SARGA.CO- Kana Eclipse batal turun ke gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (10 Mei 2026), dalam lanjutan Indonesia’s Horse Racing (IHR) Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026.
Kana mengalami insiden tabrakan saat latihan yang membuatnya harus istirahat dan memulihkan kondisi terlebih dahulu.
Joki Meikel Soleran, partner Kana memastikan hali ini. “Iya absen dulu, biar sembuh dulu dari insiden tabrakan kemarin,” terang Meikel menjawab pertanyaan Sarga, di sela persiapan lomba.
Pelatih Eclipse, Rully Soleran, juga membenarkan hal itu, Kamis (7 Mei 2026) saat menjawab pertanyaan Sarga.
Rully menjelaskan kejadian nahas tersebut terjadi pada sesi latihan Selasa (5 Mei 2026) pagi, hitungan jam sebelum drawing lomba.
“Kana cuman [sedang] kenter saja (lari ringan-red.). Tiba-tiba ada kuda dari arah berlawanan langsung masuk ke dalam,” terang Rully.
Buntut dari kejadian itu Kana langsung mendapat perawatan dan namanya batal didaftarkan untuk turun pacuan.
Cedera yang dialami Kana akibat insiden itu membuatnya harus beristirahat cukup panjang.
Menurut Rully, perlu waktu istirahat sekitar 1 bulan untuk masa pemulihan. Dia akan mengupayakan kondisi Kana cukup fit untuk Indonesia Derby, Juli mendatang.
Hal yang sama juga dikatakan oleh Joki Meikel.“Kana istirahat persiapan Untuk Kejurnas Seri 1,” terang Meikel dalam pesan singkat.
Kana Eclipse yang tampil impresif saat Triple Crown Serie 1, awal April lalu, finis di urutan ke-2. Memimpin rombongan hampir di sepanjang lomba, Kana harus mengakui keunggulan Maxi of Khalim di beberapa meter jelang finis.
Di IHR Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026, gantian Nara Eclipse yang akan menantang Maxi of Khalim.
“Memang Nara yang dipersiapkan untuk Triple Crown Serie 2,” terangnya.
Dia mengatakan kemenangan Nara Eclipse di Jateng Derby 2026 jarak 1.600 m jadi salah satu alasannya. Di perlombaan itu bahkan Nara juga unggul dari Maxi.
Sementara itu Joki Meikel mengatakan, rencana sekarang, Nara Eclipse yang akan lanjut sampai Indonesia Derby, Juli 2026 mendatang.
Rully menambahkan kalau persiapan Kana Elipse di Tegalwaton, sebenarnya untuk bertarung di kelas Remaja 3 tahun, jarak 1.400 m.
Melihat jaraknya yang merupakan perlombaan sprint, kana memang memiliki rangkaian prestasi baik untuk lari jarak pendek itu.
Install SARGA.CO News
sarga.co