SARGA.CO - Kesuksesan Kontingen Sulawesi Utara menjadi juara umum di Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda (Kejurnas) PORDASI Seri 1, melecut semangat para peternak alias breeder di Tanah Minahasa untuk melahirkan lagi kuda-kuda jagoan di Indonesia's Horse Racing (IHR). Hal ini disampaikan Caretaker Ketua Pengurus Provinsi, Persatuan Olahraga Berkuda, Pordasi Sulut, James Waani, Senin, 10 Agustus 2026, dalam sesi wawancara dengan Kompas TV.
(Sulut Juara Umum Kejurnas Seri 1 Kuda Pacu Pordasi)
Pada kesempatan itu James mengatakan kalau pencapaian tersebut memacu lagi gairah di dunia pacuan kuda di Sulut, yang membuat para pemilik kuda berlomba-lomba melahirkan kuda terbaik. Dia menambahkan kalau pencapian di lintasan pacu nasional adalah buah dari beragam event ataupun kejuaraan yang mereka selenggarakan lewat kemitraan dengan pemerintah daerah.
tutur James mengutip wawancara dengan Kompas TV.
James juga mengatakan kalau kuda-kuda dari Sulawesi Utara memang sudah terkenal kualitas dan keandalannya di lintasan pacu. Ada sejumlah faktor yang membuat kuda Sulut punya daya tarik tersendiri.
"Karena kita ini sebagai salah satu daerah industri kuda sejak puluhan tahun yang lalu. Jadi kita sudah melahirkan kuda-kuda atau bibit-bibit unggul kuda yang terbaik. Kita lihat sendiri, bukan hanya di Sulawesi Utara, dari kontingen atau dari di luar Pulau Jawa juga sering melirik atau mencari kuda-kuda pacu yang terbaik yang ada di Sulawesi Utara," tutur James.
Dia menjelaskan kalau kuda-kuda pacu unggul dari Sulawesi Utara tak datang dengan dengan sendirinya. Para peternak di Sulut, melahirkan kuda-kuda unggul, dengan perencanaan yang matang. Breeders biasanya melakukan seleksi induk dengan ketat. Para kuda betina terpilih, kemudian akan dikawinkan dengan pejantan terbaik.
"Mereka [kuda betina terpilih] kawinkan dengan stalion-stalion atau pejantan-pejantan yang terbaik saat ini yang didatangkan dari Amerika, ada yang didatangkan dari Australia, bahkan ada yang masuk barusan ini pejantan dari Inggris dan Irlandia yang saat ini ada di Sulawesi Utara," terang James.
(Bendang Stable Bawa Pulang Piala Peternak Juara Indonesia Derby 2026)
tutur Mario Bahar, Pemilik Bendang Stable, salah satu stable yang melahirkan kuda-kuda hebat di Indonesia.
Sukses di Kejurnas Seri 1, kini Kontingen Sulut punya misi baru, sapu bersih Kejurnas Seri 2 yang akan diselenggarakan pada Oktober 2026 mendatang. Mereka juga akan punya satu modal penting yakni status sebagai tuan rumah.
Rencananya, Kejurnas Seri 2, memang akan berlangsung di Gelanggang Pacuan Kuda Maesa, Tompaso, Minahasa. Selain keuntungan dukungan publik, amunisi kuda yang banyak dan bisa lebih optimal dalam persiapan jadi modal penting bagi persiapan itu.
(Sulut Derby 2026 Siap Digelar 17 September 2026, 14 Race dengan Total Hadiah Rp260 Juta)
Untuk mengejar misi tersebut, pihak PORDASI Sulut akan menggelar kejuaraan "pemanasan". Rangkaian perlombaan pacuan kuda dengan tajuk Sulut Derby 2026 akan berlangsung pada Kamis, 17 Oktober 2026.
Berdasarkan undangan yang diterima SARGA.CO, akan ada 14 kelas pacuan yang memperebutkan dengan total hadiah mencapai Rp260 juta. Race yang diselenggarakan mencakup kelas kelompok umur, kelas berdasarkan kemampuan, kelas terbuka, hingga pacuan tradisional yang menjadi ciri khas Sulawesi Utara.
Rancangan awal tersebut akan ada beberpa empat kelas pacuan lokal, dua kelas bendi kalaper, dan dua kelas roda sapi. Sementara itu untuk kelas ukuran ada Kelas I, G/H, F, E, D, Terbuka Sprint, dan Terbuka mile. Sementara kelas usia akan ada Kelas Perdana 3 Tahun, Calon Remaja, dan Calon Derby.
Install SARGA.CO News
sarga.co