test

Better experience in portrait mode.
Maxi of Khalim di Triple Crown Serie 1

Review Triple Crown Seri 2: Ujian Terberat Maxi of Khalim Melanjutkan Mimpi 3 Mahkota

SARGA.CO-  Tikungan terakhir di depan mata, namun jalur melintas tak terbuka. Masalah untuk Maxi of Khalim dan Joki Jemmy Runtu, sore itu di Gelanggang Pacu Tegalwaton, Kabupaten Semarang.

Sebagai kuda bertipe closer, yang datang dari belakang, situasi tersebut tak ideal bagi Maxi dan Jemmy. Lomba pada tengah Februari 2026, dengan jarak 1.600 m,  itu pun jadi rapor merah buat Maxi yang gagal naik podium —finis posisi 6.

Bayar Lunas di Triple Crown Serie 1

Namun kekecewaan dari Indonesia’s Horse Racing (IHR) pembuka tahun 2026 itu langsung dibayar lunas dua bulan kemudian.

Tak tanggung-tanggung, di panggung tertinggi Triple Crown Serie I, Maxi bersama Joki Kilat—panggilan Jemmy, naik podium tertinggi dan menjaga asa meraih tiga mahkota.

Dalam lomba untuk jarak 1.200 m itu, Maxi of Khalim tampil tenang dan menjaga ritme, sebelum meledak di 200 m terakhir, come from behind. Dia menyalip Kana Eclipse, yang dari awal memimpin lomba, hanya beberapa meter jelang finis.

Belajar dari Kesalahan dan Ambil Keputusan yang Matang

Joki Kilat mengakui adanya penyesuaian yang dia lakukan dalam memacu langkah Maxi dari dua race yang sudah dilakukan pada tahun 2026.

“Kemarin waktu di Jateng Derby agak sedikit ke depan. Ya, habis [tenaga] ternyata, nggak ada tenaga. Kemarin [Triple Crown Serie 1] saya dari belakang. Itu jadi pelajaran buat saya juga,” tuturnya usai kemenangan di Gelanggang Pacu Sultan Agung, awal April 2026 lalu.

Perbandingan jalur menuju finis Maxi of Khalim

(Gambar atas Jateng Derby 2026, Maxi of Khalim (kanan, topi joki putih) setelah tikungan terakhir jalurnya tertutup)
(Gambar bawah Triple Crown Serie 1, Maxi of Khalim (kanan, topi joki hitam) setelah tikungan terakhir dengan jalur terbuka bebas)

Menyaksikan ulang dua balapan terakhir itu, setidaknya ada dua faktor yang yang langsung memengaruhi finis. Selain stamina yang disebut Jemmy, ada juga faktor jalur home straight (lurusan terakhir menuju garis finis) yang lebih terbuka.

Faktor pemilihan jalur jelang garis finis dan tempo jalannya perlombaan akan bisa menjadi penentu krusial apakah Maxi bisa menutup pacuan dengan kemenangan atau pulang dengan kecewa.

Faktor Tegalwaton dan Cuaca

Dari segi kuda dan joki yang sudah ‘nyetel’ dengan strategi yang juga sudah paten, tak menjamin kemenangan. Perlombaan masih punya faktor eksternal.

Faktor ini yang lebih sulit bagi Maxi of Khalim. Berdasarkan catatan Sarga, Maxi sudah enam kali start dalam perlombaan nasional. Tiga di Tegalwaton, tiga di Sultan Agung.

Berikut rangkuman rekor Maxi of Khalim dalam enam race:
- AE Kawilarang Memorial Cup 2025 - Kelas 2 Tahun Perdana C/D - 800 M, Tegalwaton —> Juara 2
- Triple Crown Serie I & Pertiwi Cup 2025 - Kelas 2 Tahun Pemula A/B - 1.200 M, Sultan Agung —> Juara 2
- Triple Crown Serie II 2025- Kelas 2 Tahun Pemula C/D - 1.000 M, Tegalwaton —> Juara 1
- Indonesia Derby 2025 - Kelas 2 Tahun Pemula A/B - 1.400 M, Sultan Agung—> Juara 1
- Jateng Derby 2026 - Kelas 3 Tahun Remaja Div 1 - 1.600 M, Tegalwaton —> peringkat 6
- Triple Crown Serie I & Pertiwi Cup 2026 - Kelas 3 Tahun Triple Crown Serie I - 1.200 M, Sultan Agung —> Juara 1

Kesimpulan singkat dari rekor di atas Maxi; “telah matang” dan menguasai Sultan Agung, terutama dalam jarak sprint.

