test

Better experience in portrait mode.
Whirlaway

Whirlaway, Si Jenius Nyentrik yang Menjadi Raja Triple Crown

SARGA.CO - Dalam dunia pacuan kuda, bakat luar biasa tidak selalu datang dalam paket yang sempurna. Terkadang, justru kuda paling sulit dikendalikan yang mampu menciptakan sejarah. Itulah kisah Whirlaway, seekor Thoroughbred berwarna chestnut yang dikenal karena kecepatannya yang luar biasa sekaligus tingkahnya yang membuat frustrasi para pelatih.

Di lintasan, ia adalah bintang. Di luar lintasan, ia sering membuat orang menggelengkan kepala. Namun dari kombinasi unik itulah lahir salah satu legenda terbesar dalam sejarah pacuan Amerika Serikat. Pada 1941, Whirlaway berhasil menyapu bersih Kentucky Derby, Preakness Stakes, dan Belmont Stakes untuk menjadi pemenang Triple Crown kelima dalam sejarah.
 

Terlalu Cepat, Terlalu Sulit Dikendalikan

Whirlaway lahir pada 2 April 1938 dan dibesarkan di peternakan legendaris milik Calumet Farm. Sejak muda, semua orang tahu bahwa ia memiliki talenta luar biasa. Masalahnya, ia juga memiliki kebiasaan yang sangat aneh.

Saat memasuki tikungan terakhir, Whirlaway sering tiba-tiba berlari melebar ke luar lintasan. Bukan karena kelelahan atau kehilangan kecepatan, melainkan karena sifatnya yang sulit ditebak. Kebiasaan itu membuatnya kehilangan banyak posisi dan nyaris menghancurkan peluangnya dalam berbagai balapan.

(Blood-Horse Library)

Pelatih legendaris Ben A. Jones bahkan pernah berseloroh bahwa Whirlaway adalah kuda yang sulit diajari. Namun Jones tidak menyerah. Ia terus mencari cara untuk mengendalikan sang bintang yang temperamental tersebut.

Inovasi yang Mengubah Sejarah

Menjelang Kentucky Derby 1941, Jones menciptakan solusi yang saat itu tergolong revolusioner, "one-eye blinker" atau penutup mata sebelah. Peralatan sederhana itu dipasang untuk membatasi pandangan Whirlaway ke satu sisi sehingga ia tidak lagi tergoda untuk berlari melebar saat memasuki lintasan lurus akhir. Eksperimen tersebut terbukti sukses.

Dengan jockey muda Eddie Arcaro di atas punggungnya, Whirlaway tampil luar biasa di Kentucky Derby. Setelah tertinggal jauh di awal balapan, ia melesat di fase akhir dan menang dengan selisih delapan panjang. Waktu yang dicatatkannya bahkan bertahan sebagai rekor Kentucky Derby selama lebih dari dua dekade.
 

Raja Amerika Tahun 1941

Setelah menjuarai Kentucky Derby, Whirlaway tidak berhenti. Ia melanjutkan dominasinya dengan memenangkan Preakness Stakes dan Belmont Stakes untuk mengamankan Triple Crown. Prestasi tersebut menjadikannya pemenang Triple Crown pertama milik Calumet Farm, sebelum kemudian disusul Citation pada 1948.

Raja Amerika Tahun 1941

Yang lebih mengesankan, Whirlaway masih mampu menambah daftar kemenangan bergengsi dengan menjuarai Travers Stakes. Hingga kini, ia menjadi satu-satunya pemenang Triple Crown yang juga berhasil memenangkan Travers pada musim yang sama. Pada akhir musim 1941, Whirlaway dinobatkan sebagai Horse of the Year. Hebatnya lagi, penghargaan yang sama kembali ia raih pada tahun berikutnya.

'Mr. Longtail' yang Mengalahkan Popularitas Bintang Olahraga

Selain karena prestasinya, Whirlaway juga terkenal berkat penampilannya yang unik. Ia memiliki ekor yang sangat panjang dan lebat, sesuatu yang jarang ditemukan pada kuda pacu elite.
 

Saat berlari dengan kecepatan penuh, ekornya berkibar di belakang seperti bendera. Karena itulah publik menjulukinya 'Mr. Longtail'. Julukan tersebut semakin melekat ketika foto-fotonya rutin menghiasi halaman depan surat kabar olahraga Amerika. Popularitas Whirlaway pada masa itu begitu besar hingga kerap bersaing dengan atlet-atlet legendaris Amerika seperti pemain bisbol Ted Williams dan Joe DiMaggio dalam pemberitaan media nasional.

