test

Better experience in portrait mode.
Rachel Alexandra

Rachel Alexandra, Sang Ratu Lintasan yang Membungkam Kuda Jantan

SARGA.CO - Di dunia pacuan kuda, kemenangan seekor betina atas kuda jantan selalu terasa spesial. Tetapi apa yang dilakukan Rachel Alexandra pada 2009 melampaui sekadar istimewa, ia berubah menjadi legenda.

Kuda betina anak Medaglia d’Oro itu dikenang sebagai salah satu filly terbaik sepanjang sejarah pacuan Amerika Serikat. Dengan kombinasi kecepatan brutal, stamina luar biasa, dan keberanian tanpa kompromi, Rachel Alexandra membuat dunia racing jatuh cinta.

Menariknya, kisah besar Rachel hampir tidak pernah terjadi.

Breeder sekaligus pemilik awalnya, Dolph Morrison, sempat dua kali berpikir untuk menjual Rachel ketika masih muda karena tidak terlalu terkesan dengan perkembangan awalnya. Namun semuanya berubah ketika pelatih muda Jimmy Dodwell melihat sesuatu yang berbeda dari filly (kuda betina) tersebut.

Punya langkah panjang, kecepatan alami, dan kemampuan menjaga ritme dalam jarak jauh. Saran Dodwell untuk tidak menjual Rachel akhirnya menjadi keputusan paling berharga dalam hidup Morrison.

Awal karier Rachel sebenarnya tidak terlalu mencolok. Ia hanya finis keenam saat debut di Churchill Downs dan cuma menang dua kali dari lima race pertamanya. Namun semuanya berubah ketika jockey Calvin Borel mulai menjadi partner tetapnya.

Rachel Alexandra

Sejak saat itu, Rachel Alexandra menjelma menjadi monster lintasan. Ia membukukan sembilan kemenangan beruntun yang kini dianggap sebagai salah satu performa terbaik dalam sejarah pacuan kuda Amerika. Borel bahkan mengaku kunci terbesar menunggangi Rachel adalah “membiarkannya menjadi bos”. Sang filly punya kemampuan menjaga pace cepat yang terasa mustahil bagi kebanyakan kuda lain.

Panggung terbesar Rachel datang di Kentucky Oaks 2009. Di race bergengsi untuk kuda betina usia tiga tahun itu, Rachel Alexandra tampil menggila. Setelah sempat ditekan sejak awal race, ia melesat tanpa ampun dan meninggalkan lawan-lawannya hingga menang dengan selisih 20 ¼ panjang, kemenangan terbesar dalam sejarah Kentucky Oaks. Publik Churchill Downs dibuat tercengang oleh dominasi yang terasa tidak ‘manusiawi’.

Rachel Alexandra

Namun dunia pacuan kuda menginginkan lebih. Rachel harus melawan kuda jantan. Setelah berpindah kepemilikan ke Jess Jackson dan Harold McCormick serta dilatih Steve Asmussen, Rachel akhirnya diturunkan di Preakness Stakes 2009, race kedua Triple Crown Amerika.

Keputusan itu langsung menciptakan sejarah. Rachel Alexandra sukses mengalahkan juara Kentucky Derby, Mine That Bird, dan menjadi filly pertama dalam 85 tahun yang memenangkan Preakness Stakes. Hebatnya lagi, ia memulai race dari gate 13, sesuatu yang belum pernah menghasilkan pemenang sebelumnya di Preakness.
 

Rachel belum selesai. Ia kembali mempermalukan para pejantan di Haskell Invitational dan Woodward Stakes. Khusus di Woodward Stakes, Rachel memperlihatkan keberanian luar biasa saat terus ditekan hingga meter terakhir sebelum akhirnya menang tipis atas Macho Again dalam salah satu duel paling dramatis dalam sejarah Saratoga Race Course.

Penampilan fenomenal itu membuat Rachel Alexandra dinobatkan sebagai Horse of the Year 2009, bahkan mengalahkan superstar betina lain, Zenyatta. Seluruh 232 voter Eclipse Awards juga sepakat memilihnya sebagai champion 3-year-old filly tanpa satu suara pun berbeda.

Karier Rachel memang tidak panjang. Setelah musim 2010, ia dipensiunkan dan kemudian masuk Racing Hall of Fame pada 2016. Namun hingga hari ini, namanya masih dianggap sebagai simbol keberanian seekor filly yang menolak dibatasi oleh status “kuda betina.”

