test

Better experience in portrait mode.
Satono Reve bersama Joki Damian Lane menang di Keeneland Cup (G3)

Satono Reve Pensiun di Usia 7 Tahun, Sang Raja Sprint Jepang yang Berani Menantang Dunia

SARGA.CO – Setelah menuntaskan 21 penampilan, meraih 7 kemenangan, dan menjuarai Takamatsunomiya Kinen dua tahun berturut-turut, Satono Reve resmi mengakhiri karier balapnya. Pelatih Noriyuki Hori mengumumkan keputusan tersebut pada 7 September 2026, menutup perjalanan seekor sprinter Jepang yang tak pernah ragu menguji diri menghadapi lawan-lawan terbaik dunia.

Balapan terakhirnya berlangsung pada 22 Agustus 2026 di Inggris. Ia finis kesembilan dalam City of York Stakes. Kuda berusia tujuh tahun itu kembali ke Jepang pada 6 September dan kini menjalani karantina impor di JRA Horse Racing School, sebelum memulai babak baru sebagai pejantan di Shadai Stallion Station.

Sprinter “Satono” yang Lahir dari Hidaka

Meski kelak bergabung dengan salah satu jajaran pejantan paling bergengsi di Jepang, kisah Satono Reve bermula jauh dari gemerlap Shadai. Berbekal silsilah unggulan dan nama “Reve” yang berarti “mimpi” dalam bahasa Prancis, ia lahir pada 22 Maret 2019 di Shirai Farm, Hidaka, Hokkaido.

Ayahnya, Lord Kanaloa, adalah pemenang dua kali Sprinters Stakes dan dua kali Hong Kong Sprint, serta anggota JRA Hall of Fame. Dari garis induk, Satono Reve merupakan anak Ciliege, putri dari sprinter legendaris Jepang Sakura Bakushin O—juara dua kali Sprinters Stakes yang juga masuk JRA Hall of Fame.

Walau menyandang prefiks “Satono” dan terjual seharga 54 juta yen dalam JRHA Select Sale 2019 sebelum menjalani pelatihan di Miho Training Center, akar Satono Reve tetap berada di Hidaka. Dari kawasan peternakan di Hokkaido itulah ia menapaki jalan menuju puncak persaingan sprint Jepang.

Satono Reve di Royal Ascot

Juara di Negeri Sendiri, Penantang di Panggung Dunia

Pencapaian terbesar Satono Reve di Jepang lahir di Chukyo Racecourse. Ia memenangi G1 Takamatsunomiya Kinen pada 2025, lalu kembali setahun kemudian untuk mempertahankan gelar. Performa pada musim 2025 juga mengantarnya meraih JRA Award sebagai sprinter terbaik.

Namun, sebelum sepenuhnya menguasai persaingan domestik, ia sudah dikenal sebagai kuda Jepang yang berani melawat ke luar negeri. 

Kemenangan SATONO REVE di Takamatsunomiya Kinen 2025 (G1).

Satono Reve di G1 Chairman’s Sprint Prize, kejuaraan di Sha Tin

Dalam Hong Kong Sprint 2024, Satono Reve finis ketiga. Setahun kemudian, ia menempati posisi kedua di Chairman’s Sprint Prize, hanya kalah dari Ka Ying Rising.

Di Royal Ascot, ia tampil dalam G1 Queen Elizabeth II Jubilee Stakes. Pada 2025, Satono Reve hanya terpaut setengah panjang dari Lazzat. Setahun berselang, ia kembali harus puas sebagai runner-up setelah kalah setipis hidung dari Almeraq, yang kemudian menjuarai Sprint Cup. Ia melanjutkan kampanye Eropanya dengan finis ketiga dalam G1 July Cup.

Gelar G1 di luar negeri memang tak pernah datang. Namun, selisih yang begitu tipis dalam sejumlah balapan besar menunjukkan bahwa Satono Reve bukan sekadar peserta dari Jepang. Ia berulang kali membuktikan diri mampu berdiri sejajar dengan para sprinter elite dunia.

