SARGA.CO — Di tengah panasnya persaingan Indonesia’s Horse Racing (IHR) 2026, satu nama mulai mencuri perhatian: Maxi of Khalim. Kuda jantan berwarna napas milik Kusnadi Halim dari King Halim Stable ini tampil bukan sekadar sebagai peserta, melainkan sebagai kandidat serius peraih Triple Crown Indonesia 2026.
Gaya Balap: Tenang, Tapi Mematikan
Maxi of Khalim dikenal sebagai tipe stayer, kuda yang tidak terburu-buru di awal, namun mampu menjaga ritme dengan disiplin.
Sejak start gate terbuka, ia cenderung bermain aman, menahan tenaga, dan membaca jalannya lomba. Namun begitu memasuki lintasan lurus terakhir, karakternya berubah drastis. Akselerasi tajam dilepaskan di momen krusial, membuat lawan sulit mengejar.
Gaya ini bukan hanya soal kecepatan, tapi juga kecerdasan dalam mengatur energi, ciri khas kuda dengan mental juara.
Kekuatan Maxi of Khalim tak lepas dari garis keturunannya. Ia membawa bloodline dari Lord At War, yang kemudian berlanjut ke Long War, Son’s In War, hingga Maksimilian. Bukan sekadar nama besar, tetapi warisan genetik yang terbukti membentuk performa di arena balap.
Pembuka Jalan Menuju Triple Crown
Pada ajang pembuka, IHR Triple Crown Serie I & Pertiwi Cup 2026, Maxi of Khalim tampil solid dan berhasil meraih kemenangan penting.
Penampilannya menunjukkan paket lengkap, konsistensi sejak awal, kontrol ritme yang matang, serta finishing kuat yang menentukan.
Kemenangan ini menjadi langkah awal yang krusial dalam perburuan gelar Triple Crown, prestasi bergengsi yang hanya bisa diraih oleh kuda terbaik dalam satu generasi.
Dengan kombinasi teknik balap, mental, dan darah juara, Maxi Of Khalim kini masuk radar sebagai salah satu kuda paling berbahaya di musim ini. Perjalanan masih panjang, namun satu hal mulai terlihat jelas:
Maxi Of Khalim bukan sekadar peserta, ia adalah ancaman nyata di lintasan.
Install SARGA.CO News
sarga.co