test

Better experience in portrait mode.
Lovcen run di Satsuki Sho (G1) 2026

Selangkah Lagi Menuju Triple Crown Jepang, Seberapa Besar Peluang Lovcen Menjuarai Kikuka Sho?

SARGA.CO - Dua kemenangan di ajang Classic telah dikantongi Lovcen. Kini, hanya satu balapan lagi yang memisahkannya dari pencapaian paling bergengsi bagi seekor kuda pacu berusia tiga tahun di Jepang: Japanese Triple Crown.

Setelah menjadi yang tercepat di Satsuki Sho (G1) sejauh 2.000 meter dan yang paling beruntung di Tokyo Yushun atau Japanese Derby (G1) sejauh 2.400 meter, Lovcen akan mengincar mahkota terakhir di Kikuka Sho (G1) yang digelar Oktober mendatang di Kyoto Racecourse.

Jika berhasil, Lovcen akan bergabung dengan daftar elite kuda yang mampu menyapu bersih tiga balapan Classic Jepang dalam satu musim, sebuah prestasi yang hanya mampu diraih segelintir legenda pacuan Negeri Sakura.

Meski demikian, jalan menuju sejarah masih panjang. Berbeda dengan dua balapan sebelumnya, Kikuka Sho merupakan ujian ketahanan sejauh 3.000 meter, jarak yang kerap menjadi penentu apakah seekor kuda benar-benar layak menyandang predikat juara Triple Crown.

Silsilah yang Menjanjikan untuk Balapan Jarak Jauh

Salah satu alasan mengapa banyak pengamat optimistis terhadap peluang Lovcen adalah faktor keturunannya.

Ayahnya, World Premier, merupakan pemenang Kikuka Sho sekaligus Tenno Sho (Spring), dua balapan paling bergengsi di Jepang untuk kategori jarak jauh. Di generasi sebelumnya, Lovcen juga mewarisi darah Deep Impact, legenda pacuan Jepang yang sukses menjuarai Japanese Triple Crown sebelum mendominasi sebagai pejantan.

Pengaruh stamina itu semakin kuat melalui garis keluarga Eropa. Dalam silsilahnya terdapat nama Acatenango dan Surumu, dua pejantan yang dikenal menghasilkan kuda-kuda dengan kemampuan bertahan di lintasan panjang. Sementara dari garis induk, Giant's Causeway juga dikenal mewariskan daya tahan dan konsistensi kepada keturunannya.

Netkeiba

Dengan kombinasi tersebut, banyak pihak menilai jarak 3.000 meter justru berpotensi menjadi keunggulan bagi Lovcen, bukan hambatan.

Sudah Membuktikan Diri di Dua Balapan Classic

Selain faktor pedigree alias keturunan, performa Lovcen sepanjang musim Classic juga menunjukkan kualitas yang sulit dipandang sebelah mata.

Di Satsuki Sho, ia tampil agresif sejak awal balapan dengan memimpin rombongan hingga garis finis dan mencatatkan rekor waktu baru. Sebaliknya, saat tampil di Japanese Derby, Lovcen menunjukkan sisi berbeda.

Memulai balapan dari gate luar dan sempat mengalami hambatan di awal perlombaan, ia tetap mampu menjaga ritme sebelum melancarkan akselerasi pada fase akhir untuk merebut kemenangan.

Lovcen di Satsuki Sho 2026

Kemampuan beradaptasi dengan berbagai skenario balapan menjadi salah satu kelebihan terbesar Lovcen. Ia tidak bergantung pada satu gaya berlari, melainkan mampu menyesuaikan taktik dengan situasi di lintasan. 

Fleksibilitas seperti inilah yang diperkirakan akan sangat berharga dalam Kikuka Sho, balapan yang kerap menghadirkan tempo dan dinamika berbeda dibanding dua Classic sebelumnya.

Kikuka Sho Selalu Menjadi Ujian Terberat

Meski telah memenangkan dua balapan pertama, belum banyak yang berani menyebut Lovcen hampir pasti meraih Triple Crown.

Kikuka Sho selama ini dikenal sebagai balapan yang sangat menguji stamina, kesabaran, kemampuan membaca jalannya perlombaan, hingga kecermatan dalam mengambil keputusan sepanjang 3.000 meter.