Tim Satono Reve Menutup Perjalanan dengan Rasa Syukur

Dalam pernyataan tertulis yang dikutip netkeiba, Hori mengakui bahwa target memenangi G1 di luar negeri belum tercapai. “Kami belum berhasil meraih kemenangan G1 di luar negeri, dan sebagai tim kami menyadari masih ada banyak hal yang perlu ditingkatkan. Meski demikian, pengalaman ini sangat berharga dan kami bertekad membawa seluruh pelajaran tersebut ke masa depan,” ujarnya.

Meski tanpa kemenangan besar di luar Jepang, kampanye internasional itu sama sekali tidak dianggap sia-sia. Hori menekankan bahwa perjalanan Satono Reve selalu disusun dengan mempertimbangkan kondisi sang kuda, termasuk ketika ia menetap selama empat bulan di Inggris.

“Berkat pengertian pemilik, kami dapat menjalankan program balap yang paling sesuai baginya. Hasilnya, Satono Reve mampu melewati seluruh tantangan itu dengan selamat,”

kata Hori, mengutip Netkeiba.

Satono Reve di Newmarket's July course

“Sejak berangkat ke Inggris, ia bisa tampil konsisten dalam tiga balapan. Saya sangat berterima kasih karena ia terus memberikan kemampuan terbaiknya,” tambah Hori

Ucapan tersebut merangkum karakter Satono Reve sepanjang kariernya: tangguh, gigih, dan selalu siap berjuang. Setelah bertahun-tahun berkompetisi di level tertinggi, kini ia akhirnya mendapat kesempatan untuk beristirahat.

Warisan Sang Raja Sprint Jepang

Satono Reve menutup karier dengan tujuh kemenangan dari 21 penampilan, termasuk empat kemenangan dalam balapan berstatus graded, serta total hadiah sekitar US$5,86 juta. Ia meninggalkan arena sebagai juara G1 dua kali, peraih penghargaan JRA, dan kuda yang mampu mencatat hasil menonjol di tiga benua.

Di Shadai Stallion Station, ia akan berdiri berdampingan dengan ayahnya, Lord Kanaloa. Satono Reve mungkin belum menyamai capaian internasional sang ayah, tetapi berkali-kali ia berada begitu dekat dengan kemenangan hingga dunia pacuan tak punya pilihan selain memperhatikannya.

Pada usia tujuh tahun, Satono Reve menukar riuh tribun dan derap di lintasan dengan kehidupan yang lebih tenang sebagai pejantan. Ia pergi dengan warisan sebagai sprinter yang terus bepergian, terus menantang, dan menghadapi para pelari tercepat dunia tanpa pernah kehilangan kelasnya.

Sponsored Ad
Satono Reve Pensiun di Usia 7 Tahun, Sang Raja Sprint Jepang yang Berani Menantang Dunia Satono Reve Pensiun di Usia 7 Tahun, Sang Raja Sprint Jepang yang Berani Menantang Dunia

Satono Reve Pensiun di Usia 7 Tahun, Sang Raja Sprint Jepang yang Berani Menantang Dunia

Satono Reve resmi pensiun di usia tujuh tahun setelah meraih dua gelar Takamatsunomiya Kinen dan menantang sprinter elite di panggung dunia.

Baca Selengkapnya
Wining Stable Siapkan 4 Indukan untuk Musim Kawin 2026-2027, Ada Lenox Wining Wining Stable Siapkan 4 Indukan untuk Musim Kawin 2026-2027, Ada Lenox Wining

Wining Stable Siapkan 4 Indukan untuk Musim Kawin 2026-2027, Ada Lenox Wining

Empat indukan Wining Stable menjalani proses kawin di Eclipse Stable di Solo untuk dikawinkan dengan Elbrus Eclipse dan Thunder Eclipse.