Tapi di Tegalwaton, terutama untuk jarak yang lebih jauh, Maxi belum meyakinkan.

Secara total panjang, dua jalur pacu ini sebenarnya sama, 1.200 meter. Namun secara dimensi keduanya berbeda. Sultan Agung berbentuk oval sempurna, sementara Tegalwaton lebih serupa persegi.

Tikungan di Tegalwaton menjadi lebih tajam.

'. $feedValue['alt_title'] .'

Tak hanya itu, jarak home straight (lurusan terakhir ke finis) juga lebih pendek di Tegalwaton. Perbedaannya hampir setengah kali.

Artinya sprint terakhir di Tegalwaton jauh lebih pendek, upaya ‘gaspol’ perlu lebih instan. Tegalwaton, di atas kertas juga lebih menguntungkan para pelari front runner.

Tegalwaton yang berada di sekitar 650-780 mdpl adalah dataran tinggi, sementara Sultan Agung  berada di dataran rendah sekitar 40-60 mdpl. Selain lebih sejuk Tegalwaton juga punya curah hujan yang lebih tinggi.

Melihat historisnya Maxi of Khalim belum pernah menang di lintasan Tegalwaton kala lapangan becek. Meski tak pernah dikeluhkan, bisa jadi lapangan basah ini mengganggu performa Maxi of Khalim.

Joki Jemmy mengatakan kepada Sarga pada awal Mei ini, mengaku tak ada persiapan khusus. Dia cukup optimistis dengan performa Maxi of Khalim.

“Tidak ada pesiapan khusus, semua kuda latihan sama saja, yang paling penting tidak ada masalah saja sampai pacuan,” tuturnya kepada Sarga.

Nara Eclipse dominan di Jateng Derby 2026

Ancaman dari Nara Eclipse

Langkah Maxi juga akan mendapat dari lawan-lawan yang juga elite. Tantangan terberat: Nara Eclipse.

Ada beberapa hal yang bisa membuat Nara Eclipse. Pertama rekor. Di Jateng Derby 2026, Nara tampil dominan untuk lomba di jarak 1.600 m —lomba saat Maxi peringkat 6. Tak hanya menjadi juara 1, dia unggul sekitar tujuh panjang kuda ketimbang gerombolan yang finis 2-5.

Faktor berikutnya adalah kandang. Tegalwaton bisa dibilang markas Eclipse. Nara tentu sudah ratusan atau bahkan mungkin ribuan kali berlari di area pacu ini. Ini tentu menjadi keunggulan tersendiri.

Momentum Nara Eclipse sepanjang 2026 juga bagus. Dia selalu naik podium antara peringkat 1 atau 2.

Pelatih Eclipse, Rully Soleran, juga mengatakan kalau Nara memang sudah disiapkan untuk lomba ini. Apalagi jarak 1.600 m, juga sudah dimenangkan sebelumnya di Jateng Derby 2026.

Namun Joki Maxi of Khalim, Kilat mengatakan kalau ancaman bukan hanya Nara, tapi juga kuda lainnya.

Trio Kuda Sumbar dan Monochrome Bisa Jadi Kejutan

Tentu bukan cuman Nara yang jadi ancaman. Tiga kuda asal Sumatra Barat juga bisa menebar ancaman.

Pertama ada Milea Guti. Dia adalah juara IHR Cup 2025, untuk kelas Calon Derby -1.400 m di Payakumbuh dan Juara 1 Sawahlunto Derby dengan jarak 1.500 M.

