SARGA.CO- Keputusan berat harus diambil San Marino Stable dengan batal menurunkan Romantic Spartan di Indonesia’s Horse Racing (IHR) Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026, di Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Semarang, Jawa Tengah (Jateng).
Romantic Spartan akan istirahat dalam pacuan skala nasional ketiga tahun ini setelah ada masalah dengan kukunya. Pelatih Tuan Amris menjelaskan kalau ada risiko cedera akibat kuku kaki kiri Romantic.
“Masalah kukunya, jadi kurang percaya diri, karena sebenarnya pendek kuku kanan dan kirinya, tapi yang kiri lebih pendek,” terang Amris saat Sarga hubungi, Kamis (7 Mei 2026)
Lebih lanjut Amris menjelaskan kalau masalah kuku kaki itu berpengaruh pada tulang navicular, karena tumit yang terlalu rendah.
Mulanya, dia merasa ada yang janggal dengan lari Romantic saat kenter —lari ringan dalam latihan. Dia dan tim dari stable bergerak cepat dengan membawa Romantic ke dokter ahli.
tambah Amris soal penangan yang mereka lakukan.
Alas karet tersebut berguna untuk menyeimbangkan langkah agar injakan kuda menjadi datar. Dengan kondisi salah satu kuku yang lebih panjang, bisa menyebabkan langkah yang condong membeban ke belakang. Itu bisa berbahaya ke tulang navicular.
“Jadi pincang bukan karena kuku, tapi navicular terdesak. Karena dia kalau dia jalan baik-bai saja, kalau latihan baru pincang,” tegas Amris.
Dia menambahkan kalau masalah ini bukan masalah berat dan lari pincang Romantic kemarin juga tergolong ringan. “Kalau istilah orang kuda, ‘ngerasa’ keliahata gak enak jalannya, kaku,” tambah dia tentang kondisi Romantic kemarin.
Berita baiknya sejak penggunaan alas karet di tapal, kuku kanan dan kiri Romatic sudah sama panjang. Dari video yang dikirimkan Tuan Amris kepada Sarga, terlihat Romantic sudah melakukan Trot —lari keci berirama, tanpa terlihat ada gangguan, pada Rabu (6 Mei 2026) sore.
“Kalau sekarang sudah normal, setelah tiga hari latihan dari Selasa kemarin,” tutur dia.
Berita baiknya lagi menurut dokter ahli, proses pemulihan akan memakan waktu sekitar 3 minggu. Ini berarti Romantic Spartan akan dapat segera kembali lagi turun ke arena pacu.
“Insyaallah kita akan lari lagi di Bantul tgl 14 Juni 2026,” ujar Amris mengeker Piala Raja Paku Alam Cup, untuk Romantic Spartan kembali berpacu.
Kuda betina asal Padang Panjang adalah jagoan lintasan jarak menengah. Di Sumatra Barat namanya kian harum dengan menjuarai Kelas Pemula A/B pada Wali Kota Bukittinggi Cup (Juli 2024) dan Sawahlunto Derby (Desember 2024) di Kelas 3 Tahun 1.500 meter.
Lanjut tahun 2025, Romantic Spartan makin matang dan berpengalaman. Ia menjuarai Derby Wali Kota Payakumbuh Cup (Februari 2025) di Kelas Derby Div. I 1.600 meter, kemudian mempertegas dominasinya di Wisata Derby Bukittinggi Agam (Mei 2025) lewat kemenangan di Kelas Derby 1.700 meter.
Di IHR: Indonesia Derby 2025, Romantic Spartan menunjukkan daya tahan luar biasa dengan finis di posisi ketiga pada Kelas 3 Tahun Derby 2.000 meter.
Romantic Spartan juga menjadi juara di IHR Cup II 2025 di Kubu Gadang, Payakumbuh, untuk Kelas 4 Tahun A/B 1.600 meter dan Pacu Kuda Gubernur Cup III Alek Anak Nagari Pabasko 2025, kelas 4 Tahun Terbuka 1.600 Meter.
Di tahun 2026, dalam 2 pacuan sebelumnya dia juga selalu turun di Kelas Terbuka 2.000 M dan setia naik podium peringkat 2 dan 3.
Install SARGA.CO News
sarga.co