test

Better experience in portrait mode.
Ka Ying Rising di

Ka Ying Rising Buka Musim Baru dengan Kemenangan Spektakuler, Rekor Baru dan 21 Start Beruntun Tanpa Terkalahkan

SARGA.CO – Tidak ada tanda-tanda bahwa dominasi Ka Ying Rising akan segera berakhir. Memulai musim balap Hong Kong 2026/2027 di Sha Tin, Minggu, 6 September, sprinter fenomenal milik David Hayes itu kembali menunjukkan kelasnya dengan menjuarai HKSAR Chief Executive's Cup (G3) untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Kemenangan tersebut terasa semakin istimewa karena diraih hanya beberapa hari setelah muncul kekhawatiran terkait kondisi fisiknya. Ka Ying Rising sempat mengalami sedikit kepincangan pada kaki belakang usai mengikuti barrier trial pekan lalu dan harus menjalani serangkaian pemeriksaan veteriner intensif, termasuk CT scan dan pemeriksaan Doppler. Namun hasil pemeriksaan menunjukkan tidak adanya kerusakan struktural serius dan sang juara akhirnya dinyatakan fit untuk tampil.

The Hong Kong Jockey Club

Kini berusia enam tahun, Ka Ying Rising membungkam semua keraguan dengan penampilan yang mungkin menjadi salah satu performa terbaik dalam kariernya. Selain memperpanjang rangkaian kemenangan beruntun menjadi 21 kali, ia juga memecahkan rekor lintasan Sha Tin untuk jarak 1.200 meter yang sebelumnya juga atas namanya sendiri.

Ka Ying Rising Langsung Menguasai Jalannya Lomba

Membawa bobot tertinggi, sekitar 61 kilogram, Ka Ying Rising tidak mengalami kesulitan berarti. Ia tetap tampil dominan meski harus memberikan keuntungan bobot hingga sekitar 9 kilogram kepada mayoritas pesaingnya.

Joki Zac Purton memanfaatkan keuntungan barrier gate satu untuk langsung membawa sang bintang ke depan. Setelah melewati 400 meter pertama dalam waktu 23,27 detik, Ka Ying Rising mulai menunjukkan akselerasi luar biasa pada bagian tengah lomba dengan membukukan split time 21,15 detik untuk 400 meter berikutnya.

Memasuki lintasan lurus, tidak ada satu pun pesaing yang mampu memberikan tekanan berarti. Berbeda dengan edisi tahun lalu ketika Purton sengaja menahan laju kudanya pada 200 meter terakhir, kali ini ia membiarkan Ka Ying Rising berlari hingga garis finis.

Hasilnya, putra Shamexpress tersebut melesat meninggalkan lawan-lawannya dan menang telak 7¾ panjang di depan Copartner Prance yang finis kedua, sementara Magic Control harus puas di posisi ketiga.

Penampilan itu menjadi bukti bahwa insiden memar ringan pada kaki belakang yang sempat mengkhawatirkan timnya sama sekali tidak memengaruhi performanya di lintasan.

Ka Ying Rising buka musim 2026/2027 dengan Menjuarai HKSAR Chief Executive's Cup 2026

Memecahkan Rekor Sendiri dan Menorehkan Sejarah Baru

Kemenangan ini tidak hanya memperpanjang rekor kemenangan beruntun Ka Ying Rising menjadi 21 kali, tetapi juga mempertegas statusnya sebagai salah satu sprinter terbaik yang pernah dimiliki Hong Kong.

Ia finis dengan catatan waktu 1 menit 06,11 detik, sebuah capaian fantastis yang sekaligus memperbarui rekor lintasan Sha Tin 1.200 meter. Lebih mengesankan lagi, catatan tersebut hampir satu detik lebih cepat dibanding rekor sebelumnya yang juga ia pegang.

Ini menjadi kali kelima Ka Ying Rising memperbaiki rekor lintasan 1.200 meter di Sha Tin. Perjalanannya mencetak sejarah dimulai pada 2024 ketika ia mematahkan rekor legendaris Sacred Kingdom yang telah bertahan selama bertahun-tahun. Sejak saat itu, ia terus memangkas catatan waktunya hingga mencapai level yang sebelumnya dianggap hampir mustahil.

