SARGA.CO- Ada momen unik terjadi saat race 17 Indonesia's Horse Racing (IHR) Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026. Dalam race yang pertama kalinya memperebutkan Piala Raja Mangkunegaran itu, Kuda Naga Sembilan dicoret dari perlombaan, beberapa detik sebelum lomba dimulai.
Race Kelas Terbuka dengan jarak 2.000 meter (handicap) tersebut kian dinanti sebab menjadi peluang Princess Gavi membuktikan diri pantas menjadi pesaing di kelas jarak jauh.
Akhinya Gavi berhasil membuktikan diri dan menjadi pemenang. Tapi dia tak mengungguli Naga Sembilan. Kuda asal Red Stone Stable itu dinilai terlalu lama masuk gate dan scratch dari lomba.
Pemilik Naga Sembilan, Bagus Hariyanto, mengaku kecewa dengan keputusan itu. "Kecewa berat. [Karena] supporter Naga Sembilan kan sudah banyak juga tuh," tutur Bagus kepada Sarga, Jumat, 15 Mei 2026.
Apalagi menurut Bagus, hari itu Naga Sembilan sedang sangat bersemangat dan sedang besar tenaganya. "Itu memang pas lagi power-nya lagi bagus-bagunya. Agresif dan memang dia sulit masuk, memang iya, tetapi selalu bisa masuk [di race sebelumnya]. Kan baru kejadian kemarin itu [gagal masuk gate]," tambahnya.
Dia menyayangkan pemberian waktu tambahan yang tak sesuai, antara yang disampaikan dengan aktualnya. Dia juga mengaku telah melayangkan protes ke Dewan Stewart, lantaran berdasar hitungannya, belum genap waktu tiga menit waktu tambahan yang diberikan untuk Naga masuk gate.
Jelang start, memang terlihat Naga Sembilan kesulitan untuk masuk gate. Dia terpantau yang paling pertama berusaha dimasukkan ke gate, namun tak kunjung berhasil.
Sampai empat kuda lainnya, yang menjadi pesaing Naga Sembilan masuk gate, ada pengumuman dari Dewan Steward, yang disampaikan announcer kalau akan ada 3 menit waktu tambahan.
Namun menurut Bagus, perhitungannya dari informasi announcer sampai akhirnya gate dibuka belum sampai tiga menit. Dia pun sudah menyampaikan protes ke Dewan Steward. Namun Dewan Steward menjawab Bagus, kalau berdasar waktu real time, proses masuknya Naga Sembilan sudah lebih dari 3 menit yang diberikan.
tutur Pemuilik Naga Sembilan, Bagus Hariyanto.
Meski kecewa dia mengatakan tak mau ambil pusing. Dia mengatakan kalau akan kembali menurunkan Naga Sembilan di perebutan Piala Paku Alam, Juni 2025 mendatang. Dia menanti persaingan yang ketat pada kesempatan itu.
Coba dilihat, ditayangan u tube IHRC itu, kan dikasih tambahan waktu 3 menit, tapi belum selesai 3 menit, sudah dibuka gate nya, jadi saya protes ke steward, mestinya habisin dulu 3 menit, kalau memang tidak bisa masuk, baru dilepas yang lain.
Pemberian waktu tambahan untuk kuda masuk gate juga sudah diatur PORDASI. Aturan ini sesuai dengan ketentuan Peraturan Pacuan dari Komisi Pacu, tepatnya di Pasal 135 beleid tersebut yang berbunyi:
a. Kuda-kuda yang sulit ditangani untuk masuk starting gate, dimasukkan terakhir atas perintah starter dan diberikan waktu 3 menit.
b. Bila tidak berhasil, starter atas perintah Steward mencoret kuda yang bersangkutan
Joki Jemmy Runtu yang mendampingi Princess Gavi dalam perlombaan kali ini mengaku kurang puas. Mereka telah menyusun strategi untuk berduel dengan Naga Sembilan. Namun karena gagal masuk gate, penyesuasin strategi akhirnya mereka lakukan, dan melaju dengan bebas ke garis finis.
"Strateginya kita akan duel dengan Naga Sembilan, kita akan tunggu dari belakang, dan kita akan coba di straight terakhir. Tapi ya kita perubahan rencana saja [karena Naga Sembilan tidak race]. Kalau mau dibilang win yang kurang memuaskan lah untuk kita ini," tutur Joki Jemmy seusai balapan.
Install SARGA.CO News
sarga.co