SARGA.CO – Juara Japanese Dirt Double Crown 2026, Finger, bersiap menjalani tantangan terbesar dalam kariernya. Kuda berusia tiga tahun tersebut dipastikan akan memulai kampanye internasional dengan tampil di Amerika Serikat pada musim panas tahun ini.
Pelatih Hiroyasu Tanaka mengumumkan pada 25 Juni bahwa Finger akan diarahkan untuk tampil pada Pacific Classic (G1) yang akan digelar di Del Mar Racecourse, California, pada 22 Agustus mendatang. Balapan sejauh 2.000 meter itu akan menjadi debut internasional Finger sekaligus batu loncatan menuju ajang yang lebih bergengsi.
Apabila mampu menunjukkan performa sesuai harapan, Finger berpeluang melanjutkan kiprahnya di Amerika Serikat dengan mengikuti Breeders' Cup Classic (G1) di Keeneland Racecourse pada 31 Oktober.
ujar Tanaka, dikutip dari Nikkan Sports
Sepanjang musim 2026, Finger tampil nyaris tanpa cela di lintasan dirt Jepang. Putra pejantan Gun Runner tersebut membuka musim dengan menjuarai Haneda Hai, seri pembuka Triple Crown Dirt Jepang untuk kuda usia tiga tahun.
Performa impresif itu berlanjut ketika Finger tampil dominan dalam Tokyo Derby, sekaligus mengamankan gelar Japanese Dirt Double Crown dengan kemenangan meyakinkan.
Sejatinya, target berikutnya adalah Japan Dirt Classic (Jpn1) yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Oktober. Kemenangan pada balapan tersebut akan melengkapi raihan Japanese Dirt Triple Crown, pencapaian yang sangat bergengsi bagi kuda pacu usia tiga tahun di Jepang.
Namun, rencana ekspansi ke Amerika Serikat membuat peluang Finger tampil di Japan Dirt Classic menjadi tanda tanya. Dengan kecenderungan Finger berkompetisi di AS, persiapan Finger kembali ke Jepang tepat waktu untuk mengikuti seri penutup itu jadi tak ideal.
Alih-alih mengejar Triple Crown di dalam negeri, koneksi Finger memilih menguji kemampuan sang juara di salah satu balapan dirt paling prestisius di Amerika Utara.
Pacific Classic merupakan balapan G1 sejauh 2.000 meter yang rutin menghadirkan kuda-kuda terbaik di pantai barat Amerika Serikat. Ajang ini juga memiliki sejarah panjang melahirkan penampilan ikonik, salah satunya kemenangan fenomenal Flightline pada edisi 2022 dengan selisih 19¼ panjang, yang hingga kini dikenang sebagai salah satu performa paling dominan dalam sejarah balapan Amerika modern.
Apabila mampu bersaing di Pacific Classic, Finger tidak hanya akan mengukuhkan dirinya sebagai kuda dirt kelas dunia, tetapi juga memperbesar peluang untuk tampil di Breeders' Cup Classic, salah satu balapan dirt paling bergengsi sekaligus dengan total hadiah terbesar di dunia.
Saat ini Finger tengah menikmati masa istirahat singkat di Tomorrow Farm, Prefektur Tochigi, sebelum memulai persiapan menuju AS.
Keputusan membawa Finger ke AS juga mencerminkan meningkatnya kepercayaan diri kuda-kuda dari Negeri Matahari Terbit terhadap kualitas mereka di level internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, kuda-kuda asal Jepang sukses menjadi penantang serius, bahkan keluar sebagai pemenang, di sejumlah balapan elite dunia seperti Saudi Cup, Dubai World Cup, hingga Breeders' Cup Classic.
Kini, Finger berpeluang menjadi nama berikutnya yang melanjutkan kiprah gemilang kuda-kuda Jepang di panggung balap internasional.
Install SARGA.CO News
sarga.co