test

Better experience in portrait mode.
Prince Loupan

5 Momen Memorable Pacuan Kuda IHR di Tahun 2025, Mana yang Paling Kamu Ingat?

SARGA.CO - Kejuaraan pacuan kuda di tahun 2025 bakal meninggalkan banyak momen yang tak terlupakan. Ada yang membuat tegang, lucu, dan beberapa menjadi penanda lahirnya era baru kuda pacuan Indonesia yang lebih meriah.

Momen-momen momorabilia itu tak seluruhnya berkaitan dengan kuda pacu. Ada banyak aksi saat joki merayakan kemenangan ataupun hadirnya komunitas pecinta pacuan kuda yang membuat olahraga ini semakin dicintai banyak kalangan.

SARGA.CO merekam beberapa kejadian tak terlupkan sekaligus bukti bahwa pacuan kuda Indonesia menjadi tontonan seru sepanjang tahun 2025. Tanpa lama-lama, yuk kita langsung cek momen seru terbaik apa saja yang terjadi pada tahun ini.

1. Joki Bisa Jadi Model?

Meski baru awal tahun, SARGA.CO sudah membuat gebrakan yang selama ini tak pernah hadir di event sebuah pacuan kuda. Jika biasanya para joki-joki beraksi di atas pelana kuda di sebuah gelanggang pacuan kuda, kali ini mereka dibikin tegang ketika harus tampil di atas catwalk dadakan.

1. Joki Bisa Jadi Model?

Momen saat para joki menjadi model itu terekam saat SARGA.CO menggelar event Annual Kick Off: The Race of Rising Stars di La Moda, Plaza Indonesia, Jakarta pada 2 Februari 2025. Dengan konsep Indonesian Heritage Cowboy Style, event ini sebagai penanda dimulainya kalender pacuan kuda nasional 2025.

Dalam event tersebut, SARGA.CO turut mengundang para joki tampil di atas catwalk dengan busana kebesaran mereka saat berpacu. Didampingi para model asli, joki-joki ini ternyata cukup piawai dan punya kepercayaan diri saat diminta berpose di depan kamera. Jangan-jangan mereka ingin alih profesi jadi model nih?

2. Tingkah Cronos Eclipse di Starting Gate

Jalannya pacuan di rangkaian Indonesia's Horse Racing (IHR) 2025 juga tak lepas turut meninggalkan momen tak terlupakan dari para kuda pacu yang berlaga. Salah satunya terjadi di seri IHR Triple Crown Seri2 2025 yang berlangsung di Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Semarang, Jawa tengah pada 18 Mei 2025.

2. Tingkah Cronos Eclipse di Starting Gate

Pada Race X Kelas THB LN - 1.200 M, sebanyak tiga ekor kuda bersiap untuk berlomba memperebutkan Piala Arsari Tambang berhadiah total Rp15 juta. Meski hanya diikuti 3 ekor kuda, perlombaan harus diawali dengan kerja keras dari para official di lintasan.

Adalah Cronos Eclipse, kuda dari Eclipse Stable yang terlihat nervous saat hendak dimasukkan ke dalam gate nomor 2. Awalnya petugas mencoba mengarahkan kuda jantan merah berusia 3 tahun itu masuk melalui pintu belakang gate. Namun kuda dengan joki Hesky Paendong itu menolak dengan cara menurunkan kedua kaki belakangnya ke tanah. Alhasil joki cuma pasrah melihat perilaku kudanya.

Tak menyerah, tujuh petugas kali ini mencoba mendorong kuda hasil perkawinan dari pejantan Inns of Court dan indukan Taqneyya itu masuk melalui pintu depan gate. Lagi-lagi, Cronos Eclipse `mengamuk` dan membuat suasana sempat tegang.

Cronos Eclipse sempat mengangkat kaki belakang dan menghentakkannya dan petugas terpaksa melepaskannya dari gate. Cronos Eclipse pun berlari menjauh dari gate.

Setelah 8 menit perjuangan memasukkan ke dalam gate, Cronos Eclipse akhirnya bisa berada di posisinya untuk memulai pacuan. Kuda yang awalnya nervous memulai perlombaan itu tampil sebagai pemenang setelah berhasil menyusul dan bersaing sengit jelang garis finish.