Sir Orbit jadi ancaman

Kedua ada Sir Orbit. Dia adalah juara Wisata Derby Bukittinggi 2025, yang juga runner-up kelas 3 Tahun Jateng Derby 2026, perlombaan di Tegalwaton terakhir.

Tak ketinggalan ada juga Saga Serumpun, kuda jagoan yang tahun 2026 akhirnya berpacu di Pulau Jawa. Dua kali dia turun di Kelas 3 Tahun Remaja 1.400 M, dua kali naik podium. Di Jateng Derby 2026 juara 2, di Triple Crown Serie 1 & Pertiwi Cup 2026, juara 1.

Modal prestasi itu membuat Saga yakin untuk naik kelas ke Derby, menantang Maxi.

Sementara kuda asal Sulawesi Utara, dari Miranda Stable, Monochrome juga tak bisa dipandang sebelah mata, dia penantang langsung Maxi of Khalim yang juara 3 di Triple Crown Serie 1.

Di Kelas 3 tahun Derby dia juga selalu menebar ancaman. Serupa Saga, dia juga sebelumnya telah berprestasi di Kelas 3 Tahun Remaja 1.400 M, dengan menjadi juara di Piala HB X, akhir 2025 lalu.

Pemilik Miranda Stable, Adhi Supit, mengatakan laga di Tegalwaton akan menjadi tantangan besar karena harus start dari Gate 12.

“Namun posisi gate terluar ini tidak mengurangi semangat untuk tetap bersaing,” ujarnya kepada Sarga, Jumat (8 Mei 2026).

Masih ada juga enam kuda lain yang bisa saja meledak dan menghadirkan kejutan di Triple Crown Serie 2. Mari menanti aksi Maxi of Khalim mengatasi 11 kuda lainnya dan lapangan pacu Tegalwaton.

Sponsored Ad
Arsari Tambang
Baby Vino Buat Kejutan Besar di Haskell Stakes 2026, Tundukkan Juara Preakness Napoleon Solo Baby Vino Buat Kejutan Besar di Haskell Stakes 2026, Tundukkan Juara Preakness Napoleon Solo

Baby Vino Buat Kejutan Besar di Haskell Stakes 2026, Tundukkan Juara Preakness Napoleon Solo

Baby Vino membuat kejutan besar dengan menjuarai Haskell Stakes 2026 usai mengalahkan juara Preakness Napoleon Solo dan mengamankan tiket Breeders' Cup Classic.

Baca Selengkapnya
Warga Padang, Tunggu Apalagi? Yuk, Nikmati Festival Bareng Tulus, Banda Neira, dan Fiersa Besari Modal Rp100ribuan Warga Padang, Tunggu Apalagi? Yuk, Nikmati Festival Bareng Tulus, Banda Neira, dan Fiersa Besari Modal Rp100ribuan

Warga Padang, Tunggu Apalagi? Yuk, Nikmati Festival Bareng Tulus, Banda Neira, dan Fiersa Besari Modal Rp100ribuan

Baca Selengkapnya
Ragam Triple Crown di Jepang, Beragam Cara Menuju Kejayaan Ragam Triple Crown di Jepang, Beragam Cara Menuju Kejayaan

Ragam Triple Crown di Jepang, Beragam Cara Menuju Kejayaan

Menawarkan bonus hingga ratusan juta Yen, Jepang ternyata memiliki banyak rangkaian Triple Crown di luar jalur Klasik. Kejuaraan turf, dirt, hingga regional, semua punya jalur Triple Crown.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Tulus, Banda Neira, dan Fiersa Besari Akan Ramaikan Desa Cowboy di Padang Tulus, Banda Neira, dan Fiersa Besari Akan Ramaikan Desa Cowboy di Padang

Tulus, Banda Neira, dan Fiersa Besari Akan Ramaikan Desa Cowboy di Padang

SARGA Festival bakal mampir ke Padang pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Tulus, Banda Neira, dan Fiersa Besari bakal meremaikan Desa Cowboy.

