SARGA.CO - Nama Black Mamba mulai mencuri perhatian di dunia pacuan kuda nasional. Kuda jantan berwarna hitam legam ini tampil sebagai salah satu prospek muda yang patut diperhitungkan, meski baru memulai karier balapnya pada musim 2025.
Berasal dari Prasasti Stable, Jawa Timur, Black Mamba dimiliki oleh Indra Prawita Alam. Dengan tinggi 156 cm, posturnya ideal untuk kelas sprint, berpadu dengan karakter agresif namun tetap terkontrol di lintasan. Darah pacunya pun tak sembarangan. Ia merupakan anakan dari pejantan Magnus dengan indukan Air Runner, kombinasi yang dikenal melahirkan kuda-kuda dengan kecepatan awal dan daya tahan yang solid.
Debut Black Mamba langsung memberi sinyal positif. Tampil pada Indonesia’s Horse Racing: Piala Raja Hamengku Buwono X 2025, ia sukses finis peringkat ketiga di Kelas 2 Tahun Perdana A/B jarak 1.000 meter. Hasil ini terasa istimewa mengingat tekanan debut dan ketatnya persaingan di kelas perdana.
Di lintasan, Black Mamba dikendalikan oleh joki Angel Manarisip, sementara proses pembentukan performanya berada di tangan trainer Nicky Pantow. Kombinasi ini membuat Black Mamba tampil tenang, mampu membaca tempo, dan tidak terburu-buru menghabiskan tenaga di fase awal lomba.
Meski masih di tahap awal perjalanan, Black Mamba telah menunjukkan fondasi yang menjanjikan. Konsistensi latihan dan pengalaman race ke depan akan menjadi kunci apakah ia mampu naik level dan bersaing di kelas yang lebih tinggi.
Dengan debut yang solid dan silsilah kuat, Black Mamba kini dipandang sebagai salah satu kuda muda yang berpotensi berkembang menjadi penantang serius di musim-musim mendatang. Lintasannya baru dimulai, tapi langkah awalnya sudah memberi alasan untuk menaruh harapan.
Install SARGA.CO News
sarga.co