SARGA.CO - Ajang pacuan kuda nasional, Indonesia's Horse Racing (IHR) akan kembali terselenggara, akhir Agustus 2026. Untuk pertama kalinya tahun ini, rangkaian lomba bertajuk IHR Cup 2026 akan berlangsung di luar Pulau Jawa. Gelanggang Kubu Gadang, Payakumbuh, Sumatra Barat, akan menjadi tempat pertaruhan kuda-kuda unggulan, terutama dari Tanah Minang untuk unjuk kebolehan dan beradu cepat.
Berdasar undagan yang Sarga terima, kejuaraan pacuan kuda akan berlangsung pada Minggu, 23 Agustus 2026. Batas pendaftaran kuda untuk bisa turun ke lintasan berselang beberapa jam sebelum barrier draw pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Total akan ada 15 kelas pacuan yang dipertandingkan dengan memperebutkan total hadiah Rp450 juta. Secara keseluruhan ada tiga kelompok pacuan yang akan dipertandingkan; pacuan kelompok umur (7 race) , pacuan kelompok tinggi (4 race), dan pacuan tradisional (4 race).
Panggung Uji dan Kesiapan Kuda Sumbar Menuju Pacuan Nasional
Berkaca dari event serupa pada tahun 2025 lalu. Ajang IHR di Sumbar kerap menjadi kesempatan bagi kuda-kuda yang biasa bertarung di kelas regional, sebelum memutuskan untuk lanjut ke babak baru, kejuaraan nasional.
Nama-nama seperti Captain Nagura, Saga Serumpun, Historia Guti, Milea Guti, dan King Asva (ketika bernama Raja Bhayangkara), adalah kuda-kuda berprestasi di IHR Cup II 2025, yang melanjutkan prestasinya di kejuraan nasional. Saga Serumpun, King Asva, dan Milea Guti bahkan menjadi partisipan dalam rangkaian Triple Crown bagi kuda-kuda Derby pada tahun 2026.
Selain kelas usia dan ketinggian yang sudah biasa diselenggarakan dalam ajang IHR sebelum-sebelumnya, ada dua kelas yang unik hanya ada di IHR di Sumatra Barat. Pertama ada kelas lokal Payakumbuh, yakni kelas yang diperuntukkan bagi kuda-kuda kelahiran Payakumbuh yang merupakan hasil persilangan dari pejantan dan induk asal Payakumbuh dan dimiliki oleh warga Payakumbuh
Selain itu akan ada juga race draf bogi, yakni pacuan bagi kuda-kuda yang menarik kereta di belakangnya. Tidak hanya menguji kekuatan dan kecepatan, stamina juga menjadi penting karena di kelas draf bogi ini, jarak yang perlu di tempuh 2-2,5 kali lipat dibanding race kuda pacu pada umumnya.
Pacuan Kelompok Umur:
1. Kelas 3 Tahun Derby div.I (1.400 m), hadiah Rp80 Juta
2. Kelas 3 Tahun Derby div.II (1.400 m), hadiah Rp50 Juta
3. Kelas 3 Tahun Remaja div. I (1.200 m), hadiah Rp60 Juta
4. Kelas 3 Tahun Remaja div.II (1.200 m), hadiah Rp40 Juta
5. Kelas 2 Tahun Perdana A/B (800 m), hadiah Rp25 Juta
6. Kelas 2 Tahun Perdana C/D (600 m), hadiah Rp20 Juta
7. Kelas 2 Tahun Perdana E (600 m), hadiah Rp15 Juta
Pacuan Kelompok Ketinggian:
8. Kelas AB Terbuka (1.400 m), hadiah Rp40 juta
9. Kelas C Terbuka (1.200 m), hadiah Rp25 juta
10. Kelas D Terbuka (1.200 m), hadiah Rp20 juta
11. Kelas E Terbuka (1.000 m), hadiah Rp15 juta
Pacuan Tradisional:
12. Kelas Draf Bogi Baru (2.400 m), hadiah Rp15 juta
13. Kelas Draf Bogi Usang Baru (3.200 m), hadiah Rp15 juta
14. Kelas Draf Bogi Usang Lamo (3.200 m), hadiah Rp15 juta
15. Kelas Lokal Payakumbuh (800 m), hadiah Rp15 juta
Install SARGA.CO News
sarga.co