Dalam balapan sejauh ini, peran joki sering kali menjadi faktor penentu. Karena itu, sorotan juga akan tertuju kepada Kohei Matsuyama, yang sejak awal mendampingi Lovcen sepanjang kampanye Classic musim ini.

Apabila berhasil membawa Lovcen menyapu bersih tiga balapan Classic, Matsuyama akan kembali menorehkan pencapaian istimewa dalam kariernya setelah sebelumnya juga sukses menaklukkan rangkaian Classic kategori filly dalam beberapa musim terakhir.

Netkeiba

Para Penantang Siap Menggagalkan Mimpi

Status sebagai favorit tidak berarti jalan Lovcen menuju Triple Crown akan mulus.

Beberapa rival telah menunjukkan perkembangan signifikan sejak musim semi dan diperkirakan menjadi ancaman serius di Kyoto.

Realize Sirius menjadi salah satu pesaing utama setelah beberapa kali memberikan tekanan kepada Lovcen sepanjang musim Classic dan memiliki kemampuan bertahan di lintasan panjang.

Sementara itu, Cavallerizzo dan Matenro Gale telah mengumpulkan pengalaman di balapan-balapan Classic dan dinilai berpeluang tampil lebih kompetitif ketika menghadapi jarak 3.000 meter.

Namun, ancaman terbesar mungkin datang dari Basse Terre. Dalam Japanese Derby, putra Kitasan Black itu tampil impresif dengan melakukan sprint panjang dari barisan belakang sebelum terus melaju kuat bahkan setelah melewati garis finis. Seperti banyak keturunan Kitasan Black lainnya, Basse Terre juga diperkirakan akan mengalami perkembangan pesat setelah memasuki musim panas.

Persaingan semakin menarik karena kehadiran Christophe Lemaire. Joki asal Prancis itu tentu ingin membalas kegagalannya di Derby setelah kalah tipis bersama Peintre Naif. Rekornya pun berbicara sendiri, yakni menjuarai tiga edisi terakhir Kikuka Sho. Siapa pun kuda yang nantinya ia tunggangi, pengalaman dan rekam jejak Lemaire membuatnya layak diperhitungkan sebagai ancaman terbesar bagi Lovcen.

Kesempatan Langka untuk Mencetak Sejarah

Kesempatan merebut Japanese Triple Crown tidak datang setiap tahun. Sejarah menunjukkan banyak kuda yang mampu mendominasi dua balapan Classic pertama, tetapi akhirnya gagal menaklukkan Kikuka Sho karena kerasnya ujian di lintasan sepanjang 3.000 meter.

Meski demikian, Lovcen tampaknya memiliki hampir seluruh modal yang dibutuhkan. Pedigree yang sarat darah kuda jarak jauh, kemampuan beradaptasi dengan berbagai gaya balap, serta performa konsisten sepanjang musim menjadikannya pemimpin generasinya saat ini.

Kini, satu pertanyaan besar tinggal menunggu jawaban pada Oktober nanti. Jika mampu menjaga kondisi fisik dan terus berkembang hingga musim gugur, Lovcen berpeluang mengukir namanya sebagai peraih Japanese Triple Crown berikutnya.

Sponsored Ad
Selangkah Lagi Menuju Triple Crown Jepang, Seberapa Besar Peluang Lovcen Menjuarai Kikuka Sho? Selangkah Lagi Menuju Triple Crown Jepang, Seberapa Besar Peluang Lovcen Menjuarai Kikuka Sho?

Selangkah Lagi Menuju Triple Crown Jepang, Seberapa Besar Peluang Lovcen Menjuarai Kikuka Sho?

Lovcen tinggal selangkah lagi meraih Japanese Triple Crown setelah memenangi Satsuki Sho dan Japanese Derby. Simak analisis peluangnya menghadapi ujian berat di Kikuka Sho sejauh 3.000 meter.

Baca Selengkapnya
Saga Serumpun Jadi Harapan Tunggal Sumbar di Indonesia Derby 2026 Saga Serumpun Jadi Harapan Tunggal Sumbar di Indonesia Derby 2026

Saga Serumpun Jadi Harapan Tunggal Sumbar di Indonesia Derby 2026

Sir Orbit dan Milea Guti mengalami cedera saat persiapan Indonesia Derby 2026 dan batal berangkat ke Pangadaran.

