SARGA.CO - Gelaran Indonesia's Horse Racing (IHR) Piala Raja Hamengku Buwono X 2025 di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung, DI Yogyakarta boleh saja berlalu hampir satu bulan. Namun memori indah yang hadir di event terakhir rangkaian IHR 2025 itu tak terlupakan khususnya bagi para Komunitas Uma Musume di Indonesia.
Untuk pertama kalinya, event pacuan kuda IHR Series mempertandingkan kelas Uma Musume di partai tambahan yang Cos Race Yogyakarta-Kinen 2025. Mengubah lintasan yang penuh ketegangan menjadi sebuah arena fantasi.
Belasan cosplayer berlari di lintasan lapangan pacuan kuda Sultan Agung dalam dua kelas yang masing-masing menempuh jarak 100 meter. Dengan kostum yang terinspirasi dari kuda-kuda pacuan di Jepang dan negara lain, para cosplayer berlari layaknya sebuah pacuan Berusaha menjadi yang pertama menyentuh garis finish.
Keseruan komunitas Uma Musume tak hanya terjadi di lintasan pacu. Di tribun, para cosplayer membuat suasana pacuan menjadi berbeda dan lebih berwarna.
Sementara Booth komunitas Uma Musume menjadi salah satu pusat perhatian. Dilengkapi photo booth bertema karakter Uma Musume, para pengunjung bisa berinteraksi, berfoto, hingga berbagi pengalaman tentang gim Uma Musume.
Banyak “Trainer” yang hadir bahkan menggunakan cosplay karakter favorit, menciptakan atmosfer seru dan playful di tengah ketegangan balapan. Beberapa diminta untuk berfoto bersama oleh para pengunjung yang kebetulan hadir di acara pacuan kuda yang digelar SARGA.CO.
Di setiap tayangan siaran langsung SARGA.CO, antusiasme komunitas ini jelas terlihat. Kamera menyorot bukan hanya jalannya balapan, tapi juga interaksi antara cosplayer dan pengunjung.
Pada tayangan live streaming tak kalah heboh. Komentar live chat ramai dengan jargon-jargon khas Uma Musume, yang membuat tayangan ajang pacuan semakin lebih marak dan menegangkan.
Menariknya, kolaborasi ini juga mendapat sorotan media. Dalam sebuah wawancara dengan MetroTV, Esther D. Ginting, Corporate Communication dari SARGA.CO, mengonfirmasi bahwa pihak penyelenggara memang berkolaborasi langsung dengan komunitas Uma Musume Indonesia untuk memperkenalkan dunia pacuan kuda kepada generasi muda.
Meski baru perdana menggelar Cos Race, kehadiran komunitas Uma Musume sudah memberi warna berbeda sesuai generasinya. Dunia pacuan kuda di Indonesia juga ikut mengikuti perkembangan yang ada. Bukti bahwa olahraga yang tadinya hanya bersifat tradisional bisa berjalan berdampingan dengan budaya pop modern dan komunitas digital.
Install SARGA.CO News
sarga.co