(Sumber: Americas Best Racing)
 

Rachel Alexandra
Sponsored Ad
Arsari Tambang
Kisah Majestic Prince, Sang Pangeran yang Hampir Menyapu Bersih Triple Crown Kisah Majestic Prince, Sang Pangeran yang Hampir Menyapu Bersih Triple Crown

Kisah Majestic Prince, Sang Pangeran yang Hampir Menyapu Bersih Triple Crown

Baca Selengkapnya
Rachel Alexandra, Sang Ratu Lintasan yang Membungkam Kuda Jantan Rachel Alexandra, Sang Ratu Lintasan yang Membungkam Kuda Jantan

Rachel Alexandra, Sang Ratu Lintasan yang Membungkam Kuda Jantan

Baca Selengkapnya
Ka Ying Rising Belum Tergoyahkan, Menuju Kuda Pacu Terbaik Dunia 2026 Ka Ying Rising Belum Tergoyahkan, Menuju Kuda Pacu Terbaik Dunia 2026

Ka Ying Rising Belum Tergoyahkan, Menuju Kuda Pacu Terbaik Dunia 2026

Sampai Mei 2026, Ka Ying Rising si 'raja sprint' dari Hong Kong menempati peringkat teratas dengan rangkaian kemenangan dan pemecahan rekor yang dia lakukan.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Atlet Junior Indonesia Unjuk Gigi di Arthayasa Open 2026 Atlet Junior Indonesia Unjuk Gigi di Arthayasa Open 2026

Atlet Junior Indonesia Unjuk Gigi di Arthayasa Open 2026

Gadis Kireina Iskandar, Nusrtdinov Zayan Fatih, dan Brandon Toa mencetak prestasi di usia yang masih sangat muda.

Baca Selengkapnya
Shogun dan Tokugawa Cedera Serius, Eclipse Bergantung ke Nara dan Kana Shogun dan Tokugawa Cedera Serius, Eclipse Bergantung ke Nara dan Kana

Shogun dan Tokugawa Cedera Serius, Eclipse Bergantung ke Nara dan Kana

Kedua kuda jantan usia 3 tahun dari Eclipse Stable tersebut menjalani pemulihan sejak akhir tahun 2025 lalu.

Baca Selengkapnya
Rahasia di Balik Kebiasaan Kuda Guling-Guling yang Sering Bikin Gemas Rahasia di Balik Kebiasaan Kuda Guling-Guling yang Sering Bikin Gemas

Rahasia di Balik Kebiasaan Kuda Guling-Guling yang Sering Bikin Gemas

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Pembuktian Napoleon Solo Di Laurel Park, Jadi Juara di Preakness Stakes ke-151 Pembuktian Napoleon Solo Di Laurel Park, Jadi Juara di Preakness Stakes ke-151

Pembuktian Napoleon Solo Di Laurel Park, Jadi Juara di Preakness Stakes ke-151

Baca Selengkapnya
Saga Serumpun, Princess Gavi, dan Kuda-kuda yang Berjaya di IHR Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026 Saga Serumpun, Princess Gavi, dan Kuda-kuda yang Berjaya di IHR Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026

Saga Serumpun, Princess Gavi, dan Kuda-kuda yang Berjaya di IHR Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026

Mereka adalah kuda-kuda paling cepat, paling konsisten, dan paling kuat di Indonesia’s Horse Racing: Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026.

Baca Selengkapnya
Princess Gavi Masih Penasaran Duel dengan Naga Sembilan Princess Gavi Masih Penasaran Duel dengan Naga Sembilan

Princess Gavi Masih Penasaran Duel dengan Naga Sembilan

Naga Sembilan scratch di beberapa detik terakhir sebelum lomba membuat kemengan Princess Gavi di Kelas Terbuka 2.000 meter kurang memuaskan.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Sir Orbit Yakin Bisa Bikin Kejutan di Indonesia Derby 2026 Sir Orbit Yakin Bisa Bikin Kejutan di Indonesia Derby 2026

Sir Orbit Yakin Bisa Bikin Kejutan di Indonesia Derby 2026

Sir Orbit selalu start dari belakang, namun selalu juga menyalip kuda-kuda di depannya. Apakah jarak 2.000 meter bisa memberi keuntungan untuk Sir Orbit?

Baca Selengkapnya
Konsisten Podium di Triple Crown, Eclipse Langsung Fokus ke Indonesia Derby 2026 Konsisten Podium di Triple Crown, Eclipse Langsung Fokus ke Indonesia Derby 2026

Konsisten Podium di Triple Crown, Eclipse Langsung Fokus ke Indonesia Derby 2026

Eclipse menjadi satu-satunya stable yang naik podium dalam 2 seri Triple Crown 2026.

Baca Selengkapnya
Kelewat Bersemangat, Naga Sembilan Batal Berlari Karena Tak Berhasil Masuk Gate Kelewat Bersemangat, Naga Sembilan Batal Berlari Karena Tak Berhasil Masuk Gate

Kelewat Bersemangat, Naga Sembilan Batal Berlari Karena Tak Berhasil Masuk Gate

Pemilik Naga Sembilan, Bagus Hariyanto, mengaku kecewa karena ada selisih waktu tambahan untuk Naga Sembilan masuk ke gate.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari
Tantangan Terbuka Naga Sembilan ke King Argentin Tantangan Terbuka Naga Sembilan ke King Argentin

Tantangan Terbuka Naga Sembilan ke King Argentin

"Saya Menunggu King Argentin," pesan tegas Pemilik Naga Sembilan, Bagus Hariyanto, kepada King Halim Stable.

