SARGA.CO - Arceus Nagari menjadi salah satu kuda paling berprestasi sampai dengan separuh musim 2026. Kuda jantan peranakan Tuan Nagari x Suko Nagari itu selalu menjadi juara 1 di tiap race yang dia ikuti.
Total Arceus telah turun tiga kali dari total enam event Indonesia's Horse Racing (IHR) 2026. Hanya Paco Eclipse dan Naga Sembilan yang punya catatan serupa, sampai Juli 2026 ini.
Istimewanya lagi hanya Arceus Nagari yang punya catatan tak terkalahkan di IHR 2026, di dua kelas yang berbeda. Pada awal tahun, di Jateng Derby 2026 dia masih beradu cepat di Kelas D. Di dua race terakhir, dia turun di Kelas C. Meski pindah kelas, dia tetap tak terkalahkan.
(Arceus Nagari bersama Paco Eclipse dan Naga Sembilan Selalu Menang di Race 2026)
Tak ada kuda yang bisa mengungguli Arceus Nagari sekitar setengah tahun 2026. Akhirnya waktu dan nasib yang memutuskan rangkaian kemenangan sang juara.
Rabu, 12 Agustus 2026, tak sampai dua pekan setelah masuk usia pacuan 6 tahun, Arceus Nagari meninggal dunia. Sebuah insiden di stable, usai latihan di pagi hari, berujung fatal, dan mengakhiri hidup Arceus.
Sampai dengan tayang artikel ini, hasil otopsi resmi dari pihak dokter masih dinanti. Sementara Red Stone Stable, tempat Arceus ikut tinggal di Tegalwaton, Kabupaten Semarang, telah menjadwalkan pemakamannya di hari yang sama.
Sebelum punya rekor impresif sampai separuh tahun 2026, Arceus Nagari sebenarnya sudah menunjukkan potensi jawara. Pada tahun 2025, saat masih berkutat berpindah-pindah antara Kelas C dan D, Arceus sempat bersaing dengan Quana Eclipse di beberapa race awal tahun.
Namun, kuda betina mantan jagoan kelas remaja dari Eclipse itu dua kali mengungguli Arceus, di jarak 1.600 meter maupun 1.300 meter --2 kelas yang umum diselenggarakan untuk Kelas C.
Dalam dua seri IHR awal 2025 itu, Arceus menjadi juara 2 dan juara 3. Titik balik bagi pencapaian Arceus Nagari terjadi di IHR Indonesia Derby 2025. Turun di Kelas 4 Tahun C/D, jarak 1.600 meter, Arceus menjadi juara 1, mengungguli Santana Rembulan dan Syam Wakas.
Dari situ Arceus mulai mendapat kepercayaan diri dan mulai menjajal Kelas D di IHR Kejurnas Seri 2 2025. Namun kesempatan itu dia harus kalah dari Santana Rembulan di Kelas D 1.400 Meter, sebelum berbalik mengungguli rivalnya itu di kelas dan jarak yang sama di IHR Piala HB X 2025.
Tahun 2026, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Arceus Nagari tak terkalahkan. Memulai musim dengan berlari di Kelas D, Jateng Derby 2026, dia berhasil menjadi juara 1.
Hasil pengukuran terbaru, kemudian menempatkan Arceus Nagari di Kelas C mulai IHR Piala Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2. Dua race di kelas baru, Arceus langsung mengukir prestasi juara 1.
Secara keseluruhan, sejak tahun 2025, berdasar catatan Sarga, ada delapan race yang diikuti oleh Arceus Nagari. Dari race-race tersebut dia tak pernah absen angkat piala. Total dia menjadi juara 1 sebanyak lima kali, juara 2 dua kali, dan juara 3 satu kali.
Dalam dua tahun terakhir ada dua kuda yang menjadi pesaing sepadan bagi Arceus Nagari, Santana Rembulan dan P. Putra Barbara.
Persaingan dengan Santana Rembulan berlangsung dalam tiga babak race. Di IHR Indonesia Derby 2025, keduanya pertama kali bersaing di kelas 4 Tahun C/D. Di kesempatan itu Arceus Nagari berhasil mengungguli Santana Rembulan.
Namun, di kesempatan berikutnya, IHR Kejurnas Seri 2 2025, Santana Rembulan membayar tuntas kekalahan dari Arceus Nagari dengan menjadi juara di Kelas D. Pertarungan keduanya berakhir dengan partai penentu di IHR Piala HB X. Event yang juga menjadi penutup rangkaian race 2025 itu, berakhir dengan keunggulan Arceus Nagari.
Pada tahun 2026, Arceus mendapat pesaing baru setelah naik ke Kelas C. Dua kali race dengan P. Putra Barbara berakhir dengan duel sengit keduanya. Meski Arceus selalu jadi pemenangnya, di race terakhir, di IHR Piala Paku Alam 2026, keunggulan Arceus hanya seujung hidung yang penentuan kemenangan itu juga berdasar foto finis.
Persaingan keduanya berpotensi memuncak di IHR Kejurnas Seri 2 2026, sayangnya takdir berkata lain. Sang pencipta lebih sayang ke Arceus Nagari dan memanggilnya pulang untuk berlari dalam keabadian.
Install SARGA.CO News
sarga.co