SARGA.CO - Miranda Stable mempersiapkan kuda Matteo untuk menjalani debutnya di pacuan kuda Pulau Jawa. Pemilik Miranda Stable, Adhi Supit, mengatakan kalau Indonesia's Horse Racing (IHR) Piala Paku Alam 2026 akan jadi momen penting bagi kuda muda itu di Tanah Jawa.
"Matteo, adiknya Milord akan ikut [turun pacuan IHR Piala Paku Alam 2026], cari pengalaman pacu, belum pernah pacu [di Pulau Jawa]," tutur Adi kepada Sarga, Rabu (5/6/2026).
Ya, Matteo adalah adik dari Milord, kuda asal Sulawesi Utara yang sempat digadang-gadang penantang King Argentin meraih Triple Crown 2025.
Adhi mengutarakan pentingnya kesempatan bagi Matteo untuk turun ke lintasan pacu. Dia merasa kebanyakan kuda Miranda Stable kalah pengalaman sebelum sempat bersaing di kelas-kelas elite pacuan kuda di Tanah Air.
"Kuda-kuda saya hampir semuanya kalah pengalaman. Terlambat dibawa ke Jawa dan di Tompaso jarang ada pacuan. Si Mayo saja baru tiga kali pacu saat menang di Bantul akhir tahun lalu," ujar Adhi lagi.
Apalagi, kata Adhi, Matteo masuk kategori late born. Dia akan cenderung lebih muda dibanding kuda di angkatannya. Pengalaman turun di lintasan pacu yang semakin banyak akan mematangkan Matteo untuk bisa berprestasi.
Sebelumnya, Pemilik Bendang Stable Mario Bahar, tempat Matteo dilahirkan, menjelaskan nama Matteo memiliki arti “Karunia Tuhan”. Bagi Mario, nama itu terasa pas. Ia melihat kemiripan mencolok antara Matteo dan sang kakak, mulai dari postur, warna, hingga karaternya.
“Dari garis darahnya kan sama, Da Vinci Eclipse x Fitri Nagari. Bentuk dan warnanya juga mirip. Semoga bisa jadi calon kuda juara,” tambah Mario kepada sarga akhir tahun 2025 lalu.
Milord bukan sekadar kuda pacu. Ia adalah simbol kecepatan dan semangat dari Tompaso Barat. Lahir pada 16 Januari 2022 di Bendang Stable, Milord dengan cepat mencuri perhatian di lintasan nasional. Daya juangnya luar biasa. Ia meraih sejumlah gelar bergengsi di berbagai kejuaraan dan menjadi kebanggaan Sulawesi Utara di kancah pacuan kuda Indonesia.
Namun, kisah Milord berakhir tragis. Dalam Jateng Derby, Februari 2025, Milord mengalami kecelakaan fatal yang juga mencederai joki yang setia menemaninya, Jones Paendong. Dunia pacuan kuda berduka, sebuah kehilangan besar bagi mereka yang pernah menyaksikan kehebatan Milord berlari.
Duka bagi dunia pacuan kuda, secara khusus bagi kontingen Sulawesi Utara, yang sempat menaruh harapan besar Milord menjadi penantang King Argentin.
Mario dari Bendang Stable, peternakan yang melahirkan Milord turut berduka, mereka juga langsung menyerahkan Matteo, yang masih belo kala itu ke Miranda Stable.
Bagi para pelatih dan pemilik stable, Matteo bukan hanya kuda harapan, tapi juga simbol bahwa legenda tidak pernah benar-benar berakhir, ia hanya terlahir kembali dalam wujud baru.
Pada awal Tahun 2026 lalu, Matteo sudah sempat turun di Kelas Perdana A/B jarak 800 meter, New Year Cup 2026. Dia hanya kalah dari Alarcos Nagari pada kesempatan itu.
Install SARGA.CO News
sarga.co