Baca Selengkapnya
Drone View: Update Lapangan Pacu Pulomas, Trek Pacu Mulai Terbuka Lagi Drone View: Update Lapangan Pacu Pulomas, Trek Pacu Mulai Terbuka Lagi

Drone View: Update Lapangan Pacu Pulomas, Trek Pacu Mulai Terbuka Lagi

Gelanggang Pacu Pulomas mulai bersolek. Lintasan pacunya mulai terlihat di trek lurus dekat garis finis.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Dragon Welds Tak Terbendung di Korea Sprint, Amankan Tiket ke Breeders' Cup Sprint Dragon Welds Tak Terbendung di Korea Sprint, Amankan Tiket ke Breeders' Cup Sprint

Dragon Welds Tak Terbendung di Korea Sprint, Amankan Tiket ke Breeders' Cup Sprint

Dragon Welds melanjutkan dominasinya dengan menjuarai G3 Korea Sprint 2026 di Seoul. Sprinter Jepang itu mengalahkan American Stage dan memastikan tiket ke Breeders' Cup Sprint di Keeneland.

Baca Selengkapnya
Miranda Stable Siapkan Sampai 8 Induk untuk Musim Kawin 2026 Miranda Stable Siapkan Sampai 8 Induk untuk Musim Kawin 2026

Miranda Stable Siapkan Sampai 8 Induk untuk Musim Kawin 2026

Salah satu kuda yang akan kembali breeding adalah MS Queen yang baru saja melahirkan anak pertamanya Rabu, 9 September 2026.

Baca Selengkapnya
Diktaean Pertahankan Takhta Korea Cup, Jepang Sapu Dua Gelar Utama di Seoul Diktaean Pertahankan Takhta Korea Cup, Jepang Sapu Dua Gelar Utama di Seoul

Diktaean Pertahankan Takhta Korea Cup, Jepang Sapu Dua Gelar Utama di Seoul

Diktaean mempertahankan gelar Korea Cup 2026 di Seoul, menegaskan dominasi Jepang dan membuka peluang menuju Breeders’ Cup Dirt Mile.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari
Ka Ying Rising Buka Musim Baru dengan Kemenangan Spektakuler, Rekor Baru dan 21 Start Beruntun Tanpa Terkalahkan Ka Ying Rising Buka Musim Baru dengan Kemenangan Spektakuler, Rekor Baru dan 21 Start Beruntun Tanpa Terkalahkan

Ka Ying Rising Buka Musim Baru dengan Kemenangan Spektakuler, Rekor Baru dan 21 Start Beruntun Tanpa Terkalahkan

Ka Ying Rising melanjutkan lagi rekor tak terkalahkannya menjadi 21 kali kemenangan berturut-turut di Kelas Sprint.

Baca Selengkapnya
Mayo Pensiun dari Lintasan Pacu, Kini menjadi Indukan untuk Miranda Stable Mayo Pensiun dari Lintasan Pacu, Kini menjadi Indukan untuk Miranda Stable

Mayo Pensiun dari Lintasan Pacu, Kini menjadi Indukan untuk Miranda Stable

Akibat serangkaian cedera sejak akhir tahun lalu, Mayo yang sempat menjadi kuda potensial penantang Derby 2026 akhirnya diputuskan menepi dan menjadi indukan untuk Miranda Stable.

Baca Selengkapnya
Monumen Milord Ikut Bersolek, Siap Sambut Para Kuda di  IHR Kejurnas ke-60 Seri II 2026 Monumen Milord Ikut Bersolek, Siap Sambut Para Kuda di  IHR Kejurnas ke-60 Seri II 2026

Monumen Milord Ikut Bersolek, Siap Sambut Para Kuda di IHR Kejurnas ke-60 Seri II 2026

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Menanti Anak Romantic Spartan x Palentino Menanti Anak Romantic Spartan x Palentino

Menanti Anak Romantic Spartan x Palentino

Romantic Spartan melalui proses breeding dengan palentino di kandang Nagura Stable di Bukittinggi, Minggu, 6 September 2026.