3. Lintasan Kuda Berubah jadi `Pacu Jalur`

Hampir semua cabang olahraga terkena demam gaya selebrasi Pacu Jalur pada tahun 2025 ini. Tak terkecuali di kejuaraan pacuan kuda IHR Indonesia Derby 2025 yang berlangsung di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung, DI Yogyakarta pada 27 Juli 2025.

3. Lintasan Kuda Berubah jadi `Pacu Jalur`

Pacu Jalur adalah tradisi lomba dayung perahu panjang (jalur) khas dari Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Perlombaan tradisional ini menjadi viral dengan munculnya gerakan Aura Farming yang dilakukan bocah pemandu di ujung perahu Pacu Jalur saat merayakan selebrasi kemenangan.

Gerakan "Aura Farming" yang viral di media sosial ini juga turut menyebar ke lintasan pacuan kuda seperti di lakukan joki Esra Tesa Tamunu dan beberapa rekannya.

4. Aksi Anomali Prince Loupan

4. Aksi Anomali Prince Loupan

Siapa yang lupa dengan aksi anomali dari kuda asal King Halim Stable, Prince Loupan yang buat penonton keheranan. Meski beraksi ngaco, kuda berwarna napas ini mampu tampil di atas podium pada salah satu kejuaraan itu.

Aksi anomali kuda jantan berusia 2 tahun dengan tinggi 131 Cm pertama kali terjadi pada Kejuaraan IHR Merdeka Cup 2025 yang berlangsung di Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa, Pangandaran, Jawa Barat pada 24 Agustus 2025.

Tampil di Kelas G - 1000 Meter, kuda hasil perkawinan dari pejantan King Lopan dan induk Sandel ini tampil meyakinkan dengan start sempurna. Meski bertubuh kecil, kecepatan Prince Loupan boleh diadu. Dia melesat cepat memimpin barisan terdepan.

Namun entah apa yang merasukinya. Tepat saat penonton menahan napas di detik-detik terakhir, Prince Loupan tiba-tiba belok sendiri ke tengah lintasan, lalu melipir ke sisi luar seperti kehilangan arah. Penonton ternganga, lalu meledak dalam tawa.

Di tengah kebingungan itu, kuda lawan Naga Maja dari Jalu Stable dengan mulus mengambil alih dan keluar sebagai pemenang, mengantongi hadiah Rp10 juta.

Lari Kesetanan, Rebut Podium Juara 3

Dua bulan usai kejadian itu, Prince Loupan kembali tampil di Kejuaraan Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-59 Seri II pada 19 Oktober 2025 pada kelas yang sama yaitu G - 1000 Meter.

Lari Kesetanan, Rebut Podium Juara 3

Aksinya dinantikan penonton yang  penasaran dengan keganjilan apa lagi yang akan dihadirkan Prince Loupan. Tampil melawan 6 kuda lainnya, Prince Loupan memulai start dengan aksi akrobatik. Berlari dari gate nomor 1, dia sempat berdiri dengan mengangkat kedua kakinya selama beberapa detik.

Beruntung keandalan joki Genta mampu mengendalikan aksi akrobatik Prince Loupan hingga kembali dalam persaingan. Seperti lari kesetanan, Prince Loupan mampu mengejar para pesaingnya dan tampil sebagai juara ketiga.

5. `Manusia Kuda` di IHR Piala Raja

Sejak gim Uma Musume: Pretty Derby resmi dirilis secara global, komunitas para pemainnya yang disebut "Trainer" mulai mendapat sorotan tersendiri. Tren ini makin terasa saat untuk pertama kalinya sejak rangkaian Indonesia's Horse Racing (IHR) digelar, SARGA.Co menghadirkan dua tambahan perlombaan Race Cos Yogyakarta-Kinen 2025.

5. `Manusia Kuda` di IHR Piala Raja

Tak seperti pertandingan pacuan kuda lain, dua kelas tambahan (19 dan 20) ini mempertandingkan cos player diikuti para anak muda yang tergabung dalam komunitas Uma Musume Indonesia. Mereka berlari di lintasan pacu sejauh 100 meter dengan memerankan kuda-kuda legendaris yang hadir di anime tersebut.

Sebanyak enam trainer tampil sebagai juara di dua perlombaan tambahan tersebut.

