SARGA.CO - Salah satu bintang balap terbesar di lintasan dirt Amerika Utara, Nysos, telah resmi pensiun dari arena balap dan siap memulai babak baru di Ashford Stud milik Coolmore America untuk musim kawin 2027.
Karier pacu ini berakhir dengan manis bagi seekor kuda yang bakatnya berbanding lurus dengan konsistensinya. Catatan impresifnya, dia tak pernah finis di luar posisi dua besar.
Keputusan ini diambil setelah pemeriksaan diagnostik rutin menunjukkan adanya sedikit perubahan pada hasil pencitraan medisnya. Meskipun Nysos dalam keadaan sehat, pelatih Bob Baffert, pemilik Baoma Corporation, dan mitra mereka di Coolmore sepakat untuk memensiunkan sang kuda daripada mengambil risiko terhadap kesehatan jangka panjangnya, terutama menjelang Breeders' Cup.
Pelatih legendaris, Bob Baffert, menekankan bahwa keputusan pensiun ini murni sebagai tindakan preventif demi masa depan Nysos sebagai pejantan (stallion) sekaligus menjaga nama besarnya di lintasan balap, bukan karena alasan cedera.
Dia juga mengatakan kalau hasil evaluasi medis teranyar membuat Nysos sulit untuk bisa berada di kondisi ideal di race bergengsi terdekat.
"Dengan adanya perubahan minor yang terlihat pada evaluasi medis, kami sama sekali tidak punya cukup waktu untuk mempersiapkannya menuju Breeders' Cup sesuai dengan standar yang kami inginkan. Dia telah memberikan segalanya untuk kami, dan memensiunkannya dalam kondisi sangat bugar dan di puncak performanya adalah keputusan yang paling tepat," tambah Baffert.
ujar Baffert, seperti dikutip dari rilis Coolmore.
Dibiakkan di Kentucky oleh Susie Atkins, putra dari pejantan juara Nyquist dan induk kuda senilai 2 juta dolar AS, Zetta Z, ini dengan cepat membuktikan dirinya sebagai salah satu kuda lintasan dirt terbaik di Amerika.
Ia sukses menyabet gelar TDN Rising Star setelah menang telak dengan jarak 10,5 panjang kuda (lengths) pada laga debutnya di Santa Anita.
Setelah tampil dominan di balapan kelas G3 pada ajang Bob Hope Stakes dan Robert B. Lewis Stakes, Nysos makin matang menjadi pelari kelas dunia. Beberapa sorotan utama dalam kariernya meliputi kemenangan G1 di Breeders' Cup Dirt Mile 2025 dan Metropolitan Handicap (Met Mile) di Saratoga, di mana ia mencetak kemenangan terbaik sepanjang kariernya dengan selisih empat panjang kuda.
Ia gantung sepatu dengan rekor impresif: 8 kemenangan dari 10 kali bertanding dan meraup total hadiah lebih dari US$5,2 juta. Ia hanya dua kali harus puas finis di posisi runner-up saat menghadapi lawan-lawan terbaik di dunia, yakni Mindframe di ajang Churchill Downs Stakes 2025 dan kuda superstar Jepang, Forever Young, di ajang bergengsi Saudi Cup.
Bagi Charles dan Susan Chu selaku pemilik dari Baoma Corporation, Nysos adalah puncak dari dedikasi panjang mereka di dunia balap kuda Thoroughbred.
"Nysos adalah kuda yang diimpikan oleh setiap pemilik, dan bagi saya dan Charles, ia merupakan tonggak pencapaian yang sangat berarti dalam hidup kami," ungkap Susan Chu. "Ia jauh lebih dari sekadar kuda balap yang luar biasa, ia adalah penghargaan terbesar atas dedikasi dan komitmen tak tergoyahkan yang telah kami curahkan di dunia balap," ujarnya
Ia juga memuji Baffert karena dinilai sukses mengembangkan salah satu pelari terhebat di stable mereka tersebut, serta menyatakan keyakinannya bahwa Coolmore akan menjadikan Nysos sebagai pejantan yang sangat berpengaruh.
Perwakilan Ashford Stud, Charlie O'Connor, sangat yakin bahwa Nysos memiliki semua amunisi untuk menjadi pejantan komersial papan atas.
"Nysos selalu mempertontonkan kehebatan yang langka setiap kali ia menginjakkan kaki di lintasan pacu. Ia menggabungkan kecepatan tingkat tinggi, postur fisik yang luar biasa, dan silsilah keturunan kelas atas. Ia adalah tambahan yang fantastis untuk daftar pejantan kami, dan kami berterima kasih kepada Charles dan Susan Chu beserta para mitra yang telah membawa prospek pejantan berkualitas sepertinya ke Ashford," kata O'Connor.
Rincian mengenai tarif biaya kawin (stud fee) akan diumumkan di kemudian hari. Ekspektasi kini sudah sangat tinggi menyambut masuknya sang juara G1 ke dalam jajaran pejantan Amerika Utara, terlebih karena ia meninggalkan arena olahraga ini dalam kondisi prima dan tanpa riwayat cedera serius.
Install SARGA.CO News
sarga.co