Baca Selengkapnya
Catat Tanggal Baru Sulut Derby 2026: Jadi Sabtu, 26 September 2026 Catat Tanggal Baru Sulut Derby 2026: Jadi Sabtu, 26 September 2026

Catat Tanggal Baru Sulut Derby 2026: Jadi Sabtu, 26 September 2026

Baca Selengkapnya
Prince Star Stable Bakal All Out untuk Sulut Derby dan IHR Kejurnas Seri-II ke-60 2026 Prince Star Stable Bakal All Out untuk Sulut Derby dan IHR Kejurnas Seri-II ke-60 2026

Prince Star Stable Bakal All Out untuk Sulut Derby dan IHR Kejurnas Seri-II ke-60 2026

Sun Princess dan Authentic Prince siap menjadi jagoan di Kelas Sprint dan Kelas Remaja untuk dua event mendatang di Gelanggang Pacu Maesa Tompaso.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari Tambang
Menghitung Hari Menuju Sulut Derby, Kuda-kuda Indonesia Derby 2026 Mulai Jajal Lapangan Pacu Menghitung Hari Menuju Sulut Derby, Kuda-kuda Indonesia Derby 2026 Mulai Jajal Lapangan Pacu

Menghitung Hari Menuju Sulut Derby, Kuda-kuda Indonesia Derby 2026 Mulai Jajal Lapangan Pacu

Dua kuda Indonesia Derby 2026, Melasti dan Monochrome terlihat mulai menjajal Gelanggang Pacu Maesa Tompaso, jelang Sulut Derby, sekitar satu minggu lagi.

Baca Selengkapnya
Pensiun dari Lintasan Pacu Santana Rembulan Langsung Jadi Indukan Pensiun dari Lintasan Pacu Santana Rembulan Langsung Jadi Indukan

Pensiun dari Lintasan Pacu Santana Rembulan Langsung Jadi Indukan

Rabu, 2 September 2026 Santana Rembulan resmi memulai karier baru sebagai indukan setelah kawin dengan Elbrus Eclipse di peternakan di Solo.

Baca Selengkapnya
Gandeng Media Raksasa Korea Sports Seoul, SARGA.CO dan PP PORDASI Siapkan Terobosan Sportainment Berbasis K-Content Gandeng Media Raksasa Korea Sports Seoul, SARGA.CO dan PP PORDASI Siapkan Terobosan Sportainment Berbasis K-Content

Gandeng Media Raksasa Korea Sports Seoul, SARGA.CO dan PP PORDASI Siapkan Terobosan Sportainment Berbasis K-Content

Pantau peluang baru industri olahraga nasional! SARGA.CO dan PP PORDASI sambangi Sports Seoul & Korea Cup demi bawa hiburan olahraga kelas dunia ke Indonesia.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Tiga Kuda Legenda Balap Bergabung ke Uma Musume: Phalaenopsis, Efforia, dan Genuine Jadi Karakter Baru Tiga Kuda Legenda Balap Bergabung ke Uma Musume: Phalaenopsis, Efforia, dan Genuine Jadi Karakter Baru

Tiga Kuda Legenda Balap Bergabung ke Uma Musume: Phalaenopsis, Efforia, dan Genuine Jadi Karakter Baru

Tiga karakter baru Uma Musume, Phalaenopsis, Efforia, dan Genuine, hadir membawa sejarah balap kuda Jepang dari tiga generasi berbeda ke dalam seri populer ini.

Baca Selengkapnya
Summer Sale Jepang 2026 Pecahkan Rekor, Berakhir pada Hari Keenam Summer Sale Jepang 2026 Pecahkan Rekor, Berakhir pada Hari Keenam

Summer Sale Jepang 2026 Pecahkan Rekor, Berakhir pada Hari Keenam

Baca Selengkapnya
Maesa Tompaso, Arena Bersejarah yang Kembali Menjadi Panggung Kejurnas Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Arena Bersejarah yang Kembali Menjadi Panggung Kejurnas Pacuan Kuda

Maesa Tompaso, Arena Bersejarah yang Kembali Menjadi Panggung Kejurnas Pacuan Kuda

Bersejarah, berkapasitas besar, dan langganan menggelar Kejurnas. Inilah Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, arena kebanggaan Sulawesi Utara yang akan menjadi tuan rumah Kejurnas PORDASI 2026.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Aston Machan: Sprinter Jepang Tak Terlupakan yang Hidup Abadi sebagai Karakter Maskot di Uma Musume Aston Machan: Sprinter Jepang Tak Terlupakan yang Hidup Abadi sebagai Karakter Maskot di Uma Musume

Aston Machan: Sprinter Jepang Tak Terlupakan yang Hidup Abadi sebagai Karakter Maskot di Uma Musume

Uma Musume memberi kesempatan Aston Machan tak terlupakan begitu saja, seperti harapan pemiliknya.

