Taisei Atom, anak Sakura Bakushin O dan juara terakhir G3 Garnet Stakes 2008, meninggal dunia pada usia 23 tahun setelah menikmati masa pensiunnya di Jepang.
Lovcen tinggal selangkah lagi meraih Japanese Triple Crown setelah memenangi Satsuki Sho dan Japanese Derby. Simak analisis peluangnya menghadapi ujian berat di Kikuka Sho sejauh 3.000 meter.
Jantar Mantar resmi pensiun dari dunia pacuan setelah menjadi kuda pertama yang menyapu empat G1 mile JRA. Kini sang juara akan menjadi pejantan di Shadai.
Selain Triple Crown klasik, Jepang memiliki Autumn dan Spring Senior Triple Crown untuk kuda senior. Salah satunya bahkan belum pernah dimenangkan hingga kini.
Kemenangan ini menjadi penyejuk setelah tahun lalu kalah dari Forever Young di Japan Dirt Classic serta mengakui keunggulan Diktaean pada Tokyo Daishoten.
Juara Japanese Dirt Double Crown 2026, Finger, dipastikan menjalani debut di Amerika Serikat dengan membidik Pacific Classic. Jika tampil impresif, ia berpeluang melanjutkan perjalanan ke Breeders' Cup Classic.
Air Shakur hampir mencetak sejarah sebagai peraih Japanese Triple Crown 2000. Namun ia kalah di Japanese Derby hanya dengan selisih tujuh sentimeter dan kini dikenang lewat Uma Musume: Pretty Derby.
My Universe, pemenang Nikkei Sho 2026, meninggal akibat gagal jantung akut setelah tampil di Takarazuka Kinen. Dunia pacuan kuda Jepang berduka atas kepergian talenta muda berbakat tersebut.
Takarazuka Kinen 2026 menghadirkan duel para juara di Hanshin. Croix du Nord memburu sejarah Spring Senior Triple Crown menghadapi Meisho Tabaru, Museum Mile, dan Danon Decile.