Secara statistik, pencapaiannya kini semakin mengagumkan. Dari 24 kali tampil, Ka Ying Rising telah mengoleksi 22 kemenangan dan dua kali finis runner-up. Total pendapatannya juga telah menembus HK$160,9 juta (sekitar Rp338 miliar).

The Hong Kong Jockey Club

Tidak hanya itu, performa terbarunya menunjukkan bahwa sang juara masih terus berkembang. Menurut Hayes, kondisi fisiknya saat ini lebih ideal dibanding musim lalu. Bobot tubuhnya mencapai sekitar 531 kg, lebih besar dan lebih kuat dibanding saat ia mencetak sejumlah rekor sebelumnya.

"Dia semakin besar, semakin kuat, dan semakin baik," ujar Hayes setelah kemenangan tersebut.

Fokus Berikutnya: Mempertahankan Mahkota The Everest

Meski baru saja membuka musim dengan kemenangan dominan, target utama Ka Ying Rising sebenarnya berada di Australia.

HKSAR Chief Executive's Cup sejak dua musim terakhir memang digunakan Hayes sebagai batu loncatan menuju The Everest (G1), lomba sprint paling prestisius dan bernilai tertinggi di dunia untuk kuda pacu turf. Tahun lalu, Ka Ying Rising sukses menaklukkan para sprinter terbaik Australia dan menjuarai balapan tersebut.

Menariknya, Hayes menilai performa anak asuhnya di The Everest 2025 belum mencerminkan kemampuan terbaiknya.

Karena itu, kemenangan impresif di Sha Tin kali ini memberi optimisme besar menjelang upaya mempertahankan gelarnya di Randwick pada 17 Oktober mendatang. Bahkan sesaat setelah lomba berakhir, Ka Ying Rising langsung memasuki masa karantina sebagai bagian dari persiapan keberangkatan ke Australia.

Dengan status sebagai pemilik 21 kemenangan beruntun, pemegang rekor lintasan, serta kuda yang saat ini berbagi posisi puncak Longines World's Best Racehorse Rankings, Ka Ying Rising akan datang ke Sydney dengan reputasi yang lebih besar dibanding tahun lalu.

Jika performanya di pembuka musim Hong Kong ini menjadi indikator, maka dunia balap internasional kemungkinan belum melihat batas kemampuan sesungguhnya dari sang fenomena asal Sha Tin tersebut.

Sponsored Ad
Kontingen Sulut Rebut Gelar Juara Umum Kejurnas PORDASI Tahun 2026 Kontingen Sulut Rebut Gelar Juara Umum Kejurnas PORDASI Tahun 2026

Kontingen Sulut Rebut Gelar Juara Umum Kejurnas PORDASI Tahun 2026

Baca Selengkapnya
PP PORDASI Pastikan Gelanggang Pacuan Kuda Pulomas Jakarta Siap Gelar Indonesia Derby 2027, Hadiah Utama Total Rp1 Miliar Menanti! PP PORDASI Pastikan Gelanggang Pacuan Kuda Pulomas Jakarta Siap Gelar Indonesia Derby 2027, Hadiah Utama Total Rp1 Miliar Menanti!

PP PORDASI Pastikan Gelanggang Pacuan Kuda Pulomas Jakarta Siap Gelar Indonesia Derby 2027, Hadiah Utama Total Rp1 Miliar Menanti!

Baca Selengkapnya
Resmi Buka IHR Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Seri II 2026, Aryo PS Djojohadikusumo: Resmi Buka IHR Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Seri II 2026, Aryo PS Djojohadikusumo:

Resmi Buka IHR Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Seri II 2026, Aryo PS Djojohadikusumo: "Ini Merupakan Impian Saya dari Dulu"

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari
Sun Power Nagari Lagi Panas! Mampukah Sang Jawara Sulut Derby Taklukkan Super Sprint? Sun Power Nagari Lagi Panas! Mampukah Sang Jawara Sulut Derby Taklukkan Super Sprint?

Sun Power Nagari Lagi Panas! Mampukah Sang Jawara Sulut Derby Taklukkan Super Sprint?

