SARGA.CO- Triple Crown 2026 tak terprediksi. Belum ada kuda atau bahkan stable yang benar-benar dominan dari dua seri race Kelas Derby 3 tahun itu.
Dari 18 ekor kuda yang sudah turun selama dua seri, tak ada kuda yang naik podium dua kali. Bahkan, hanya Eclipse Stable yang berhasil naik podium 2 dan 3 dari dua seri awal ini.
Di Triple Crown Serie 1, jarak 1.200 meter, Kana Eclipse memimpin rombongan, sebelum disalip Maxi of Khalim, hitungan belasan meter dari garis akhir, dan puas dengan podium 2.
Di Triple Crown Serie 2, jarak 1.600 meter, Eclipse mendaftarakan Nara, sebagai penantang jarak menengah. Kana Eclipse yang cedera h-5 lomba, tak bisa kembali turun. Namun, Nara berhasil membuktikan Eclipse adalah Stable unggulan. Di Tegalwaton, dia mengunci podium 3.
Di sekitar 100 meter terakhir Nara Eclipse meledak. Dia menyalip Maxi of Khalim dari sisi luar, Saga Serumpun dan King Asva target berkutnya, namun tak terkejar akhirnya.
Perwakilan manajerial Eclipse Stabel, Kristandi, mengatakan kalau tetap bangga dengan Nara apalagi di race sempat terjebak di posisi yang tak menguntungkan.
ujar Kris kepada Sarga, Selasa, 13 Mei 2026.
Para 'Anak Gerhana Merah Kuning' (kuda Eclipse merujuk ke asal-muasal dan warna stable), total mengumpulkan lima piala pada IHR Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026.
Selain Nara, ada Milana (podium 1 Pemula C/D), Paco (podium 1 Pemula A/B), Kamaka (podium 2 Kelas B), dan Cello (podium 2 Perdana C/D), yang mempersembahkan piala untuk Eclipse.
Meski cukup banyak, capaian ini kurang ideal mengingat Eclipse biasanya menjadi terdepan jika bertarung di Tegalwaton, Kabupaten Semarang, yang merupakan kandang mereka.
Kris yang mewakili Eclipse menjelaskan kalau mereka tak turun dengan kekuatan penuh pada race Mei 2026 itu. Eclipse, menurut dia, lebih fokus mempersiapkan diri untuk Indonesia Derby 2026.
"Jadi secara amunisi lebih banyak yang pacuan lalu, Jateng Derby. Karena kita melihat situasi kuda dan kondisi kuda, juga kita akan atur strategi karena kita fokusnya bukan ke Triple Crown Serie 2, tapi ke Indonesia Derby di bulan Juli, di Pangandaran," tutur Kris.
Meski tak maksimal, Eclipse masih bisa berbangga karena kuda-kuda perdana dan pemula mereka naik podium semua. Secara khusus untuk Milana dan Paco yang juara 1. Jangan lupa juga, Eclipse masih punya Kana Eclipse yang masih beristirahat setelah cedera, namun bisa jadi kejutan berikutnya di Indonesia Derby.
Install SARGA.CO News
sarga.co