SARGA.CO - Komisi Equestrian Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) mempercepat laju pembinaan atlet berkuda nasional dengan menyusun program kompetisi besar pada tahun 2026 mendatang. Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas atlet, menyiapkan mereka menghadapi ajang internasional, termasuk Asian Games Nagoya 2026 dan target lebih besar menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Dalam Rapat Kerja Nasional PP PORDASI 2026 yang digelar di Labuan Bajo pada akhir Januari lalu, Ketua Komisi Equestrian, Rafiq Radinal Hakim, memaparkan bahwa sepanjang tahun ini pihaknya akan menyelenggarakan 10 kejuaraan internasional yang terdaftar di kalender Federasi Equestrian Internasional (Fédération Equestre Internationale – FEI). Dari jumlah tersebut, 7 pertandingan akan berfokus pada disiplin Show Jumping dan 3 lainnya pada disiplin Dressage.
Program ini merupakan respons atas perkembangan pesat olahraga berkuda di Indonesia, yang selama musim kompetisi 2025 sukses menggelar berbagai kejuaraan baik tingkat daerah maupun nasional dan internasional. Keberhasilan ini sekaligus menjadi dasar kuat untuk menyusun kompetisi berlevel FEI yang mampu memberikan pengalaman bertanding di standar dunia bagi atlet lokal.
Tidak hanya soal jumlah event, komisi juga membidik peningkatan kualitas sumber daya manusia di dalamnya. Rafiq menyatakan bahwa tahun ini pelatihan dan maintenance course untuk para tenaga official seperti juri dan pelatih juga akan dilaksanakan secara terstruktur, mengoptimalkan fasilitas seminar dan pelatihan di markas besar PORDASI.
Selain persiapan menuju Asian Games Nagoya 2026, komisi juga menyiapkan kalender seleksi dan pemusatan latihan yang lebih ketat agar atlet Indonesia bisa tampil maksimal satu dekade lagi di panggung Olimpiade LA 2028. Salah satu agenda penting lainnya adalah pengembangan disiplin Endurance, yang meskipun belum sepopuler Show Jumping dan Dressage, telah menunjukkan pertumbuhan signifikan di ajang regional.
Program kompetisi skala FEI ini diharapkan tidak hanya memberi pengalaman bertanding bagi atlet berkuda nasional, tetapi juga membuka peluang agar Indonesia semakin dikenal dalam kalender kejuaraan dunia berkuda.
Dengan meningkatnya jam terbang dan kompetisi seri internasional di tanah air, PORDASI optimis atlet-atlet terbaiknya siap bersaing di level global.
Install SARGA.CO News
sarga.co