Baca Selengkapnya
Forever Young Incar Sejarah, Sovereignty Bidik Tahta! Siapa Penguasa Breeders’ Cup Classic 2026? Forever Young Incar Sejarah, Sovereignty Bidik Tahta! Siapa Penguasa Breeders’ Cup Classic 2026?

Forever Young Incar Sejarah, Sovereignty Bidik Tahta! Siapa Penguasa Breeders’ Cup Classic 2026?

Baca Selengkapnya
Kabar Duka! Early Voting, Juara Preakness Stakes 2022, Meninggal Dunia di Usia 7 Tahun Kabar Duka! Early Voting, Juara Preakness Stakes 2022, Meninggal Dunia di Usia 7 Tahun

Kabar Duka! Early Voting, Juara Preakness Stakes 2022, Meninggal Dunia di Usia 7 Tahun

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Comeback Gila Monroe Walk! Lewati Cedera, Tak Terkalahkan, dan Pecahkan Rekor Kyoto Comeback Gila Monroe Walk! Lewati Cedera, Tak Terkalahkan, dan Pecahkan Rekor Kyoto

Comeback Gila Monroe Walk! Lewati Cedera, Tak Terkalahkan, dan Pecahkan Rekor Kyoto

Baca Selengkapnya
Ombudsman, Talk Of New York, dan Minnie Hauk Bersinar di British Champions Day 2026 Ombudsman, Talk Of New York, dan Minnie Hauk Bersinar di British Champions Day 2026

Ombudsman, Talk Of New York, dan Minnie Hauk Bersinar di British Champions Day 2026

Baca Selengkapnya
Kuda Bisa Mengenali Wajah Manusia? Ternyata, Mereka Bisa Mengingat Orang yang Familiar! Kuda Bisa Mengenali Wajah Manusia? Ternyata, Mereka Bisa Mengingat Orang yang Familiar!

Kuda Bisa Mengenali Wajah Manusia? Ternyata, Mereka Bisa Mengingat Orang yang Familiar!

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Kalpana Pensiun! Sang Ratu Pacuan Inggris Tinggalkan Warisan Rp63 Miliar Kalpana Pensiun! Sang Ratu Pacuan Inggris Tinggalkan Warisan Rp63 Miliar

Kalpana Pensiun! Sang Ratu Pacuan Inggris Tinggalkan Warisan Rp63 Miliar

Baca Selengkapnya
Kisah Royal Delta: Betina yang Harganya Bikin Melongo, Prestasi Bikin Kagum! Kisah Royal Delta: Betina yang Harganya Bikin Melongo, Prestasi Bikin Kagum!

Kisah Royal Delta: Betina yang Harganya Bikin Melongo, Prestasi Bikin Kagum!

Baca Selengkapnya
Cigar: Dari Kuda Biasa Menjadi Legenda, Bukti Kejeniusan Pelatih Bill Mott Cigar: Dari Kuda Biasa Menjadi Legenda, Bukti Kejeniusan Pelatih Bill Mott

Cigar: Dari Kuda Biasa Menjadi Legenda, Bukti Kejeniusan Pelatih Bill Mott

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
KAI
Legenda Pacuan Kuda Medaglia d’Oro Tutup Usia 27 Tahun, Wariskan 31 Juara G1 dan Prestasi Mendunia Legenda Pacuan Kuda Medaglia d’Oro Tutup Usia 27 Tahun, Wariskan 31 Juara G1 dan Prestasi Mendunia

Legenda Pacuan Kuda Medaglia d’Oro Tutup Usia 27 Tahun, Wariskan 31 Juara G1 dan Prestasi Mendunia

Baca Selengkapnya
65 Kuda dari Sumatera dan Jawa Beradu Cepat di Tanah Datar, Siapa Jagoan Minang Berikutnya? 65 Kuda dari Sumatera dan Jawa Beradu Cepat di Tanah Datar, Siapa Jagoan Minang Berikutnya?