Baca Selengkapnya
2 Kuda Sumbar Berangkat ke Kejurnas Seri II 2026, Lewat Jalur Blue Blood 2 Kuda Sumbar Berangkat ke Kejurnas Seri II 2026, Lewat Jalur Blue Blood

2 Kuda Sumbar Berangkat ke Kejurnas Seri II 2026, Lewat Jalur Blue Blood

Pusako Nagura dan Queen Pizzaro direncanakan akan menempuh perjalanan panjang dari Sumbar ke Sulut untuk turut serta dalam IHR Kejurnas Seri II 2026 di Tompaso, Sulut.

Baca Selengkapnya
Saga Serumpun Berangkat Kejurnas Seri II ke-60 2026, Satu-satunya Wakil Kontingen Sumbar di Tompaso Saga Serumpun Berangkat Kejurnas Seri II ke-60 2026, Satu-satunya Wakil Kontingen Sumbar di Tompaso

Saga Serumpun Berangkat Kejurnas Seri II ke-60 2026, Satu-satunya Wakil Kontingen Sumbar di Tompaso

Saga Serumpun rencananya akan menjajal Kelas B Sprint dan berusaha menyumbang lagi poin bagi Kontingen Sumatra Barat.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Galeri Foto: Mengintip Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Tempat Berlangsungnya Kejurnas Seri II ke-60 2026 Galeri Foto: Mengintip Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Tempat Berlangsungnya Kejurnas Seri II ke-60 2026

Galeri Foto: Mengintip Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Tempat Berlangsungnya Kejurnas Seri II ke-60 2026

Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso punya panjang 1.600 meter dan tribun besar yang bisa menopang hingga 3000 penonton.

Baca Selengkapnya
Zara Dinamite Berjaya Jadi Calon Derby. Siap ke Pulau Jawa di Musim IHR 2027! Zara Dinamite Berjaya Jadi Calon Derby. Siap ke Pulau Jawa di Musim IHR 2027!

Zara Dinamite Berjaya Jadi Calon Derby. Siap ke Pulau Jawa di Musim IHR 2027!

Di Sumbar Zara mencatatkan rekor tiga kali menang dan satu kali runner-up. Modal yang kuat untuk menjadi salah satu kuda jagoan Derby 2027.

Baca Selengkapnya
Blue Blood Stable Beli 5 Kuda Baru Kucurkan Dana Lebih dari Rp1 M Boyong Pusako Nagura, Romeo Berjaya, dan Lipang Bajeng Blue Blood Stable Beli 5 Kuda Baru Kucurkan Dana Lebih dari Rp1 M Boyong Pusako Nagura, Romeo Berjaya, dan Lipang Bajeng

Blue Blood Stable Beli 5 Kuda Baru Kucurkan Dana Lebih dari Rp1 M Boyong Pusako Nagura, Romeo Berjaya, dan Lipang Bajeng

Pusako Nagura, Romeo Berjaya, Lipang Bajeng, Queen Pizzaro, dan Lord Tonsea menjadi lima kuda baru yang kini jadi berada di bawah bendera kuda biru Blue Blood.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Romantic Warrior Pensiun Sebagai Kuda dengan Pendapatan Terbesar dalam Sejarah, Rp603 M Romantic Warrior Pensiun Sebagai Kuda dengan Pendapatan Terbesar dalam Sejarah, Rp603 M

Romantic Warrior Pensiun Sebagai Kuda dengan Pendapatan Terbesar dalam Sejarah, Rp603 M

Dalam lima tahun, Romantic Warrior telah turun di 31 race, meraih 24 kemenangan dan 5 kali juara dua. Dia juga mencatatkan 15 kali juara tingkat G1 di 4 negara berbeda.

Baca Selengkapnya