stable punya ambisi untuk membirukan Indonesia Derby 2026, lewat aksi kuda-kuda andalan mereka; mulai dari Duke BB sampai 2 kuda baru mereka.
Kontingen DKI melihat mereka tak punya keunggulan di kelas kelompok umur. Mereka akan tancap gas di Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI Seri 2, yang akan mempertarungkan kelas kelompok ukuran.
King Halim Stable kembali turun dengan kekuatan penuh di Indonesia Derby 2026. Sebanyak 10 kuda disiapkan untuk berbagai kelas, tetapi nama King Argentine tak masuk daftar.
Kana dan Nara siap menjadi andalan Eclipse Stable di Indonesia Derby 2026. Di sisi lain, Paco Eclipse masih absen sehingga Farina dan Crystal disiapkan sebagai pelapis.
Sumatra Barat yang dikenal punya kuda-kuda unggul akan mempersiapkan minimal 12 ekor kuda untuk bertarung di 6 kelas pacuan utama di Indonesia Derby 2026, Juli mendatang.