Baca Selengkapnya
Menolak Tua! Joki Legendaris Yutaka Take Cetak Kemenangan ke-5.000 dalam Kariernya Menolak Tua! Joki Legendaris Yutaka Take Cetak Kemenangan ke-5.000 dalam Kariernya

Menolak Tua! Joki Legendaris Yutaka Take Cetak Kemenangan ke-5.000 dalam Kariernya

Tembus 5.000 kemenangan sepanjang karier! Yutaka Take (57) kembali cetak sejarah baru di dunia pacuan kuda pada 12 Juli 2026.

Baca Selengkapnya
Sprint Penentu Antar Red Sparta Raih Kemenangan di Race 9 Sprint Penentu Antar Red Sparta Raih Kemenangan di Race 9

Sprint Penentu Antar Red Sparta Raih Kemenangan di Race 9

Red Sparta keluar sebagai pemenang Race 9 IHR Piala Paku Alam 2026 kelas 2 Tahun Pemula A/B 1.200 meter setelah membalikkan keadaan di lintasan lurus.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Juara Breeders' Cup Classic 2014, Bayern, Tutup Usia di Korea Selatan pada Umur 15 Tahun Juara Breeders' Cup Classic 2014, Bayern, Tutup Usia di Korea Selatan pada Umur 15 Tahun

Juara Breeders' Cup Classic 2014, Bayern, Tutup Usia di Korea Selatan pada Umur 15 Tahun

Juara Breeders' Cup Classic 2014, Bayern, mati di usia 15 tahun di Korea Selatan. Berikut perjalanan karier dan warisan gemilang sang stallion asli AS itu.

Baca Selengkapnya
Menuju Panggung Asia, Tim Equestrian Indonesia Siap Tempur di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Menuju Panggung Asia, Tim Equestrian Indonesia Siap Tempur di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Menuju Panggung Asia, Tim Equestrian Indonesia Siap Tempur di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tim Equestrian Indonesia siap berlaga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Komisi Equestrian PORDASI telah menunjuk nama yang mengisi skuad untuk disiplin Jumping, Dressage, dan Eventing.

Baca Selengkapnya
Harapan King Halim Stable di Pundak Aurora, Joki Kilat Siap Tancap Gas Harapan King Halim Stable di Pundak Aurora, Joki Kilat Siap Tancap Gas

Harapan King Halim Stable di Pundak Aurora, Joki Kilat Siap Tancap Gas

Gantikan Maxi yang cedera, Jemmy Runtu optimis bawa Aurora of Khalim berjaya di final Indonesia Derby 2026 setelah lolos meyakinkan dari babak penyisihan.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Indonesia Derby 2026, Waktunya Eclipse Bersinar Lewat Kana dan Nara? Indonesia Derby 2026, Waktunya Eclipse Bersinar Lewat Kana dan Nara?

Indonesia Derby 2026, Waktunya Eclipse Bersinar Lewat Kana dan Nara?

Kana dan Nara tampil apik dan finis meyakinkan di babak penyisihan Indonesia Derby 2026.

Baca Selengkapnya
Warisi Sifat Eksentrik Sang Ayah, Anak Gold Ship Ditarik dari Balapan Usai Mengamuk di Hanshin Racecourse Warisi Sifat Eksentrik Sang Ayah, Anak Gold Ship Ditarik dari Balapan Usai Mengamuk di Hanshin Racecourse

Warisi Sifat Eksentrik Sang Ayah, Anak Gold Ship Ditarik dari Balapan Usai Mengamuk di Hanshin Racecourse

Mengamuk di gerbang start Hanshin Racecourse, putri Gold Ship, Jajamine, batal balapan demi keselamatan.