Sponsored Ad
Mudik Setelah Indonesia Derby 2026, Volcanic dan Hennessy Angel Siap Berlaga di IHR Cup Payakumbuh 2026 Mudik Setelah Indonesia Derby 2026, Volcanic dan Hennessy Angel Siap Berlaga di IHR Cup Payakumbuh 2026

Mudik Setelah Indonesia Derby 2026, Volcanic dan Hennessy Angel Siap Berlaga di IHR Cup Payakumbuh 2026

Keduanya sempat turun di kelas finalis maupun non-finalis IHR Indonesia Derby 2026. Kini telah pulang ke Sumbar, keduanya bakal meramaikan IHR Cup Payakumbuh 2026.

Baca Selengkapnya
Liban Agogo dan Madina Balipa Siap Curi Perhatian di IHR Cup Payakumbuh 2026 Liban Agogo dan Madina Balipa Siap Curi Perhatian di IHR Cup Payakumbuh 2026

Liban Agogo dan Madina Balipa Siap Curi Perhatian di IHR Cup Payakumbuh 2026

Dua kuda yang banyak menjajal pacuan lokal Sumbar ini akan menjajal kelas Calon Derby di IHR Cup 2026.

Baca Selengkapnya
Seeking the Pearl: Kuda Pacu Penjelajah Dunia yang Terus Hidup di Uma Musume Seeking the Pearl: Kuda Pacu Penjelajah Dunia yang Terus Hidup di Uma Musume

Seeking the Pearl: Kuda Pacu Penjelajah Dunia yang Terus Hidup di Uma Musume

Lahir di Amerika Serikat (AS), dibentuk di Jepang dan menjadi juara di Prancis. Seeking the Pearl adalah pionir kuda Jepang di pentas dunia.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari
Nagura Stable Siapkan 3 Kuda Derby untuk IHR Cup Payakumbuh 2026 Nagura Stable Siapkan 3 Kuda Derby untuk IHR Cup Payakumbuh 2026

Nagura Stable Siapkan 3 Kuda Derby untuk IHR Cup Payakumbuh 2026

Pusako Nagura, Ameera Nagura, dan Golden King Dipersiapkan untuk IHR Cup 2026 dari Nagura Stable.

Baca Selengkapnya
Bintang G1 Empat Kali White Abarrio Pensiun dan Bersiap Jadi Pejantan di Gainesway Bintang G1 Empat Kali White Abarrio Pensiun dan Bersiap Jadi Pejantan di Gainesway

Bintang G1 Empat Kali White Abarrio Pensiun dan Bersiap Jadi Pejantan di Gainesway

Usai berlaga di Whitney Stakes, kuda juara G1 empat kali White Abarrio resmi pensiun. Ia akan memulai peran baru sebagai pejantan di Gainesway Farm.

Baca Selengkapnya
Bendang Stable Bagikan Foto Arceus Nagari Saat Baru Lahir, Punya Seekor Full Sister Angkatan 2027 Bendang Stable Bagikan Foto Arceus Nagari Saat Baru Lahir, Punya Seekor Full Sister Angkatan 2027

Bendang Stable Bagikan Foto Arceus Nagari Saat Baru Lahir, Punya Seekor Full Sister Angkatan 2027

Mario Bahar membagikan beberapa foto masa kecil Arceus Nagari setelah kuda jagoan Kelas C itu meninggal dunia pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Deterministic Pertahankan Mahkota G1 Fourstardave di Saratoga Deterministic Pertahankan Mahkota G1 Fourstardave di Saratoga

Deterministic Pertahankan Mahkota G1 Fourstardave di Saratoga

Deterministic takes the G1 Fourstardave Stakes under jockey Kendrick Carmouche for trainer Miguel Clement for the 2nd year in a row, earning a spot in the Breeders' Cup Mile on his sixth consecutive graded stakes win.

Baca Selengkapnya
Rekor Tak Terkalahkan Arceus Nagari Sepanjang 2026, Putus Bersama Napas Terakhir Sang Juara Rekor Tak Terkalahkan Arceus Nagari Sepanjang 2026, Putus Bersama Napas Terakhir Sang Juara

Rekor Tak Terkalahkan Arceus Nagari Sepanjang 2026, Putus Bersama Napas Terakhir Sang Juara

Dari tiga race yang diikuti pada tahun 2026, Arceus Nagari belum pernah kalah dan selalu menjadi yang terdepan.

