Dari juara G1 pendobrak kutukan "Rose Family" hingga jadi penghancur pagar di Versailles Farm. Intip kisah nyata Rose Kingdom yang kini hadir di Uma Musume!
Admire Moon, sang juara yang bersinar di lintasan dunia, tutup usia pada umur 23 tahun setelah mengakhiri karier gemilangnya sebagai kuda pacu dan pejantan.
Tiga karakter baru Uma Musume, Phalaenopsis, Efforia, dan Genuine, hadir membawa sejarah balap kuda Jepang dari tiga generasi berbeda ke dalam seri populer ini.
Putra terakhir Symboli Rudolf, Tsurumaru Tsuyoshi, wafat pada usia 31 tahun. Simak perjalanan karier sang senjata rahasia Generasi Emas dari lintasan balap hingga dunia Uma Musume.
Lovcen tinggal selangkah lagi meraih Japanese Triple Crown setelah memenangi Satsuki Sho dan Japanese Derby. Simak analisis peluangnya menghadapi ujian berat di Kikuka Sho sejauh 3.000 meter.
Jantar Mantar resmi pensiun dari dunia pacuan setelah menjadi kuda pertama yang menyapu empat G1 mile JRA. Kini sang juara akan menjadi pejantan di Shadai.
Kemenangan ini menjadi penyejuk setelah tahun lalu kalah dari Forever Young di Japan Dirt Classic serta mengakui keunggulan Diktaean pada Tokyo Daishoten.
Titleholder resmi hadir di Uma Musume: Pretty Derby. Simak kisah kuda juara Jepang yang mengukir sejarah, dari Kikuka Sho hingga dijuluki Emperor of Hanshin.
Juara Japanese Dirt Double Crown 2026, Finger, dipastikan menjalani debut di Amerika Serikat dengan membidik Pacific Classic. Jika tampil impresif, ia berpeluang melanjutkan perjalanan ke Breeders' Cup Classic.
My Universe, pemenang Nikkei Sho 2026, meninggal akibat gagal jantung akut setelah tampil di Takarazuka Kinen. Dunia pacuan kuda Jepang berduka atas kepergian talenta muda berbakat tersebut.
Takarazuka Kinen 2026 menghadirkan duel para juara di Hanshin. Croix du Nord memburu sejarah Spring Senior Triple Crown menghadapi Meisho Tabaru, Museum Mile, dan Danon Decile.