Baca Selengkapnya
Tak Diperhitungkan, Sunpower Nagari Siap Jadi Kejutan di Indonesia Derby 2026 Tak Diperhitungkan, Sunpower Nagari Siap Jadi Kejutan di Indonesia Derby 2026

Tak Diperhitungkan, Sunpower Nagari Siap Jadi Kejutan di Indonesia Derby 2026

Datang ke Pangandaran, tak banyak harapan bagi Sunpower Nagari untuk bersinar. Namun, di babak penyisihan dia tampil dominan di garis depan hampir di sepanjang 2.000 meter dan menjadi runner-up, untuk amankan posisi di babak final.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Tembus Rp435 Miliar! Dinasti Kitasan Black & Equinox Guncang Hari Pertama JRHA Select Sale Tembus Rp435 Miliar! Dinasti Kitasan Black & Equinox Guncang Hari Pertama JRHA Select Sale

Tembus Rp435 Miliar! Dinasti Kitasan Black & Equinox Guncang Hari Pertama JRHA Select Sale

Duet pejantan Kitasan Black & Equinox kuasai hari pembuka lelang JRHA Select Sale di Jepang, mencatatkan penjualan fantastis hingga lebih dari ¥4,2 miliar atau setara Rp455 miliar.

Baca Selengkapnya
Mengejar Threepeat: James McDonald Puncaki Klasemen Sementara Longines World's Best Jockey 2026 Mengejar Threepeat: James McDonald Puncaki Klasemen Sementara Longines World's Best Jockey 2026

Mengejar Threepeat: James McDonald Puncaki Klasemen Sementara Longines World's Best Jockey 2026

James McDonald pimpin klasemen Longines World's Best Jockey 2026. Bersama Romantic Warrior, ia mengejar rekor threepeat historis dibayangi ketat Ryan Moore.

Baca Selengkapnya
Ombudsman Samai Rating Ka Ying Rising di Puncak, Magnitude Terus Menanjak Walau Masih Dibayangi Nysos Ombudsman Samai Rating Ka Ying Rising di Puncak, Magnitude Terus Menanjak Walau Masih Dibayangi Nysos

Ombudsman Samai Rating Ka Ying Rising di Puncak, Magnitude Terus Menanjak Walau Masih Dibayangi Nysos

Kemenangan telak Ombudsman di Prince of Wales's Stakes (G1) di Royal Ascot, 17 Juni lalu langsung mengkatrol posisi kuda asal Irlandia itu setara Ka Ying Rising di puncak.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
SARGA.CO Perkenalkan 'Off the Game', Media Baru dengan Fokus Kultur Olahraga SARGA.CO Perkenalkan 'Off the Game', Media Baru dengan Fokus Kultur Olahraga

SARGA.CO Perkenalkan 'Off the Game', Media Baru dengan Fokus Kultur Olahraga

Off the Game akan fokus dengan kultur olahraga ketimbang serba-serbi pertandingannya itu sendiri.

Baca Selengkapnya
Daftar Cadangan Indonesia Derby 2026, Bagaimana Cara Kerjanya? Daftar Cadangan Indonesia Derby 2026, Bagaimana Cara Kerjanya?

Daftar Cadangan Indonesia Derby 2026, Bagaimana Cara Kerjanya?

Usai babak penyisihan Indonesia Derby 2026 nama seperti Saga Serumpun, P. Kenangan Borneo, Al Baar GDM, Fresia the Lady, Vegas Eclipse, dan Mandoge masuk dalam daftar cadangan, apakah mereka masih mungkin lari di pacuan utama?

Baca Selengkapnya
Akhir Perjalanan Sweet William: Kuda ‘Stayer’ Paling Dicintai di Inggris Resmi Pensiun Akhir Perjalanan Sweet William: Kuda ‘Stayer’ Paling Dicintai di Inggris Resmi Pensiun

Akhir Perjalanan Sweet William: Kuda ‘Stayer’ Paling Dicintai di Inggris Resmi Pensiun

Sweet William, kuda peraih dua gelar Doncaster Cup resmi menyudahi kariernya setelah 24 laga fantastis. Keputusan berat ini diambil seterlah cedera sendinya tak kunjung membaik.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari
Tuah Pelatih Baru dan Tambah Joki, Blue Blood Stable Bawa 5 Kuda Kontingen Papua Selatan Tembus Final Indonesia Derby 2026 Tuah Pelatih Baru dan Tambah Joki, Blue Blood Stable Bawa 5 Kuda Kontingen Papua Selatan Tembus Final Indonesia Derby 2026

Tuah Pelatih Baru dan Tambah Joki, Blue Blood Stable Bawa 5 Kuda Kontingen Papua Selatan Tembus Final Indonesia Derby 2026

Blue Blood Stable menunjuk Rully Soleran sebagai pelatih tetap mereka dan merekrut Joki Rusman Tio. Keduanya langsung membawa hasil positif di babak penyisiahan Indonesia Derby 2026.