65 Kuda dari Sumatera dan Jawa Beradu Cepat di Tanah Datar, Siapa Jagoan Minang Berikutnya?

Baca Selengkapnya
Fakta Menarik Maesa Tompaso: Lebih dari Sekadar Pacuan Kuda! Fakta Menarik Maesa Tompaso: Lebih dari Sekadar Pacuan Kuda!

Fakta Menarik Maesa Tompaso: Lebih dari Sekadar Pacuan Kuda!

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Kingswood Bikin Kejutan di Caulfield Cup 2026, Kemenangan Bersejarah Dibayangi Tragedi Kingswood Bikin Kejutan di Caulfield Cup 2026, Kemenangan Bersejarah Dibayangi Tragedi

Kingswood Bikin Kejutan di Caulfield Cup 2026, Kemenangan Bersejarah Dibayangi Tragedi

Baca Selengkapnya
Belum Terkalahkan! Monroe Walk Kini Memburu Mahkota Bergengsi di Jepang, Hadiah Rp12 Miliar Menanti Belum Terkalahkan! Monroe Walk Kini Memburu Mahkota Bergengsi di Jepang, Hadiah Rp12 Miliar Menanti

Belum Terkalahkan! Monroe Walk Kini Memburu Mahkota Bergengsi di Jepang, Hadiah Rp12 Miliar Menanti

Baca Selengkapnya
Tempted Gagalkan Misi Ka Ying Rising! Juara The Everest 2026 Ditentukan Selisih Tipis Tempted Gagalkan Misi Ka Ying Rising! Juara The Everest 2026 Ditentukan Selisih Tipis

Tempted Gagalkan Misi Ka Ying Rising! Juara The Everest 2026 Ditentukan Selisih Tipis

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Perang Sprint Rp248 Miliar! Ka Ying Rising Hadapi 12 Rival Elite di The Everest 2026 Perang Sprint Rp248 Miliar! Ka Ying Rising Hadapi 12 Rival Elite di The Everest 2026

Perang Sprint Rp248 Miliar! Ka Ying Rising Hadapi 12 Rival Elite di The Everest 2026

Baca Selengkapnya
Cigar Puncaki Daftar Lima Juara Terbaik Breeders’ Cup Classic Sepanjang Masa Cigar Puncaki Daftar Lima Juara Terbaik Breeders’ Cup Classic Sepanjang Masa

Cigar Puncaki Daftar Lima Juara Terbaik Breeders’ Cup Classic Sepanjang Masa

Baca Selengkapnya
Kuda Menguap Belum Tentu Ngantuk! Bisa Jadi Ini Alasannya Kuda Menguap Belum Tentu Ngantuk! Bisa Jadi Ini Alasannya

Kuda Menguap Belum Tentu Ngantuk! Bisa Jadi Ini Alasannya

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Belum Pernah Balapan, Kuda Ini Sudah Bernilai Rp106 Miliar! Belum Pernah Balapan, Kuda Ini Sudah Bernilai Rp106 Miliar!

Belum Pernah Balapan, Kuda Ini Sudah Bernilai Rp106 Miliar!

Baca Selengkapnya
Sandman Pensiun! Bintang Kentucky Derby Ini Siap Jadi Pejantan pada 2027 Sandman Pensiun! Bintang Kentucky Derby Ini Siap Jadi Pejantan pada 2027

Sandman Pensiun! Bintang Kentucky Derby Ini Siap Jadi Pejantan pada 2027

Baca Selengkapnya
Dari Joki ke Pelatih, Fukunaga Kini Raih G1 Pertama Berkat Meisho Hachiro Dari Joki ke Pelatih, Fukunaga Kini Raih G1 Pertama Berkat Meisho Hachiro

Dari Joki ke Pelatih, Fukunaga Kini Raih G1 Pertama Berkat Meisho Hachiro

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Tiga Legenda Pacuan Kuda Era 1970-an: Susan’s Girl, Chris Evert, dan Wajima yang Ukir Sejarah Tiga Legenda Pacuan Kuda Era 1970-an: Susan’s Girl, Chris Evert, dan Wajima yang Ukir Sejarah

Tiga Legenda Pacuan Kuda Era 1970-an: Susan’s Girl, Chris Evert, dan Wajima yang Ukir Sejarah

Baca Selengkapnya