Baca Selengkapnya
King Halim Pastikan King Argentin Turun Pacuan Tahun 2026 King Halim Pastikan King Argentin Turun Pacuan Tahun 2026

King Halim Pastikan King Argentin Turun Pacuan Tahun 2026

Joki Jemmy Runtu mengatakan ada masalah dengan kaki King Argentin, tapi dia menjamin pemenang Triple Crown 2025 itu akan kembali turun sebelum ganti tahun 2027.

Baca Selengkapnya
Bangkit di Hari Kedua, Akbar Prihanjaya Menangi PSG Open Arthayasa Open 2026 Bangkit di Hari Kedua, Akbar Prihanjaya Menangi PSG Open Arthayasa Open 2026

Bangkit di Hari Kedua, Akbar Prihanjaya Menangi PSG Open Arthayasa Open 2026

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Maxi of Khalim Akan Bangkit dari Kekecewaaan Triple Crown Maxi of Khalim Akan Bangkit dari Kekecewaaan Triple Crown

Maxi of Khalim Akan Bangkit dari Kekecewaaan Triple Crown

Kekalahan di Triple Crown Serie 2 2026, melanjutkan tren buruk Maxi di Gelanggang Pacu Tegalwaton.

Baca Selengkapnya
Misi Sukses, Saga Serumpun  Pupuskan Mimpi Triple Crown Maxi of Khalim Misi Sukses, Saga Serumpun  Pupuskan Mimpi Triple Crown Maxi of Khalim

Misi Sukses, Saga Serumpun Pupuskan Mimpi Triple Crown Maxi of Khalim

Dari awal, Saga datang bukan untuk coba-coba. Serumpun Grup memang punya misi untuk menjegal langkah Maxi of Khalim merengkuh gelar Triple Crown.

Baca Selengkapnya
Tak Ada Triple Crown Juga di Amerika Serikat Tahun Ini Tak Ada Triple Crown Juga di Amerika Serikat Tahun Ini

Tak Ada Triple Crown Juga di Amerika Serikat Tahun Ini

Pelatih Golden Tempo, Cherie DeVaux mengumumkan kalau kudanya itu tidak akan berpacu di Preakness Stakes (Selasa 23 Mei 2026).

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Rodeo Drive Rebut Gelar Juara NHK Mile Cup ke-31 (G1) lewat Drama Foto Finis Rodeo Drive Rebut Gelar Juara NHK Mile Cup ke-31 (G1) lewat Drama Foto Finis

Rodeo Drive Rebut Gelar Juara NHK Mile Cup ke-31 (G1) lewat Drama Foto Finis

Turun sebagai unggulan pertama, Rodeo Drive menang seujung hidung dari unggulan di bawahnya, Ask Ikigomi.

Baca Selengkapnya
Baru Lunas Duke BB, Siap Jadi Kejutan di Kelas Terbuka 2.000 M Baru Lunas Duke BB, Siap Jadi Kejutan di Kelas Terbuka 2.000 M

Baru Lunas Duke BB, Siap Jadi Kejutan di Kelas Terbuka 2.000 M

Mimpi besar Duke BB, adalah agar bisa membawa pulang Piala Raja pertama tahun 2026.

Baca Selengkapnya
Hasil Race Pendahuluan IHR: Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026 Debut Manis Anisseh T.A. & Crystal Eclipse Hasil Race Pendahuluan IHR: Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026 Debut Manis Anisseh T.A. & Crystal Eclipse

Hasil Race Pendahuluan IHR: Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026 Debut Manis Anisseh T.A. & Crystal Eclipse

Keduanya menang di Kelas 2 Tahun Pemula C/D Divisi II dan III

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari Tambang
Dominator Against the World: Semua Ingin Rebut Tahta Penguasa Sprint Dominator Against the World: Semua Ingin Rebut Tahta Penguasa Sprint

Dominator Against the World: Semua Ingin Rebut Tahta Penguasa Sprint

Baca Selengkapnya
Menakar Harapan Triple Crown Golden Tempo Menakar Harapan Triple Crown Golden Tempo

Menakar Harapan Triple Crown Golden Tempo

Golden Tempo akan menghadapi Preakness Stakes & Belmont Stakes untuk melengkapi tiga mahkota.

Baca Selengkapnya
Review Triple Crown Seri 2: Ujian Terberat Maxi of Khalim Melanjutkan Mimpi 3 Mahkota Review Triple Crown Seri 2: Ujian Terberat Maxi of Khalim Melanjutkan Mimpi 3 Mahkota

Review Triple Crown Seri 2: Ujian Terberat Maxi of Khalim Melanjutkan Mimpi 3 Mahkota

Ruang Melintas dan Napas di Akhir, Kunci Kemenangan Maxi of Khalim

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Insiden Saat Latihan, Kana Eclipse Absen di IHR Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026 Insiden Saat Latihan, Kana Eclipse Absen di IHR Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026

Insiden Saat Latihan, Kana Eclipse Absen di IHR Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026

Selasa pagi, Kana mengalami insiden tabrakan saat sedang kanter di sesi pagi.

Baca Selengkapnya