SARGA.CO – Gelombang antusiasme penggemar pacuan kuda di Hokkaido melampaui kapasitas fasilitas peternakan. Big Red Farm, rumah bagi deretan mantan kuda pacu legendaris Jepang, resmi membatasi akses kunjungan umum setelah lonjakan pengunjung mulai mengganggu aktivitas operasional harian mereka.
Terhitung sejak 11 Juli 2026, peternakan ikonik di Hokkaido tersebut menangguhkan jadwal kunjungan publik pada hari Sabtu, Minggu, dan libur nasional hingga batas waktu yang belum ditentukan. Meski akses hari kerja masih dibuka normal, pihak pengelola mengisyaratkan peluang pembatasan yang lebih ketat jika arus wisatawan tetap tak terkendali.
Melalui pernyataan resminya, pengelola Big Red Farm mengonfirmasi bahwa mereka tidak lagi memiliki kapasitas parkir, personel lapangan, maupun sistem pemandu yang memadai untuk menjamin keselamatan pengunjung dalam jumlah besar secara bersamaan.
Langkah drastis ini tak lepas dari pesona Gold Ship. Kuda peraih enam gelar juara Group 1 (G1) tersebut tidak hanya dicintai komunitas balap berkat prestasinya, tetapi juga kepribadiannya yang eksentrik dan penuh kejutan.
Popularitasnya makin melambung ke luar lintasan balap berkat franchise media populer Uma Musume: Pretty Derby, yang menyedot generasi penggemar baru untuk datang langsung ke Hokkaido demi melihat sosok aslinya secara dekat.
tulis pihak peternakan dalam pernyataan resminya.
Pihak pengelola juga menekankan bahwa penutupan sewaktu-waktu dapat kembali diberlakukan jika keselamatan area kerja terancam.
Pihak Big Red Farm menyampaikan permohonan maaf terbuka bagi para pendukung dan wisatawan yang sudah jauh-jauh hari merencanakan perjalanan mereka.
"Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada para penggemar yang telah merencanakan kunjungan. Keputusan ini terpaksa diambil demi memprioritaskan keselamatan pengunjung dan menjaga kelancaran operasional peternakan. Kami sangat mengharapkan pengertian dan kerja samanya," tambah keterangan yang mereka rilis, 25 Juni 2026 lalu.
Meskipun akses di hari kerja masih dibuka, kebijakan baru ini menjadi pengingat tegas bagi para pengunjung. Selama bertahun-tahun pintu peternakan memang terbuka ramah untuk publik, namun identitas utama fasilitas tersebut tetaplah sebuah peternakan produktif yang aktif, bukan destinasi wisata komersial.
Bagi para pecinta dunia pacuan kuda yang tetap ingin berziarah melihat Gold Ship dan pejantan legendaris lainnya, perencanaan jadwal di hari kerja kini menjadi satu-satunya opsi yang tersisa.
Install SARGA.CO News
sarga.co