SARGA.CO - Final Kelas 4 Tahun A/B Indonesia's Horse Racing (IHR) Indonesia Derby 2026 bukan sekadar perebutan satu gelar juara. Di balik persaingan 11 ekor kuda unggul di usia senior, terdapat tiga kisah berbeda yang membuat balapan ini layak dinantikan.
Princess Gavi, Kashmir BB, dan Romantic Spartan sama-sama datang dengan modal yang menjanjikan. Namun ketiganya memikul misi yang sama sekali berbeda. Ada yang ingin keluar dari bayang-bayang sang legenda, ada yang membawa harapan sebuah stable muda untuk meraih gelar pertamanya, hingga ada pula yang menjadikan balapan ini sebagai penutup perjalanan kariernya di lintasan.
Jika salah satu dari mereka mampu melintasi garis finis lebih dulu pada Minggu, 26 Juli 2026, kemenangan tersebut akan memiliki arti jauh lebih besar daripada sekadar tambahan satu trofi.
Princess Gavi datang sebagai salah satu unggulan utama setelah mencatatkan waktu tercepat pada babak penyisihan Kelas 4 Tahun A/B. Namun bagi kuda milik King Halim Stable itu, kemenangan di final Indonesia Derby 2026 memiliki makna yang lebih besar.
Selama dua musim terakhir, perhatian publik banyak tertuju kepada King Argentin, kuda fenomenal yang mendominasi generasinya dan menjadi ikon King Halim Stable. Di tengah dominasi tersebut, Princess Gavi perlahan membangun rekam jejaknya sendiri. Apalagi cedera panjang menimpa King Argentin.
Princess Gavi langsung membuat ledakan besar. Dia mengoleksi gelar Super Sprint 2025 serta Piala Mangkunegaran 2026. Gelar juara Kelas 4 Tahun Indonesia Derby akan menjadi penegasan bahwa Princess Gavi layak dikenang sebagai pemimpin angkatannya sendiri.
Tahun lalu membuka jalan kemenangan bagi King Argentin, tahun ini jadi momennya Gavi untuk
Tak banyak stable yang berkembang secepat Blue Blood Stable.
Baru berdiri pada Januari 2026, stable yang mewakili kontingan Papua Selatan itu langsung menjadi salah satu kekuatan baru di Indonesia's Horse Racing. Dalam tiga seri IHR sebelum Indonesia Derby 2026, Blue Blood sudah mengoleksi enam trofi. Namun satu hal masih belum berhasil mereka raih, yakni kemenangan di podium tertinggi.
Harapan itu kini bertumpu pada Khasmir BB. Kuda yang baru bergabung menjelang Indonesia Derby 2026 tersebut langsung mencuri perhatian dengan memenangi babak penyisihan Kelas 4 Tahun A/B. Kini tantangan sesungguhnya menanti di final.
Khasmir BB juga akan mendapat dukungan wajah-wajah baru Blue Blood Stable, yakni joki Rusma Tio dan pelatih Rully Soleran. Apabila mampu kembali finis terdepan, kemenangan itu akan menjadi gelar juara pertama dalam sejarah Blue Blood Stable di ajang Indonesia's Horse Racing.
Bagi Romantic Spartan, Indonesia Derby 2026 bukan hanya soal mengejar gelar. Balapan ini akan menjadi penampilan terakhirnya di lintasan pacuan sebelum pensiun dan kembali ke kampung halamannya di Bukittinggi, Sumatra Barat, untuk menjalani peran baru sebagai indukan.
Karier Romantic Spartan memiliki cerita yang tak banyak dimiliki kuda lain. Namanya mulai dikenal luas ketika tampil mengejutkan di Indonesia Derby 2025. Datang tanpa banyak dijagokan dan dengan persiapan yang relatif singkat, ia berhasil merebut podium ketiga di belakang King Argentin. Sejak saat itu, Romantic menjadi salah satu kuda yang paling banyak mendapat dukungan dari penonton.
Di Sumatra Barat, Romantic Spartan sudah berkali-kali berdiri di podium tertinggi. Namun setiap kali tampil pada balapan-balapan utama di Pulau Jawa, terutama di nomor jarak jauh, kemenangan selalu lepas dari genggamannya. Beberapa kali ia harus puas finis di posisi kedua atau ketiga.
Karena itu, apabila Romantic Spartan mampu menutup kariernya dengan menjadi juara Kelas 4 Tahun Indonesia Derby 2026, kemenangan tersebut akan menjadi akhir yang nyaris sempurna bagi salah satu kuda paling populer dalam beberapa musim terakhir.
Install SARGA.CO News
sarga.co