Legenda yang Tak Pernah Dilupakan

Ketika pensiun pada usia lima tahun, Whirlaway mencatatkan 32 kemenangan dari 60 kali start dan menjadi Thoroughbred dengan pendapatan terbesar sepanjang sejarah pada masanya. Ia juga dikenal sebagai 'kuda patriotik' karena sering mengikuti balapan yang digunakan untuk menggalang dana obligasi perang selama Perang Dunia II.

Pada 1959, namanya resmi masuk Hall of Fame pacuan kuda Amerika. Hingga kini, Whirlaway tetap dikenang bukan hanya sebagai juara Triple Crown, tetapi juga sebagai salah satu karakter paling unik yang pernah muncul di lintasan pacuan.

Whirlaway membuktikan bahwa kesempurnaan tidak selalu menjadi syarat untuk menjadi legenda. Kadang-kadang, sedikit sifat liar justru menjadi bagian dari keistimewaan yang membuat seorang juara dikenang sepanjang masa.

(Sumber: Americas Best Racing)

Sponsored Ad
KAI
Adora Djon's Bawa Nama Indonesia Bersinar di Pacuan Australia Adora Djon's Bawa Nama Indonesia Bersinar di Pacuan Australia

Adora Djon's Bawa Nama Indonesia Bersinar di Pacuan Australia

Adora Djon's menjadi juara race Maiden Handicap di Aquis Beaudesert, 17 September 2026.

Baca Selengkapnya
Forever Young Kembali 'Menggila', Kalahkan Lawan di Jockey Club Gold Cup, Siap Pertahankan Gelar Breeders’ Cup Classic! Forever Young Kembali 'Menggila', Kalahkan Lawan di Jockey Club Gold Cup, Siap Pertahankan Gelar Breeders’ Cup Classic!

Forever Young Kembali 'Menggila', Kalahkan Lawan di Jockey Club Gold Cup, Siap Pertahankan Gelar Breeders’ Cup Classic!

Baca Selengkapnya
Kuda Putih yang Viral karena Tubuh Kurus di Canggu Akhirnya Mati Kuda Putih yang Viral karena Tubuh Kurus di Canggu Akhirnya Mati

Kuda Putih yang Viral karena Tubuh Kurus di Canggu Akhirnya Mati

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Zippy Chippy, Kuda Pacu yang Tak Pernah Menang tetapi Dicintai Ribuan Penggemar Zippy Chippy, Kuda Pacu yang Tak Pernah Menang tetapi Dicintai Ribuan Penggemar

Zippy Chippy, Kuda Pacu yang Tak Pernah Menang tetapi Dicintai Ribuan Penggemar

Baca Selengkapnya
San Marino Stable Rayakan Kelahiran Anak Madame Spartan San Marino Stable Rayakan Kelahiran Anak Madame Spartan

San Marino Stable Rayakan Kelahiran Anak Madame Spartan

Kelahiran anak kedua dari Madame Spartan menambah lagi kuda baru di kandang San Marino Stable yang baru di Bukittinggi.

Baca Selengkapnya
Cedera Tendon Pinggirkan Chel'leng Manis, Pemulihan Total di Peternakan Suramadu Cedera Tendon Pinggirkan Chel'leng Manis, Pemulihan Total di Peternakan Suramadu

Cedera Tendon Pinggirkan Chel'leng Manis, Pemulihan Total di Peternakan Suramadu

Chel'leng Manis memang sempat terlihat melambat larinya di IHR Indonesia Derby 2026, sebelum terlempar dari garis depan.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Uma Musume Meriahkan MotoGP Jepang dengan Papan Raksasa 155 Meter dan Kehadiran Pengisi Suara Oguri Cap Uma Musume Meriahkan MotoGP Jepang dengan Papan Raksasa 155 Meter dan Kehadiran Pengisi Suara Oguri Cap

Uma Musume Meriahkan MotoGP Jepang dengan Papan Raksasa 155 Meter dan Kehadiran Pengisi Suara Oguri Cap

Uma Musume menjadi mitra resmi MotoGP Jepang 2026, menghadirkan papan karakter sepanjang 155 meter dan Tomoyo Takayanagi sebagai pengibar bendera finis.