Baca Selengkapnya
Terima Kasih She’s Coming, Akhir Perjalanan Sang Pejuang di Indonesia Derby 2026 Terima Kasih She’s Coming, Akhir Perjalanan Sang Pejuang di Indonesia Derby 2026

Terima Kasih She’s Coming, Akhir Perjalanan Sang Pejuang di Indonesia Derby 2026

She’s Coming resmi pensiun usai Indonesia Derby 2026. Simak perjalanan emosional 'si Neng' bersama Dani Saddak, dari raihan 2 Kejurnas hingga kini menjadi indukan.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Mengenang Momen Naik Kelas Arceus Nagari, Langsung Unjuk Gigi di Panggung Bergengsi Mengenang Momen Naik Kelas Arceus Nagari, Langsung Unjuk Gigi di Panggung Bergengsi

Mengenang Momen Naik Kelas Arceus Nagari, Langsung Unjuk Gigi di Panggung Bergengsi

Arceus Nagari meninggalkan pacuan kuda nasional dengan serangkaian performa impresif. Salah satu yang paling signifikan terjadi di IHR Juni 2026 lalu. Naik dari Kelas D ke Kelas C, Arceus langsung menjadi juara.

Baca Selengkapnya
Lari Terakhir Arceus Nagari yang Dramatis Lari Terakhir Arceus Nagari yang Dramatis

Lari Terakhir Arceus Nagari yang Dramatis

Arceus Nagari menghembuskan napas terakhir, Rabu, 12 Agustus 2026. Selamat jalan sang juara.

Baca Selengkapnya
Arceus Nagari Tutup Usia, Sang Juara Kini Berlari dalam Keabadian Arceus Nagari Tutup Usia, Sang Juara Kini Berlari dalam Keabadian

Arceus Nagari Tutup Usia, Sang Juara Kini Berlari dalam Keabadian

Arceus Nagari meninggal dunia, Rabu, 12 Agustus 2026, akibat insiden di kandang, usai latihan pagi hari.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari Tambang
Tak Cuma Cantik, Akhal-Teke Disebut Salah Satu Kuda Terhebat di Dunia Tak Cuma Cantik, Akhal-Teke Disebut Salah Satu Kuda Terhebat di Dunia

Tak Cuma Cantik, Akhal-Teke Disebut Salah Satu Kuda Terhebat di Dunia

Akhal-Teke dijuluki "Golden Horse" atau bahkan "Heavenly Horse" (Kuda Surga).

Baca Selengkapnya
Mengapa Ouija Board Disebut Salah Satu Kuda Terhebat Sepanjang Masa? Mengapa Ouija Board Disebut Salah Satu Kuda Terhebat Sepanjang Masa?

Mengapa Ouija Board Disebut Salah Satu Kuda Terhebat Sepanjang Masa?

Baca Selengkapnya
Kemenangan di Kejurnas Seri 1, Hidupkan Gairah Breeder Sulut Lahirkan Kuda Terbaik Kemenangan di Kejurnas Seri 1, Hidupkan Gairah Breeder Sulut Lahirkan Kuda Terbaik

Kemenangan di Kejurnas Seri 1, Hidupkan Gairah Breeder Sulut Lahirkan Kuda Terbaik

Para peternak lokal dengan owner kuda di Sulawesi Utara berlomba-lomba berupaya menghadirkan kuda pacu terbaik di Indonesia.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Personal Ensign, Sang Ratu yang Menolak Kalah: Comeback Epik di Breeders' Cup yang Jadi Legenda Personal Ensign, Sang Ratu yang Menolak Kalah: Comeback Epik di Breeders' Cup yang Jadi Legenda

Personal Ensign, Sang Ratu yang Menolak Kalah: Comeback Epik di Breeders' Cup yang Jadi Legenda

Baca Selengkapnya
Potret Kuda-kuda Minahasa Mode ‘Perang’ Menuju Sulut Derby 2026 Potret Kuda-kuda Minahasa Mode ‘Perang’ Menuju Sulut Derby 2026

