SARGA.CO - JRHA Select Sale 2026 kembali menegaskan posisi Jepang sebagai salah satu pusat industri thoroughbred dunia. Selama dua hari pelaksanaan lelang di Hokkaido, transaksi bernilai miliaran yen terjadi dengan sejumlah pemilik dan perusahaan berlomba mendapatkan calon bintang pacuan masa depan.
Tiga nama mencuri perhatian sebagai pembeli dengan pengeluaran terbesar, yakni Presiden CyberAgent Susumu Fujita, Danox Co. Ltd., dan pendatang baru yang masih menyimpan banyak tanda tanya, ANIMA Racing.
Susumu Fujita melanjutkan tradisi belanja besarnya di JRHA Select Sale. Untuk tahun keenam secara beruntun sejak pertama kali mengikuti lelang ini, pendiri CyberAgent tersebut menggelontorkan dana lebih dari 2 miliar Yen.
Pada hari pertama, Fujita membeli enam yearling dengan nilai total 1,002 miliar Yen. Ia kemudian menambah enam foal pada sesi hari kedua senilai 1,205 miliar Yen, sehingga total 12 ekor kuda berhasil dibawanya pulang.
Mayoritas pilihannya berasal dari garis keturunan pejantan paling diminati di Jepang saat ini. Fujita membeli tiga foal hasil Equinox, serta beberapa keturunan Kitasan Black, Kizuna, dan Suave Richard.
Salah satu pembelian yang paling menarik perhatian adalah King's Harlequin 2026, seekor colt peranakan Equinox yang ditebus seharga 200 juta Yen. Menurut Fujita, kuda tersebut memiliki arti tersendiri setelah kesuksesan Eriking, salah satu hasil pembeliannya di Select Sale 2023.
"Setelah Eriking mampu memenangkan graded race sebagai pembelian terbaik saya di Select Sale 2023, rasanya tepat jika hari ini saya memulai belanja dengan seekor kuda yang juga sangat menjanjikan," ujar Fujita.
Pengeluaran terbesar Fujita terjadi ketika ia mengamankan Wavell Avenue 2026, seekor colt peranakan Kitasan Black, dengan harga 300 juta Yen.
“Saya benar-benar ingin mendapatkan kuda ini. Wavell Avenue sudah menghasilkan keturunan berkualitas dan dua tahunnya juga terlihat sangat menjanjikan. Saya yakin ia akan menjadi kuda pacu yang sangat konsisten.”
Meski mengakui sempat berharap menemukan beberapa kuda dengan harga lebih murah, Fujita mengaku puas dengan hasil belanjanya tahun ini.
tutur Fujita.
Berbeda dengan Fujita yang membeli dalam jumlah banyak, Danox Co. Ltd. memilih fokus pada sedikit kuda dengan silsilah elite.
Perusahaan tersebut hanya membeli lima ekor, tetapi menghabiskan dana hingga 2,16 miliar Yen sehingga menempati posisi kedua dalam daftar pembeli terbesar.
Pembelian paling mencolok adalah Youngstar 2025, seekor colt hasil Equinox yang menjadi kuda termahal sepanjang JRHA Select Sale 2026 setelah Danox menebusnya dengan harga 420 juta Yen.
Kehadiran ANIMA Racing menjadi salah satu cerita paling menarik dalam lelang tahun ini.
Nama tersebut belum pernah tercatat sebagai pemilik kuda pacu di Jepang. Namun pada debut lelangnya, ANIMA Racing langsung menjadi pembeli terbesar ketiga dengan total pengeluaran mencapai 1,41 miliar Yen.
Pembelian utamanya adalah seekor colt peranakan Equinox dari induk juara Daring Tact, yang ditebus seharga 330 juta Yen.
Munculnya ANIMA Racing memunculkan berbagai spekulasi di kalangan komunitas pacuan kuda Jepang. Banyak yang menduga entitas tersebut memiliki keterkaitan dengan Masahiko Sugino, pemilik M's Racing, mengingat keduanya sama-sama aktif melakukan penawaran agresif sepanjang lelang berlangsung.
Sebagian penggemar bahkan berspekulasi penggunaan identitas berbeda tersebut berkaitan dengan strategi bisnis atau perpajakan. Namun ada pula yang meyakini ANIMA Racing hanyalah nama baru untuk sebuah kepemilikan yang akan mulai aktif di dunia pacuan.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi mengenai siapa pihak di balik ANIMA Racing maupun alasan pembentukan entitas tersebut.
Data yang dirilis Japan Racing Horse Association (JRHA) menunjukkan sejumlah pembeli lain juga mengeluarkan dana dalam jumlah besar sepanjang lelang.
Toshihiko Tabata berada di posisi berikutnya dengan total pembelian 1,164 miliar Yen, disusul Masato Kaneko Holdings sebesar 1,14 miliar Yen, Yosuke Imaoka 945 juta Yen, M's Racing 895 juta Yen, serta Osamu Satomi 782 juta Yen.
Hasil JRHA Select Sale 2026 kembali memperlihatkan kuatnya industri pembiakan thoroughbred Jepang. Persaingan mendapatkan keturunan pejantan papan atas, terutama Kitasan Black dan putranya, Equinox, semakin ketat karena keduanya diyakini akan terus melahirkan calon-calon juara di arena pacuan Jepang pada masa mendatang.
Install SARGA.CO News
sarga.co