Baca Selengkapnya
Warisan Deep Impact Berlanjut Lewat Sheza Alibi dan Generasi Baru di Australia serta Selandia Baru Warisan Deep Impact Berlanjut Lewat Sheza Alibi dan Generasi Baru di Australia serta Selandia Baru

Warisan Deep Impact Berlanjut Lewat Sheza Alibi dan Generasi Baru di Australia serta Selandia Baru

Warisan Deep Impact di kancah internasional juga sampai ke Indonesia lewat anak jantanya, Langley.

Baca Selengkapnya
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Segera Dimulai, Simak Jadwal Tampil Tim Equestrian Indonesia Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Segera Dimulai, Simak Jadwal Tampil Tim Equestrian Indonesia

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Segera Dimulai, Simak Jadwal Tampil Tim Equestrian Indonesia

PORDASI mengajak masyarakat mendukung Tim Equestrian Indonesia yang akan berlaga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Berikut jadwal pertandingan dan daftar skuad Merah Putih.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Dokumentasi Perkawinan Kuda Ternyata Punya Manfaat Penting! Dokumentasi Perkawinan Kuda Ternyata Punya Manfaat Penting!

Dokumentasi Perkawinan Kuda Ternyata Punya Manfaat Penting!

Dokumentasi perkawinan kuda di Indonesia menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan sertifikat kuda Indonesia (SKI).

Baca Selengkapnya
Sir Orbit Punya Full Sister! Siap Debut Musim 2027 Sir Orbit Punya Full Sister! Siap Debut Musim 2027

Sir Orbit Punya Full Sister! Siap Debut Musim 2027

Kuda yang dipanggil Ma'am Orbit itu rencananya akan mulai menjajal lintasan pacu Maret 2027.

Baca Selengkapnya
Zenyatta, Sang Ratu yang Tak Terkalahkan, Akhirnya Tumbang di Breeders’ Cup Zenyatta, Sang Ratu yang Tak Terkalahkan, Akhirnya Tumbang di Breeders’ Cup

Zenyatta, Sang Ratu yang Tak Terkalahkan, Akhirnya Tumbang di Breeders’ Cup

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Merlin Grey Lahirkan Anak Jantan, Hasil Perkawinan dengan Thunder Eclipse Merlin Grey Lahirkan Anak Jantan, Hasil Perkawinan dengan Thunder Eclipse

Merlin Grey Lahirkan Anak Jantan, Hasil Perkawinan dengan Thunder Eclipse

Kuda dari Adara Stable itu melahirkan seorang anak jantan pada 18 Agustus 2026 lalu.

Baca Selengkapnya
Wise Dan, Legenda Balap Kuda yang Mengubah Arti Seorang Juara Wise Dan, Legenda Balap Kuda yang Mengubah Arti Seorang Juara

Wise Dan, Legenda Balap Kuda yang Mengubah Arti Seorang Juara

Baca Selengkapnya
Kuda Kejutan Leading Change Hadirkan Persaingan di Saratoga, Raih Gelar Travers Stakes 2026 Kuda Kejutan Leading Change Hadirkan Persaingan di Saratoga, Raih Gelar Travers Stakes 2026

Kuda Kejutan Leading Change Hadirkan Persaingan di Saratoga, Raih Gelar Travers Stakes 2026

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Penyesuaian Target, Blue Blood Tetap Kirim 6 Ekor Kuda ke Tompaso untuk Kejurnas Seri 2 Penyesuaian Target, Blue Blood Tetap Kirim 6 Ekor Kuda ke Tompaso untuk Kejurnas Seri 2

Penyesuaian Target, Blue Blood Tetap Kirim 6 Ekor Kuda ke Tompaso untuk Kejurnas Seri 2

Blue Blood Stable akan mempersiapkan 2 kuda untuk kelas Star of Stars dan Super Sprint di Kejurnas Seri 2 ke-60 2026.