Baca Selengkapnya
Skibidi Rizz Kuda yang Viral dari Budaya Internet, Mulai Cetak Prestasi Skibidi Rizz Kuda yang Viral dari Budaya Internet, Mulai Cetak Prestasi

Skibidi Rizz Kuda yang Viral dari Budaya Internet, Mulai Cetak Prestasi

Skibidi Rizz, kuda balap bernama viral yang terinspirasi slang Generasi Alpha, meraih kemenangan keduanya di Ohio dan kembali menjadi perbincangan di media sosial.

Baca Selengkapnya

"Last Dance" Romantic Spartan di Lintasan Indonesia Derby

Dari Indonesia Derby 2025 Romantic Spartan mengguncang pacuan kuda nasional. Di Indonesia Derby 2026, dia berencana menutup rangkaian cerita indahnya di lintasan pacu.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Kuda Sulut Buktikan Ketangguhan di 2.000 Meter! Sempat Tercecer, Zilong Rimboka Bangkit Curi Podium Utama dari Monochrome! Kuda Sulut Buktikan Ketangguhan di 2.000 Meter! Sempat Tercecer, Zilong Rimboka Bangkit Curi Podium Utama dari Monochrome!

Kuda Sulut Buktikan Ketangguhan di 2.000 Meter! Sempat Tercecer, Zilong Rimboka Bangkit Curi Podium Utama dari Monochrome!

Balapan Heat 1 Penyisihan Indonesia Derby 2026 di Legok Jawa penuh intrik taktis! Sempat didominasi Aurora of Khalim dan digoyang aksi saling salip Monochrome serta King Asva, Zilong Rimboka merebut kemenangan dramatis lewat manuver inside lane yang brilian. Simak ulasan lengkapnya di sini!

Baca Selengkapnya
Kejutan di Legok Jawa: Saga Serumpun Habis Napas, Suntora Berjaya Amankan Podium Juara Kejutan di Legok Jawa: Saga Serumpun Habis Napas, Suntora Berjaya Amankan Podium Juara

Kejutan di Legok Jawa: Saga Serumpun Habis Napas, Suntora Berjaya Amankan Podium Juara

Hasil tak terduga di Kelas Derby 3 Tahun Legok Jawa: Sang jawara, Saga Serumpun, kehabisan stamina dan terlempar ke posisi cadangan saat Suntora Berjaya melesat amankan podium.

Baca Selengkapnya
KPBI Cetak Bibit Atlet Baru, Training Camp Horseback Archery 2026 Diikuti Peserta dari Indonesia dan Malaysia KPBI Cetak Bibit Atlet Baru, Training Camp Horseback Archery 2026 Diikuti Peserta dari Indonesia dan Malaysia

KPBI Cetak Bibit Atlet Baru, Training Camp Horseback Archery 2026 Diikuti Peserta dari Indonesia dan Malaysia

KPBI menggelar Training Camp Horseback Archery 2026 di Klaten bersama Jhonsto Stable. Pelatihan bersertifikat PORDASI diikuti peserta dari Indonesia dan Malaysia.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Amerika Bakal Punya Pacuan Kuda Sistem Liga, Debut Februari 2027 Amerika Bakal Punya Pacuan Kuda Sistem Liga, Debut Februari 2027

Amerika Bakal Punya Pacuan Kuda Sistem Liga, Debut Februari 2027

Pacuan kuda Amerika memasuki era baru lewat Horse Racing League. Kompetisi berbasis liga ini menghadirkan 10 tim, sistem draft, dan total hadiah lebih dari US$10 juta.

Baca Selengkapnya