SARGA.CO – Banyak yang mengira kuda pacu hanya mengandalkan kekuatan dan kecepatan. Namun faktanya, kuda memiliki kemampuan memori dan persepsi yang membuat mereka bisa menghafal lintasan serta memahami instruksi joki secara mengejutkan akurat.
Pelatih dan peneliti perilaku kuda menyebut hewan ini memiliki memori jangka panjang yang kuat, terutama terhadap pengalaman berulang, suara, dan sensasi tubuh saat berlari di lintasan.
Belajar Lintasan Lewat 'Ingatan Tubuh'
Kuda tidak mengingat lintasan seperti manusia menghafal peta. Mereka mengandalkan memori kinestetik, ingatan tubuh terhadap belokan, kecepatan, serta perubahan permukaan tanah.
Setelah beberapa kali latihan, kuda tahu di mana harus stabil dan kapan harus mulai menambah tempo.
Bahasa Rahasia antara Kuda dan Joki
Instruksi joki ternyata tidak sesimpel menarik rein atau memacu cambuk. Kuda merespons sinyal halus seperti: tekanan kaki, perpindahan berat badan joki, hingga suara klik kecil.
Kombinasi sinyal itulah yang membentuk “bahasa” yang dipahami kuda selama latihan.
Insting Kawanan Jadi Kunci
Sebagai hewan kawanan, kuda pacu cenderung mengikuti ritme kuda lain. Hal ini membantu mereka membaca situasi balapan, terutama saat menyalip atau mencari ruang di tengah kerumunan.
Sensitif terhadap Visual dan Suara
Kuda juga mengingat arena melalui tanda visual seperti pagar, papan jarak, hingga suara starting gate dan gemuruh penonton. Semua itu membentuk peta mental yang memandu mereka.
Kerja Sama Ribuan Jam
Ahli menyebut sinkronisasi kuda dan joki adalah hasil dari ribuan repetisi. Saat balapan dimulai, banyak kuda unggulan seolah “tahu” kapan harus mengerahkan tenaga.
(Sumber: America's Best Racing, Horse Idol)
Install SARGA.CO News
sarga.co