Baca Selengkapnya
Deteksi Dini Risiko Cedera, Sir Orbit Pilih Absen Indonesia Derby 2026 Deteksi Dini Risiko Cedera, Sir Orbit Pilih Absen Indonesia Derby 2026

Deteksi Dini Risiko Cedera, Sir Orbit Pilih Absen Indonesia Derby 2026

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari
Duel Sengit Mumun vs Artemis Berakhir dengan Revans di IHR Piala Paku Alam 2026 Duel Sengit Mumun vs Artemis Berakhir dengan Revans di IHR Piala Paku Alam 2026

Duel Sengit Mumun vs Artemis Berakhir dengan Revans di IHR Piala Paku Alam 2026

Mumun sukses membalas kekalahan dari Artemis setelah memenangi duel sengit di Race 7 IHR Piala Paku Alam 2026 kelas E 1.200 meter. Simak momen-momen terbaiknya dalam galeri foto.

Baca Selengkapnya
PoV: Menyaksikan Naga Sembilan vs Triple SS dari Balik Kemudi Joki PoV: Menyaksikan Naga Sembilan vs Triple SS dari Balik Kemudi Joki

PoV: Menyaksikan Naga Sembilan vs Triple SS dari Balik Kemudi Joki

Duel Naga Sembilan dan Triple SS di IHR Piala Paku Alam 2026 berjalan ketat dari start sampai finis, bagaimana rasanya menonton keseruannya dari atas pelana?

Baca Selengkapnya
P. Sapu Jagat Tak Terbendung di Kelas C Sprint 1.100 Meter P. Sapu Jagat Tak Terbendung di Kelas C Sprint 1.100 Meter

P. Sapu Jagat Tak Terbendung di Kelas C Sprint 1.100 Meter

P. Sapu Jagat menaklukkan tantangan start dari gate terluar untuk menjuarai Race 6 IHR Piala Paku Alam 2026 kelas C Sprint 1.100 meter. Simak momen-momen terbaiknya dalam galeri foto.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Jantar Mantar Pensiun, Sang Raja Mile Jepang Akhiri Karier sebagai Legenda Jantar Mantar Pensiun, Sang Raja Mile Jepang Akhiri Karier sebagai Legenda

Jantar Mantar Pensiun, Sang Raja Mile Jepang Akhiri Karier sebagai Legenda

Jantar Mantar resmi pensiun dari dunia pacuan setelah menjadi kuda pertama yang menyapu empat G1 mile JRA. Kini sang juara akan menjadi pejantan di Shadai.

Baca Selengkapnya
Setengah Jam Penuh Drama dari Balas Dendam Dramatis Dominator di Jateng Derby 2026 Setengah Jam Penuh Drama dari Balas Dendam Dramatis Dominator di Jateng Derby 2026

Setengah Jam Penuh Drama dari Balas Dendam Dramatis Dominator di Jateng Derby 2026

Kemenangan Dominator di Jateng Derby 2026 penuh dengan drama, mulai dari revans sampai dengan ganti joki di menit-menit akhir.

Baca Selengkapnya
Trainer Merapat! Roadmap Juli Uma Musume Dipenuhi Karakter Baru dan Event Gratis Trainer Merapat! Roadmap Juli Uma Musume Dipenuhi Karakter Baru dan Event Gratis

Trainer Merapat! Roadmap Juli Uma Musume Dipenuhi Karakter Baru dan Event Gratis

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Alexandra Aesthetic Menangi Duel Empat Kuda di Lintasan Lurus Terakhir Alexandra Aesthetic Menangi Duel Empat Kuda di Lintasan Lurus Terakhir

Alexandra Aesthetic Menangi Duel Empat Kuda di Lintasan Lurus Terakhir

Galeri foto kemenangan Alexandra Aesthetic setelah duel sengit melawan Al Fatih Berjaya, Black Gold Bullion, dan Leandro. Simak momen penentu hingga garis finis.

Baca Selengkapnya
Maxi of Khalim Absen di Indonesia Derby 2026 Maxi of Khalim Absen di Indonesia Derby 2026

Maxi of Khalim Absen di Indonesia Derby 2026

Joki Jemmy Runtu menjelaskan rekan berpacunya itu mengalami masalah kaki sehari sebelum keberangkatan yang membuat King Halim Stable, berangkat ke Pangandaran tanpa Maxi.

