Finger memuncaki Peringkat Kuda Dirt 3 Tahun Jepang 2026 usai menjuarai Haneda Hai dan Tokyo Derby. Simak analisis dan daftar lengkap pemeringkatan JRA!
Yukino Bijin menjadi salah satu kuda pacu Jepang paling dicintai meski tak pernah menjuarai G1. Kisahnya kini hidup kembali lewat Uma Musume: Pretty Derby.
Putra terakhir Symboli Rudolf, Tsurumaru Tsuyoshi, wafat pada usia 31 tahun. Simak perjalanan karier sang senjata rahasia Generasi Emas dari lintasan balap hingga dunia Uma Musume.
Persaingan sengit pacuan kuda King George VI & Queen Elizabeth Stakes 2026 di Ascot akan menghadirkan para jawara Eropa hingga Jepang yang siap adu cepat akhir pekan ini!
Menawarkan bonus hingga ratusan juta Yen, Jepang ternyata memiliki banyak rangkaian Triple Crown di luar jalur Klasik. Kejuaraan turf, dirt, hingga regional, semua punya jalur Triple Crown.
Duet pejantan Kitasan Black & Equinox kuasai hari pembuka lelang JRHA Select Sale di Jepang, mencatatkan penjualan fantastis hingga lebih dari ¥4,2 miliar atau setara Rp455 miliar.
Big Imagination menjadi anak Kitasan Black pertama yang dilatih di luar Jepang dan berhasil meraih kemenangan. Prestasi ini semakin memperkuat reputasi Kitasan Black sebagai pejantan masa depan.
Lovcen tinggal selangkah lagi meraih Japanese Triple Crown setelah memenangi Satsuki Sho dan Japanese Derby. Simak analisis peluangnya menghadapi ujian berat di Kikuka Sho sejauh 3.000 meter.
Jantar Mantar resmi pensiun dari dunia pacuan setelah menjadi kuda pertama yang menyapu empat G1 mile JRA. Kini sang juara akan menjadi pejantan di Shadai.
Selain Triple Crown klasik, Jepang memiliki Autumn dan Spring Senior Triple Crown untuk kuda senior. Salah satunya bahkan belum pernah dimenangkan hingga kini.
Kemenangan ini menjadi penyejuk setelah tahun lalu kalah dari Forever Young di Japan Dirt Classic serta mengakui keunggulan Diktaean pada Tokyo Daishoten.
Titleholder resmi hadir di Uma Musume: Pretty Derby. Simak kisah kuda juara Jepang yang mengukir sejarah, dari Kikuka Sho hingga dijuluki Emperor of Hanshin.
Air Shakur hampir mencetak sejarah sebagai peraih Japanese Triple Crown 2000. Namun ia kalah di Japanese Derby hanya dengan selisih tujuh sentimeter dan kini dikenang lewat Uma Musume: Pretty Derby.
My Universe, pemenang Nikkei Sho 2026, meninggal akibat gagal jantung akut setelah tampil di Takarazuka Kinen. Dunia pacuan kuda Jepang berduka atas kepergian talenta muda berbakat tersebut.