test

Better experience in portrait mode.
Yukino Bijin di QUEEN ELIZABETH 2 COMMEMORATIVE CUP (G1)

Yukino Bijin, Kuda Cantik yang Dicintai Melampaui Kemenangan hingga Diabadikan di Uma Musume

SARGA.CO – Tidak semua kuda pacu dikenang karena koleksi gelar G1 atau kemenangan di balapan terbesar. Sebagian justru hidup dalam ingatan para penggemar berkat pesona dan kisah perjuangannya. Salah satu yang paling mencerminkan hal tersebut adalah Yukino Bijin, kuda betina era 1990-an yang dijuluki “Bishoujo”,  yang secara harafiah berarti gadis cantik, oleh para pencinta pacuan kuda Jepang. Sejalan dengan makna namanya, "wanita cantik dari salju".

Surainya yang dikepang rapi dengan pita putih serta tudung balap berwarna putih membuat Yukino Bijin mudah dikenali di lintasan. Meski tak pernah memenangkan balapan G1, kecantikan, semangat juang, dan kisah perjalanannya dari arena pacuan regional menuju panggung nasional membuatnya begitu dicintai. 

Pada masa keemasan pacuan kuda Jepang, popularitasnya bahkan melahirkan boneka karakter, hingga akhirnya ia diabadikan sebagai salah satu karakter dalam Uma Musume: Pretty Derby.

Dari Arena Pacuan Iwate Menuju Panggung Nasional

Lahir pada 10 Maret 1990, Yukino Bijin merupakan putri Sakura Yutaka O, juara Tenno Sho (Autumn) dan Osaka Hai 1986. Induk betinanya, Fatima, merupakan anak dari Royal Ski, pemenang balapan G1 asal Amerika Serikat. Kombinasi tersebut menjadikannya memiliki garis keturunan unggulan dari Jepang maupun internasional.

Karier balapnya dimulai pada 1992 dengan kemenangan di lintasan tanah Morioka Racecourse, Prefektur Iwate. Saat itu, pacuan kuda Jepang tengah berada di puncak popularitas sehingga kesempatan berkompetisi di ajang Japan Racing Association (JRA) sangat terbatas. 

Meski terus meraih kemenangan di level regional, Yukino Bijin harus menunggu lebih lama sebelum mendapat kesempatan pindah ke sirkuit utama.

Kesempatan itu akhirnya datang pada awal 1993. Menariknya, ia langsung memenangi Crocus Stakes di lintasan rumput, meski sebelumnya hanya berkompetisi di lintasan tanah.

Rivalitas Klasik dengan Vega

Yukino Bijin kemudian menjelma menjadi salah satu kuda betina terbaik generasinya dalam perburuan Triple Tiara Jepang 1993.

Pada Oka Sho, ia hanya kalah selisih leher dari Vega, sebelum kembali finis tepat di belakang rival yang sama dalam Japanese Oaks sebulan kemudian.

Vega mengungguli Yukino Bijin di Oka Sho 1993

Walau gagal meraih kemenangan di dua balapan klasik tersebut, penampilannya menuai kekaguman luas. Dalam ulasan resmi JRA bertajuk Supporting Actor Memorial Vol.8: Yukino Bijin, tertulis:

"Sebenarnya Yukino Bijin tidak pernah memenangkan balapan G1. Namun, bagi seekor kuda pacu, mungkin lebih membahagiakan jika dicintai banyak orang dan mampu membalas harapan mereka dengan selalu memberikan kemampuan terbaiknya."

Vega vs Yukino Bijin Part 2 di Japanese Oaks 1993

Satu-satunya Gelar Balapan Grup

Usai menjalani jeda pada musim panas, Yukino Bijin kembali tampil lebih matang pada musim gugur.

Sebagai favorit, ia menjuarai balapan G3 Queen Stakes dengan mengalahkan calon juara G1 Hokuto Vega sejauh dua panjang kuda. Kemenangan tersebut menjadi gelar balapan grup pertama sekaligus satu-satunya sepanjang kariernya.