Baca Selengkapnya
Mengenal Senior Triple Crown Jepang, Mahkota Bergengsi yang Lebih Sulit dari Triple Crown Klasik Mengenal Senior Triple Crown Jepang, Mahkota Bergengsi yang Lebih Sulit dari Triple Crown Klasik

Mengenal Senior Triple Crown Jepang, Mahkota Bergengsi yang Lebih Sulit dari Triple Crown Klasik

Selain Triple Crown klasik, Jepang memiliki Autumn dan Spring Senior Triple Crown untuk kuda senior. Salah satunya bahkan belum pernah dimenangkan hingga kini.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Mikki Fight Jadi Juara Bertahan Teio Sho 2026, Jagoan Baru Kuda Dirt Jepang Mikki Fight Jadi Juara Bertahan Teio Sho 2026, Jagoan Baru Kuda Dirt Jepang

Mikki Fight Jadi Juara Bertahan Teio Sho 2026, Jagoan Baru Kuda Dirt Jepang

Kemenangan ini menjadi penyejuk setelah tahun lalu kalah dari Forever Young di Japan Dirt Classic serta mengakui keunggulan Diktaean pada Tokyo Daishoten.

Baca Selengkapnya
Anak Flightline Mulai Buktikan Kualitas, Flight Command Menang Telak pada Debut Perdana Anak Flightline Mulai Buktikan Kualitas, Flight Command Menang Telak pada Debut Perdana

Anak Flightline Mulai Buktikan Kualitas, Flight Command Menang Telak pada Debut Perdana

Flight Command menjadi pemenang pertama keturunan Flightline di Amerika Serikat setelah menang 10 panjang kuda pada debutnya di Aqueduct Racetrack.

Baca Selengkapnya
Titleholder, Kuda Bernama Juara yang Menulis Takdirnya Sendiri Titleholder, Kuda Bernama Juara yang Menulis Takdirnya Sendiri

Titleholder, Kuda Bernama Juara yang Menulis Takdirnya Sendiri

Titleholder resmi hadir di Uma Musume: Pretty Derby. Simak kisah kuda juara Jepang yang mengukir sejarah, dari Kikuka Sho hingga dijuluki Emperor of Hanshin.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Duel Hingga Garis Finis, Berkahsari Juarai Kelas Lokal DIY 1.000 Meter Duel Hingga Garis Finis, Berkahsari Juarai Kelas Lokal DIY 1.000 Meter

Duel Hingga Garis Finis, Berkahsari Juarai Kelas Lokal DIY 1.000 Meter

Galeri foto duel sengit Berkahsari dan Masih Rindu 99 di Kelas Lokal DIY 1.000 meter. Berkahsari mencuri keunggulan di tikungan terakhir sebelum memastikan kemenangan.

Baca Selengkapnya
Juara Japanese Dirt Double Crown Finger Bidik Debut Amerika Serikat di Pacific Classic Juara Japanese Dirt Double Crown Finger Bidik Debut Amerika Serikat di Pacific Classic

Juara Japanese Dirt Double Crown Finger Bidik Debut Amerika Serikat di Pacific Classic

Juara Japanese Dirt Double Crown 2026, Finger, dipastikan menjalani debut di Amerika Serikat dengan membidik Pacific Classic. Jika tampil impresif, ia berpeluang melanjutkan perjalanan ke Breeders' Cup Classic.

Baca Selengkapnya
PORDASI Bekali Dokter Hewan Muda, Perkuat SDM Veteriner Olahraga Berkuda Indonesia PORDASI Bekali Dokter Hewan Muda, Perkuat SDM Veteriner Olahraga Berkuda Indonesia

PORDASI Bekali Dokter Hewan Muda, Perkuat SDM Veteriner Olahraga Berkuda Indonesia

PORDASI menggelar Seminar & Workshop Dokter Hewan Pertandingan di Jakarta untuk membekali dokter hewan muda dan menyiapkan lebih banyak National Treating Veterinarian (NTV) guna mendukung perkembangan olahraga berkuda Indonesia.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Naga Sembilan, Arceus Nagari, Paco Eclipse yang Belum Terkalahkan di IHR 2026 Naga Sembilan, Arceus Nagari, Paco Eclipse yang Belum Terkalahkan di IHR 2026

Naga Sembilan, Arceus Nagari, Paco Eclipse yang Belum Terkalahkan di IHR 2026

Naga Sembilan selalu juara saat start di lomba Kelas Terbuka 2.000 meter, Arceus Nagari jadi jagoan baru Kelas C, dan Paco Eclipse konsisten jadi juara di Kelas Pemula.

