SARGA.CO - Camila Rios, seorang seniman asal Miami yang namanya lebih populer dengan sebutan Riocam, membuat penggemar dunia otomotif dan berkuda terperangah dengan karya fotografi terbarunya.
Dikenal banyak melahirkan karya seni yang menggabungkan mobil, model, dan fotografi, Riocam kali ini menghadirkan sebuah foto dengan objek utama berupa mobil supercar legendaris asal Italia, Ferrari Enzo.
Supercar Italia yang hadir dengan body sepenuhnya terbuat dari carbon itu dipotret di kota Pasteje, Meksiko.
Hal yang membuat foto ini mendapat banyak pujian dari banyak orang adalah model yang digunakan oleh Riocam. Berbeda dari karya foto sebelumnya yang banyak menampilkan model seeorang perempuan berkaki panjang, fotografer langganan media fashion ternama dunia itu menghadirkan seekor kuda berwarna hitam gelap dengan badannya yang berotot dan surai panjang.
"Kuda Prancing dari Wiemar Jerman Stuttgard ke Mode. Dipotret di Pasteje Meksiko," tulis Riocam dalam unggahannya di akun Instagram @riocam pada 23 Desember 2025 lalu.
Dalam enam unggahan foto di akun tersebut, Riocam menampatkan sebuah mobil Ferrari Enzo dekat dengan seekor kuda hitam yang penampakannya sangat mirip dengan Pranca Horse, logo legendaris yang terkenal dari pabrikan Italia tersebut.
Banyak netizen yang menyambangi akun Instagram itu memuji kemampuan Riocam menghidupan logo Ferrari itu ke dalam kehidupan nyata.
Kebanyakan pose yang diambil Riocam adalah ketika kuda tersebut berdiri dengan dua kaki belakangnya. Dua foto bahkan terlihat sangat mirip dengan logo Ferari karena memperlihatkan kuda tersebut berpose mengangkat dua kaki depannya dengan surai yang tertiup angin.
"Apapun yang mungkin Anda ketahui tentang salah satu logo paling ikonik di dunia, Bagi Barraca, domain itu adalah langit di mana ia terbang. Bagi Ferrari, itu adalah lintasan balap tempat ia berkompetisi," tulisnya.
Mengutip laman Ferrarilakeforest, kuda hitam awalnya merupakan simbol Count Francesco Baracca, seorang pilot ulung legendaris angkatan udara Italia selama Perang Dunia I. Baracca melukisnya di sisi setiap pesawat yang diterbangkannya.
Beberapa sejarawan menelusuri asal usul kuda tersebut hingga tahun 1692, di mana desain serupa ditemukan pada panji Adipati Savoy. Sementara yang lain mengklaim kuda itu hanyalah pengingat akan rumah dan kandang kuda keluarga Baracca.
Ada juga catatan yang menjelaskan bahwa kuda itu adalah lencana — bukti bahwa Baracca menembak jatuh seorang pilot dari Stuttgart, Jerman, di mana lambang kota tersebut memiliki gambar kuda yang sedang berlari dengan gaya serupa.
Terlepas dari sejarah asal usulnya, satu hal yang bisa dipastikan adalah Baracca terbang ke medan perang dengan gambar kuda jingkrak hitam di pesawat dan meninggal di usia muda. Pada 19 Juni 1918, Baracca ditembak jatuh setelah 34 duel yang dimenangkan. Reputasi yang menjadikan Baracca pahlawan nasional yang dicintai.
Tetapi bagaimana gambar kuda jingkrak itu bisa muncul di model Ferrari di seluruh dunia? Pada tahun 1923, Enzo Ferrari memenangkan kesempatan untuk bertemu langsung dengan Count Enrico Baracca dan Countess Paolina Baracca setelah memenangkan balapan di sirkuit Savio di Ravenna.
Dari momen itulah Countess menyarankan agar Enzo membubuhkan gambar kuda jingkrak pada kendaraannya sebagai simbol keberuntungan.
Sementara warna kuning kenari yang menjadi latar belakang dari logo itu digunakan sebagai penghormatan kepada Modena, Italia, yang merupakan kota kelahiran Enzo Ferrari.
Dan huruf "S" dan "F" yang akan Anda lihat pada versi awal logo Ferrari dan pada versi "perisai" modern merupakan singkatan dari "Scuderia Ferrari," yang secara harfiah berarti "Kandang Ferrari."
Install SARGA.CO News
sarga.co