Netkeiba

Ia kemudian tampil pada Queen Elizabeth II Cup, yang saat itu menjadi seri penutup Triple Tiara Jepang. Namun, ia hanya mampu finis di posisi ke-10, hasil terburuk sepanjang kariernya.

Yukino Bijin menutup kiprahnya di lintasan dengan manis lewat kemenangan di Turquoise Stakes, kembali mengalahkan Hokuto Vega.

Sayangnya, cedera patah tulang pada kaki depan kiri memaksanya pensiun pada 1994. Ia mengakhiri karier dengan catatan enam kemenangan dari sepuluh kali tampil.

Yukino Bijin menjadi indukan di Murata Farm

Kehidupan Setelah Pensiun

Setelah pensiun, Yukino Bijin menjadi indukan di Murata Farm dan menghasilkan 12 anak. Namun, tidak satu pun mampu menyamai prestasi sang induk di lintasan.

Masalah pada kuku dan tuntutan sebagai indukan membuatnya pensiun dari aktivitas breeding pada 2010.

Yukino Bijin menghabiskan sisa hidupnya dengan tenang hingga meninggal dunia akibat gagal jantung akut pada 22 Juli 2016 dalam usia 26 tahun.

Dua tahun kemudian, Murata Farm bersama para penggemar mendirikan sebuah monumen di Yushun Memorial Park untuk mengenang warisannya. Monumen tersebut berdiri berdampingan dengan milik Charm Asleep, kuda hasil pembiakan Murata Farm yang pernah menjuarai South Kanto Fillies' Triple Crown.

Dikenal Kembali Lewat Uma Musume

Beberapa tahun terakhir, Yukino Bijin kembali diperkenalkan kepada generasi baru melalui Uma Musume: Pretty Derby. Pada Agustus ini, karakternya bergabung dalam versi global gim tersebut sebagai bagian dari deretan kuda pacu legendaris Jepang.

Sesuai kisah aslinya, Yukino Bijin digambarkan sebagai gadis pekerja keras dari pedesaan Iwate yang bercita-cita menjadi perempuan kota yang anggun.

Dengan julukan "Darl'n Snowflake", ia berbicara menggunakan dialek Nanbu dari wilayah Tohoku sebagai penghormatan terhadap asal-usulnya di Morioka. Ia juga digambarkan memiliki kemampuan mengepang rambut, sebuah referensi langsung terhadap surai khas Yukino Bijin saat masih berlomba.

Tak hanya itu, sejumlah hubungan antarkarakter dalam gim juga mengacu pada kisah nyata. Selain bersahabat dengan Gold City, Yukino Bijin memiliki hubungan dengan Manhattan Cafe, pejantan yang menjadi ayah salah satu anaknya pada 2006. Sementara Winning Ticket turut mereferensikan putranya, Maruhachi Dolan, yang lahir pada 2004.

Kecantikan yang Melampaui Garis Finis

Warisan Yukino Bijin membuktikan bahwa kebesaran seekor kuda pacu tidak selalu ditentukan oleh jumlah gelar G1.

Ia meniti perjalanan dari arena pacuan regional di Iwate hingga mampu bersaing dengan kuda-kuda betina terbaik Jepang, meraih kemenangan balapan grup, dan dicintai para penggemar berkat pesona serta semangat juangnya.

Sponsored Ad
Arsari Tambang
Tak Selalu Pincang, Ini 4 Tanda Kuda Mungkin Sedang Kesakitan Tak Selalu Pincang, Ini 4 Tanda Kuda Mungkin Sedang Kesakitan

Tak Selalu Pincang, Ini 4 Tanda Kuda Mungkin Sedang Kesakitan

Baca Selengkapnya
Lost in the Fog, Sprinter Fenomenal yang Pergi Terlalu Cepat Lost in the Fog, Sprinter Fenomenal yang Pergi Terlalu Cepat

Lost in the Fog, Sprinter Fenomenal yang Pergi Terlalu Cepat

Baca Selengkapnya
Tutup Asian Games 2026, Tim Jumping Indonesia Ukir Catatan Positif Tutup Asian Games 2026, Tim Jumping Indonesia Ukir Catatan Positif