Baca Selengkapnya
Bawa Pulang Piala Paku Alam, Naga Sembilan Masih Penasaran dengan Kuda-kuda King Halim Bawa Pulang Piala Paku Alam, Naga Sembilan Masih Penasaran dengan Kuda-kuda King Halim

Bawa Pulang Piala Paku Alam, Naga Sembilan Masih Penasaran dengan Kuda-kuda King Halim

Kemenangan Naga Sembilan di Piala Paku Alam didapat tanpa mengalahkan Princess Gavi yang juara Piala Mangkunegaran dan King Argentin sang Triple Crown, menyisakan rasa penasaran.

Baca Selengkapnya
Setengah Musim Pertama Blue Blood, Puas dengan 6 Piala, Kejar Juara Pertama Setengah Musim Pertama Blue Blood, Puas dengan 6 Piala, Kejar Juara Pertama

Setengah Musim Pertama Blue Blood, Puas dengan 6 Piala, Kejar Juara Pertama

Blue Blood Stable langsung mencuri perhatian pada musim debutnya di IHR 2026 dengan enam podium. Kini mereka memburu kemenangan perdana dan menyiapkan amunisi untuk Derby 2028.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Piala Walikota Malang 2026 Sukses Digelar, Lebih dari 600 Entri Tunjukkan Pesatnya Equestrian Jawa Timur Piala Walikota Malang 2026 Sukses Digelar, Lebih dari 600 Entri Tunjukkan Pesatnya Equestrian Jawa Timur

Piala Walikota Malang 2026 Sukses Digelar, Lebih dari 600 Entri Tunjukkan Pesatnya Equestrian Jawa Timur

Kejuaraan Berkuda Piala Walikota Malang 2026 sukses digelar dengan lebih dari 600 entri peserta. Ajang ini menegaskan pesatnya perkembangan equestrian di Jawa Timur sekaligus melahirkan juara dressage dan jumping terbaik.

Baca Selengkapnya
Magnitude Tak Terbendung di Stephen Foster Stakes 2026, Amankan Tiket ke Breeders' Cup Classic Magnitude Tak Terbendung di Stephen Foster Stakes 2026, Amankan Tiket ke Breeders' Cup Classic

Magnitude Tak Terbendung di Stephen Foster Stakes 2026, Amankan Tiket ke Breeders' Cup Classic

Hasil Stephen Foster Stakes 2026: Magnitude mengalahkan Sovereignty dan Baeza di Churchill Downs serta memastikan tiket ke Breeders' Cup Classic.

Baca Selengkapnya
Brandon Toa Juara AEF/MANTENA Cup CSI1* Jakarta 2026, Indonesia Tutup Kejuaraan dengan Emas dan Perunggu Brandon Toa Juara AEF/MANTENA Cup CSI1* Jakarta 2026, Indonesia Tutup Kejuaraan dengan Emas dan Perunggu

Brandon Toa Juara AEF/MANTENA Cup CSI1* Jakarta 2026, Indonesia Tutup Kejuaraan dengan Emas dan Perunggu

Brandon Toa menjuarai AEF/MANTENA Cup CSI1 Jakarta 2026. Indonesia menutup kejuaraan dengan emas dan perunggu, sementara Nathanael Menayang merebut Piala Gubernur DKI.*

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari Tambang
Road to Indonesia Derby 2026: Wakili Kontingen Papua Selatan, Blue Blood Siapkan 7 Ekor Kuda Road to Indonesia Derby 2026: Wakili Kontingen Papua Selatan, Blue Blood Siapkan 7 Ekor Kuda

Road to Indonesia Derby 2026: Wakili Kontingen Papua Selatan, Blue Blood Siapkan 7 Ekor Kuda

Blue Blood Stable punya ambisi untuk membirukan Indonesia Derby 2026, lewat aksi kuda-kuda andalan mereka; mulai dari Duke BB sampai 2 kuda baru mereka.

Baca Selengkapnya