SARGA.CO - Romantic Spartan resmi memulai kariernya sebagai indukan untuk generasi kuda baru di Sumatra Barat. Kuda betina milik San Marino Stable itu sempat tinggal di Nagura Stable untuk dikawinkan dengan kuda Thoroughbred Palentino yang sekarang tinggal di peternakan di Bukittinggi itu.
Berdasar informasi yang SARGA dapatkan dari Tuan Amris, pelatih yang bertanggung jawab saat Romantic masih dipacuan, proses breeding dua kuda ini terjadi antara Sabtu dan Minggu, 5-6 September 2026.
Romantic Spartan yang dahulu bernama Qanita Bukati adalah kuda penuh kejutan. Kehadirannya tak diperhitungkan di angkatannya. Di Indonesia Derby 2025, dia pertama kali mencatatkan namanya dalam perebutan podium.
Dalam upaya menantang King Argentin, Romantic yang baru datang dari Sumbar memberi perlawanan berarti dan akhirnya finis di peringkat ketiga. Dari situ race Romantic selalu ditunggu oleh para penggemarnya.
Karier Romantic Spartan berakhir dengan 12 kali penampilan resmi.
Ia meninggalkan sederet gelar di Sumatra Barat, podium Indonesia Derby 2025, dan penampilan terakhir yang menunjukkan karakter khasnya; tenang di awal, pantang menyerah hingga garis finis.
Beberapa kemenangan berkesan dari Romantic di antaranya Juara 1 Wisata Derby Bukittinggi Agam 2025, Juara 1 Kelas A/B Terbuka IHR Cup Payakumbuh 2025, dan Juara 1 Kelas Terbuka A/B Sawahlunto Derby 2025.
Karakter kuda stayer yang dengan tenang menjaga laju sepanjang race, sebelum meledak di meter-meter terakhir menjadi darah dan tipe lari yang diharapkan diwariskan dari Romantic ke anak-anaknya nanti.
Sementara itu Palentino adalah kuda yang berkarier di pacuan Australia. Dia punya rekor 18 race dengan catatan 5 kemenangan dan 3 runner up. Sepanjang kariernya dia mengumpulkan uang hadiah mencapai 1,3 juta dolar Australia (sekitar Rp13,5 miliar).
Palentino pernah memenangkan beberapa kejuaraan G1 di antaranya Australian Guineas dan Makybe Diva Stakes keduanya pada tahun 2016.
Sebelum dipindahkan ke Indonesia, Palentino telah mengawini lebih dari 550 betina di Australia dan menghasilkan beberapa pemenang balapan seperti Palencia dan Paltinian.
Di Indonesia, Palentino baru mulai aktif menjadi pejantan sekitar tahun 2025 lalu. Anak-anak dari Romantic Spartan akan menjadi generasi anakan kedua dari Palentino dari garis keturunan di Sumatra Barat.
Mirip dengan Romantic, Palentino juga adalah tipe kuda yang menutup balapan dengan langkah yang kuat. Dia juga jagoan di kelas menengah, tepatnya untuk jalur 1 mil, alias trek 1.600 meter.
Install SARGA.CO News
sarga.co