Potret Kuda-kuda Minahasa Mode ‘Perang’ Menuju Sulut Derby 2026

Sejumlah kuda pacu dari puluhan stable di Sulawesi Utara, mulai terlihat berlatih dan menjajal lintasan pacuan jelang Sulut Derby, September 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya
Akhiri Keraguan, Sovereignty Menangi Whitney Stakes dan Kunci Tiket Breeders’ Cup Classic Akhiri Keraguan, Sovereignty Menangi Whitney Stakes dan Kunci Tiket Breeders’ Cup Classic

Akhiri Keraguan, Sovereignty Menangi Whitney Stakes dan Kunci Tiket Breeders’ Cup Classic

Kuda peraih Horse of the Year 2025, Sovereignty, bangkit lewat kemenangan dramatis di G1 Whitney Stakes. Diwarnai manuver dari posisi buncit dan gemuruh 40.000 penonton Saratoga, sang juara siap menantang sejarah baru.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Sulut Derby 2026 Siap Digelar 17 September, Hadirkan 14 Race dan Total Hadiah Rp260 Juta Sulut Derby 2026 Siap Digelar 17 September, Hadirkan 14 Race dan Total Hadiah Rp260 Juta

Sulut Derby 2026 Siap Digelar 17 September, Hadirkan 14 Race dan Total Hadiah Rp260 Juta

Sulut Derby 2026 akan digelar di Gelanggang Pacuan Kuda Maesa, Tompaso, Sulawesi Utara, pada 17 September. Sebanyak 14 race akan memperebutkan total hadiah Rp260 juta.

Baca Selengkapnya
Yukino Bijin, Kuda Cantik yang Dicintai Melampaui Kemenangan hingga Diabadikan di Uma Musume Yukino Bijin, Kuda Cantik yang Dicintai Melampaui Kemenangan hingga Diabadikan di Uma Musume

Yukino Bijin, Kuda Cantik yang Dicintai Melampaui Kemenangan hingga Diabadikan di Uma Musume

Yukino Bijin menjadi salah satu kuda pacu Jepang paling dicintai meski tak pernah menjuarai G1. Kisahnya kini hidup kembali lewat Uma Musume: Pretty Derby.

Baca Selengkapnya
Start 'Santai' Syam Wakas Berakhir Kemenangan Amaranggana di Kelas C Indonesia Derby 2026 Start 'Santai' Syam Wakas Berakhir Kemenangan Amaranggana di Kelas C Indonesia Derby 2026

Start 'Santai' Syam Wakas Berakhir Kemenangan Amaranggana di Kelas C Indonesia Derby 2026

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Preakness Stakes Ubah Jadwal Mulai 2027, Respons Tren Kuda Derby Melewati Leg Kedua Triple Crown Preakness Stakes Ubah Jadwal Mulai 2027, Respons Tren Kuda Derby Melewati Leg Kedua Triple Crown

Preakness Stakes Ubah Jadwal Mulai 2027, Respons Tren Kuda Derby Melewati Leg Kedua Triple Crown

Preakness Stakes resmi mengubah jadwal mulai 2027 dengan jeda 22 hari dari Kentucky Derby. Langkah ini diambil untuk merespons tren kuda Derby yang melewati leg kedua American Triple Crown.

Baca Selengkapnya
Kuda Paling Berbahaya dalam Sejarah, Padahal Tak Pernah Hidup Kuda Paling Berbahaya dalam Sejarah, Padahal Tak Pernah Hidup

Kuda Paling Berbahaya dalam Sejarah, Padahal Tak Pernah Hidup

Baca Selengkapnya
SARGA Terlibat dalam Kolaborasi The Sacred Horse of Sumba, Angkat Kisah Tenun Sumba dan Sejarah Pacuan Kuda Indonesia SARGA Terlibat dalam Kolaborasi The Sacred Horse of Sumba, Angkat Kisah Tenun Sumba dan Sejarah Pacuan Kuda Indonesia

SARGA Terlibat dalam Kolaborasi The Sacred Horse of Sumba, Angkat Kisah Tenun Sumba dan Sejarah Pacuan Kuda Indonesia

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Terima Rintangan Jumping Eks Asian Games 2018, PORDASI Sumut Siap Gelar 3 Event Bergengsi Terima Rintangan Jumping Eks Asian Games 2018, PORDASI Sumut Siap Gelar 3 Event Bergengsi

Terima Rintangan Jumping Eks Asian Games 2018, PORDASI Sumut Siap Gelar 3 Event Bergengsi

Baca Selengkapnya