SARGA.CO- Golden Tempo mengukir dongengnya sendiri, dengan menjuarai Kentucky Derby 2026. Datang sebagai non-unggulan dengan odds 23-1, dia bukan nama yang dijagokan.
Namun, Golden Tempo yang senantiasa menjaga ritme berpacu, melesat di tikungan terakhir dan mencuri kemenangan dari Renegade yang diunggulkan. Dia finis dengan catatan waktu 2 menit 2,27 detik.
Tidak hanya mengalahkan angka dari rumah judi, dia juga benar-benar menyalip 17 kuda lain dalam hitungan detik terakhir jelang garis finis,
Drama sebelum laga dimuai sudah terjadi. Balapan yang asalnya diikuti 20 ekor kuda ini akhirnya hanya menjadi pacuan bagi 18 ekor. The Puma dan Great White, keduanya cukup unggulan, gagal turun lintasan akibat cedera.
Balapan sejauh 1 1/4 mil (2.000 m) di Churchill Downs awalnya bukan milik Golden Tempo. Para kuda terdepan, seperti Six Speed, Danon Bourbon, dan So Happy menjaga tempo awal yang cukup tinggi.
Golden Tempo sempat menempati posisi paling belakang dari 18 kuda peserta. Untuk sebagian besar lomba, ia nyaris tak terlihat dalam perebutan posisi depan.
Namun, memasuki tikungan terakhir, narasi mulai berubah. Dengan jalur luar dan momentum yang terus meningkat, Golden Tempo melesat.
Dia melewati satu per satu kuda. Mengekor Renegade (pelana 1) yang merangsek dari posisi 15, total 16 ekor kuda dilewati Golden Tempo (pelana 19).
Di beberapa meter garis akhir, Renegade dan Golden Tempo beradu tenaga. Persaingan sengit keduanya berakhir dengan Golden Tempo unggul tipis, sekitar setengah leher kuda.
Di balik kemenangan Golden Tempo, ada nama yang tak kalah penting: Cherie DeVaux. Ia mencatat sejarah sebagai pelatih perempuan pertama yang memenangkan Kentucky Derby—balapan paling prestisius di Amerika Serikat.
Pencapaian ini menjadi tonggak besar dalam olahraga yang selama puluhan tahun didominasi laki-laki. Sebelum DeVaux, belum pernah ada perempuan yang berhasil membawa kudanya menjuarai Derby, meski beberapa sudah mendekati.
kata DeVaux dalam wawancara usai lomba, yang menjadikannya perempuan kedua yang memenangkan balapan Triple Crown, setelah Jena Antonucci di Belmont Stakes 2023.
Joki Jose Ortiz juga mencatat prestasi pribadi tersendiri. Ini adalah kemenangan pertamanya di Kentucky Derby setelah 11 kali percobaan.
Menariknya, Ortiz juga memenangkan Kentucky Oaks 2026 sehari sebelumnya bersama Always a Runner. Ia menjadi satu dari sembilan joki yang berhasil mencetak double Oaks–Derby dalam 152 kali penyelenggaraannya.
Joki Jose Ortis, usai menang di Kentucky Derby 2026. Di garis akhir dia bersaing ketat dengan kakaknya, Irad Ortiz Jr. yang menunggang Renegade.
Install SARGA.CO News
sarga.co