Tutup Asian Games 2026, Tim Jumping Indonesia Ukir Catatan Positif

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Duel Sengit di Churchill Downs! Enable Tulis Sejarah Breeders’ Cup yang Belum Pernah Terjadi Duel Sengit di Churchill Downs! Enable Tulis Sejarah Breeders’ Cup yang Belum Pernah Terjadi

Duel Sengit di Churchill Downs! Enable Tulis Sejarah Breeders’ Cup yang Belum Pernah Terjadi

Baca Selengkapnya
Kuda Pejantan Legendaris Touareq Berpulang di Usia 22 Tahun, Tinggalkan Banyak Keturunan Juara Kuda Pejantan Legendaris Touareq Berpulang di Usia 22 Tahun, Tinggalkan Banyak Keturunan Juara

Kuda Pejantan Legendaris Touareq Berpulang di Usia 22 Tahun, Tinggalkan Banyak Keturunan Juara

Beberapa di antaranya adalah Sir Orbit, Guti Spirit, dan yang terbaru Zara Dynamite.

Baca Selengkapnya
Adora Djon’s Makin 'Menggila', Si Betina Muda Indonesia Menang Lagi di Balapan Australia Adora Djon’s Makin 'Menggila', Si Betina Muda Indonesia Menang Lagi di Balapan Australia

Adora Djon’s Makin 'Menggila', Si Betina Muda Indonesia Menang Lagi di Balapan Australia

Dua kali start, dua kemenangan!

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
KAI
Daryz Cetak Sejarah dengan Joki Mickael Barzalona 'Jebolan' AFASEC, Menang Arc de Triomphe Dua Tahun Beruntun Daryz Cetak Sejarah dengan Joki Mickael Barzalona 'Jebolan' AFASEC, Menang Arc de Triomphe Dua Tahun Beruntun

Daryz Cetak Sejarah dengan Joki Mickael Barzalona 'Jebolan' AFASEC, Menang Arc de Triomphe Dua Tahun Beruntun

Baca Selengkapnya
Arthur Hancock III Wafat: Sosok di Balik Sunday Silence yang Warisannya Sampai Indonesia Arthur Hancock III Wafat: Sosok di Balik Sunday Silence yang Warisannya Sampai Indonesia

Arthur Hancock III Wafat: Sosok di Balik Sunday Silence yang Warisannya Sampai Indonesia

Baca Selengkapnya
Puro Magic Melaju dari Luar, Tundukkan Para Sprinter Terbaik Jepang Puro Magic Melaju dari Luar, Tundukkan Para Sprinter Terbaik Jepang

Puro Magic Melaju dari Luar, Tundukkan Para Sprinter Terbaik Jepang

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Silver Charm, Sang Petarung yang Nyaris Triple Crown Silver Charm, Sang Petarung yang Nyaris Triple Crown

Silver Charm, Sang Petarung yang Nyaris Triple Crown

Baca Selengkapnya
Dari Atas Pelana hingga Samping Kuda, Begini Uniknya Sensasi Horse Yoga Dari Atas Pelana hingga Samping Kuda, Begini Uniknya Sensasi Horse Yoga

Dari Atas Pelana hingga Samping Kuda, Begini Uniknya Sensasi Horse Yoga

Tren unik yang lagi happening nih, yuk coba!

Baca Selengkapnya
Di Lintasan Garang, di Close Friends Malah Bikin Ngakak! Siapa Joki Jagoanmu? Di Lintasan Garang, di Close Friends Malah Bikin Ngakak! Siapa Joki Jagoanmu?

Di Lintasan Garang, di Close Friends Malah Bikin Ngakak! Siapa Joki Jagoanmu?