Baca Selengkapnya
Calon Penerus Generasi Kuda Sumbar:  Anak Benteng Agam III Telah Lahir, San Marino Tunggu Kelahiran 2 Anak Kuda Calon Penerus Generasi Kuda Sumbar:  Anak Benteng Agam III Telah Lahir, San Marino Tunggu Kelahiran 2 Anak Kuda

Calon Penerus Generasi Kuda Sumbar: Anak Benteng Agam III Telah Lahir, San Marino Tunggu Kelahiran 2 Anak Kuda

Baca Selengkapnya
Al Riffa, Sang Penjelajah Peraih Tiga Gelar G1, Pensiun Usai Cedera Pupuskan Mimpi Melbourne Cup Al Riffa, Sang Penjelajah Peraih Tiga Gelar G1, Pensiun Usai Cedera Pupuskan Mimpi Melbourne Cup

Al Riffa, Sang Penjelajah Peraih Tiga Gelar G1, Pensiun Usai Cedera Pupuskan Mimpi Melbourne Cup

Al Riffa resmi pensiun akibat cedera ligamen setelah meraih tiga gelar G1 dan berlomba di sembilan negara. Karier baru sebagai pejantan kini menanti.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Wonderland Kehilangan Anak Kembar Jantan, Lahir Prematur pada Usia Kandungan 10 Bulan Wonderland Kehilangan Anak Kembar Jantan, Lahir Prematur pada Usia Kandungan 10 Bulan

Wonderland Kehilangan Anak Kembar Jantan, Lahir Prematur pada Usia Kandungan 10 Bulan

Kelahiran anak Wonderland dan Da Vinci Eclipse sempat dinanti. Sayangnya calon anak perdananya itu harus mati, sesaat keluar dari kandungan.

Baca Selengkapnya
SARGA.CO Raih The Sraya Recognition untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan di Pacuan Kuda SARGA.CO Raih The Sraya Recognition untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan di Pacuan Kuda

SARGA.CO Raih The Sraya Recognition untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan di Pacuan Kuda

SARGA.CO meraih The Sraya Recognition kategori Social Impact pada APB 2026 atas upaya mendorong keterlibatan perempuan dan transformasi ekosistem pacuan kuda Indonesia.

Baca Selengkapnya
Admire Moon, Kuda Terbaik Jepang 2007 dan Juara Tiga G1, Meninggal Dunia di Usia 23 Tahun Admire Moon, Kuda Terbaik Jepang 2007 dan Juara Tiga G1, Meninggal Dunia di Usia 23 Tahun

Admire Moon, Kuda Terbaik Jepang 2007 dan Juara Tiga G1, Meninggal Dunia di Usia 23 Tahun

Admire Moon, sang juara yang bersinar di lintasan dunia, tutup usia pada umur 23 tahun setelah mengakhiri karier gemilangnya sebagai kuda pacu dan pejantan.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari Tambang
Piala Panglima TNI 2026 Diramaikan Lebih dari 1.000 Peserta di Parongpong Piala Panglima TNI 2026 Diramaikan Lebih dari 1.000 Peserta di Parongpong

Piala Panglima TNI 2026 Diramaikan Lebih dari 1.000 Peserta di Parongpong

Piala Panglima TNI 2026 di Parongpong diikuti lebih dari 1.000 peserta dari 57 stable. Marco Rorimpandey juara Eventing, Lalu Yuda terbaik di Jumping.

Baca Selengkapnya
Hasil Drawing Sulut Derby 2026; Zilong Rimboka Melasti dan Sunpower Nagari Bertarung di Kampung Halaman Hasil Drawing Sulut Derby 2026; Zilong Rimboka Melasti dan Sunpower Nagari Bertarung di Kampung Halaman

Hasil Drawing Sulut Derby 2026; Zilong Rimboka Melasti dan Sunpower Nagari Bertarung di Kampung Halaman

Zilong Rimboka, Sunpower Nagari, Melasti, dan Alarcos Nagari akan menjajal race di kampung halamannya lagi setelah merantau ke Pulau Jawa. Sementara Galant Eclipse akan kembali ke lintasan pacu.

Baca Selengkapnya
Parade Kuda Generasi 'Z' dari Bendang Stable, Angkatan Baru Bakal Debut Musim 2028 Parade Kuda Generasi 'Z' dari Bendang Stable, Angkatan Baru Bakal Debut Musim 2028

Parade Kuda Generasi 'Z' dari Bendang Stable, Angkatan Baru Bakal Debut Musim 2028

Kuda-kuda angkatan kelahiran 2025 di Bendang baru mendapatkan nama, mereka diawali dengan huruf 'Z'

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Hugo, Kuda Tertinggi di Dunia, Masih Terus Tumbuh! Hugo, Kuda Tertinggi di Dunia, Masih Terus Tumbuh!

Hugo, Kuda Tertinggi di Dunia, Masih Terus Tumbuh!

Baca Selengkapnya