SARGA.CO - Paco Eclipse melanjutkan tren tak terkalahkan sepanjang tahun 2026. Dia menjadi satu-satunya kuda yang tiga kali start dan naik podium satu di setiap kesempatannya.
Hebatnya lagi hal itu dilakukan Paco di musim perdananya. Debut di IHR Kejurnas II 2025 berakhir podium 1, dia melanjutkan langkah juaranya degnan rentetang 3 kemenanga berturut-turut di Kelas Pemula; tahun 2026 Jateng Derby, IHR Triple Crown Serie 1 & Pertiwi Cup, dan IHR Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2.
Catatan impresif ini cukup ekslusif karena tak banyak kuda yang kian bersinar di usia 2 tahunnya.
Meski harus memulai balapan dari gate 10 di sisi luar, Paco Eclipse tak membutuhkan waktu lama untuk menemukan ritmenya. Joki Meikel Soleran dengan jeli membaca jalannya lomba di awal.
Saat 10 peserta masih bergerombol rapat pada fase awal lomba, Harmoney the Queen (topi joki biru) sempat memimpin jalannya balapan selepas tikungan pertama. Dia mengamankan posisi dengan berlari di sisi dalam.
Paco Eclipse kemudian mulai bergerak maju dari sisi luar di tikungan kedua sebelum terlibat duel ketat dengan Harmoney the Queen di lintasan lurus berikutnya.
Setelah memenangkan pertarungan di garis depan, Paco Eclipse langsung membuka jarak, menuntaskan tikungan terakhir dengan mulus, dan melenggang tanpa ancaman berarti hingga finis. Dia finis dengan catatan 1,17 menit.
Ia mengamankan kemenangan dengan keunggulan sekitar dua setengah panjang kuda atas Street Sovereign, sementara Jati Kusuma merebut posisi ketiga setelah Harmoney the Queen kehilangan tenaga di penghujung lomba.
Paco Eclipse menjadi satu-satunya kuda yang selalu juara 1 pada tahun 2026 ini. Ditambah dengan kemenangan di kelas perdananya pada Oktober 2025 lalu. Catatan race kuda anakan Minahasa Eclipse x Shara Eclipse ini menjadi kian sempurna untuk kelas pemula.
Tak hanya itu, dua race terakhir Paco Eclipse juga turun di jarak 1.200 meter. Meski lawannya berbeda, kuda jantan dengan tinggi 154 cm ini menunjukkan catatan waktu yang lebih baik sampai 6 detik. 1 menit 23 detik di Bantul dan 1 menit 17 detik di Tegalwaton.
Menarik untuk menanti lagi aksinya dan peluangnya melaju di Kelas Derby tahun 2027 mendatang.
Install SARGA.CO News
sarga.co