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari
Di Balik Aksi di Arena, Ini Risiko Cedera yang Mengintai Atlet Berkuda Di Balik Aksi di Arena, Ini Risiko Cedera yang Mengintai Atlet Berkuda

Di Balik Aksi di Arena, Ini Risiko Cedera yang Mengintai Atlet Berkuda

Baca Selengkapnya
Kuda Milik Indonesia Beraksi! Valentino Eclipse Cetak Kemenangan di Tanah Irlandia Kuda Milik Indonesia Beraksi! Valentino Eclipse Cetak Kemenangan di Tanah Irlandia

Kuda Milik Indonesia Beraksi! Valentino Eclipse Cetak Kemenangan di Tanah Irlandia

Baca Selengkapnya
Qatar Prix de l’Arc de Triomphe 2026 di TVRI, Panggung Besar Balap Kuda Dunia Hadir di Indonesia Qatar Prix de l’Arc de Triomphe 2026 di TVRI, Panggung Besar Balap Kuda Dunia Hadir di Indonesia

Qatar Prix de l’Arc de Triomphe 2026 di TVRI, Panggung Besar Balap Kuda Dunia Hadir di Indonesia

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Ghostzapper, Legenda dengan Karier Singkat! Ghostzapper, Legenda dengan Karier Singkat!

Ghostzapper, Legenda dengan Karier Singkat!

Baca Selengkapnya
Meiner Barbizon Akhirnya Pensiun: 283 Kali Berlari, 17 Tahun Bertahan Meiner Barbizon Akhirnya Pensiun: 283 Kali Berlari, 17 Tahun Bertahan

Meiner Barbizon Akhirnya Pensiun: 283 Kali Berlari, 17 Tahun Bertahan

Seangkatan dengan Gold Ship.

Baca Selengkapnya
Menang di Debut, Kuda Pacu Ini Justru Ganti Nama karena Dikaitkan dengan Hitler Menang di Debut, Kuda Pacu Ini Justru Ganti Nama karena Dikaitkan dengan Hitler

Menang di Debut, Kuda Pacu Ini Justru Ganti Nama karena Dikaitkan dengan Hitler

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Kejurnas Seri 1 VS Seri 2, Apa Saja yang Beda? Kejurnas Seri 1 VS Seri 2, Apa Saja yang Beda?

Kejurnas Seri 1 VS Seri 2, Apa Saja yang Beda?

Baca Selengkapnya
Alarcos Nagari Dominasi Kelas Calon Derby Sulut  Derby 2026 Alarcos Nagari Dominasi Kelas Calon Derby Sulut  Derby 2026

Alarcos Nagari Dominasi Kelas Calon Derby Sulut Derby 2026

Setelah berkelana dan mencatat prestasi di Pulau Jawa di usia pemulanya, Alarcos Nagari mengawali musim Derby-nya dengan kemenangan di kampung halaman, Sulut Derby 2026.

Baca Selengkapnya
Dramatis! Audirania Amanda Putri Merangsek hingga Final Dressage Asian Games 2026 Dramatis! Audirania Amanda Putri Merangsek hingga Final Dressage Asian Games 2026

Dramatis! Audirania Amanda Putri Merangsek hingga Final Dressage Asian Games 2026

Dari posisi ke-24.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Tim Eventing Indonesia Finish Peringkat 6 Asia Tim Eventing Indonesia Finish Peringkat 6 Asia

Tim Eventing Indonesia Finish Peringkat 6 Asia

Baca Selengkapnya
Tak Punya Mata, Kuda Ini Tetap Berlari hingga Pecahkan Rekor Dunia Tak Punya Mata, Kuda Ini Tetap Berlari hingga Pecahkan Rekor Dunia

Tak Punya Mata, Kuda Ini Tetap Berlari hingga Pecahkan Rekor Dunia

Baca Selengkapnya
Dulu Bertarung di Lintasan, Kini Wonder Acute Melukis dengan Kuas di Mulut Dulu Bertarung di Lintasan, Kini Wonder Acute Melukis dengan Kuas di Mulut

Dulu Bertarung di Lintasan, Kini Wonder Acute Melukis dengan Kuas di Mulut

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Saat Malam Hong Kong Berpacu di Happy Valley Saat Malam Hong Kong Berpacu di Happy Valley

Saat Malam Hong Kong Berpacu di Happy Valley

Baca Selengkapnya