SARGA.CO – Kabar mengejutkan datang menjelang Breeders’ Cup Classic 2026. Magnitude, kuda pacu yang sukses mengalahkan juara bertahan Forever Young di Dubai World Cup, resmi mengundurkan diri dari balapan dan pensiun dari kompetisi akibat cedera kaki depan kiri.
Keputusan tersebut diumumkan pada 29 Oktober 2026 setelah pemeriksaan dokter hewan di Keeneland. Hasil pemindaian PET menunjukkan adanya gangguan pada serat ligamen penyangga (suspensory ligament) kaki depan kiri Magnitude. Demi menghindari risiko cedera lebih serius, pelatih Steve Asmussen bersama pemilik Ron Winchell dan manajer balap David Fiske memutuskan mengakhiri karier balapnya.
Magnitude sebelumnya dipersiapkan untuk tampil di Breeders’ Cup Classic dengan hadiah total US$7 juta atau sekitar Rp115,5 miliar, dengan asumsi kurs Rp16.500 per dolar AS. Ia dijadwalkan berangkat dari posisi start keenam bersama joki Flavien Prat.
Asmussen mengaku kecewa karena Magnitude menunjukkan perkembangan latihan yang menjanjikan. Namun, keselamatan kuda menjadi prioritas utama.
Musim Gemilang Berakhir Lebih Cepat
Magnitude menjalani musim 2026 yang mengesankan. Pada Maret, putra Not This Time tersebut mencuri perhatian dunia setelah menaklukkan Forever Young dalam Dubai World Cup, balapan berhadiah US$12 juta atau sekitar Rp198 miliar.
Ia kemudian kembali meraih kemenangan Grade 1 (G1) di Stephen Foster Stakes pada Juni di Churchill Downs, mengalahkan Sovereignty dan sejumlah kuda terbaik Amerika Serikat. Sebelumnya, Magnitude juga menjuarai Razorback Handicap di Oaklawn Park.
Penampilan terakhirnya terjadi di Whitney Stakes, Saratoga, pada 8 Agustus 2026, ketika finis keenam di belakang Sovereignty.
Sepanjang kariernya, Magnitude mencatatkan 8 kemenangan, 2 kali finis kedua, dan 1 kali finis ketiga dari 15 kali start. Total hadiah yang dikumpulkannya mencapai US$9.626.365 atau sekitar Rp158,8 miliar.
Magnitude dan Paladin Siap Jadi Pejantan di Ashford Stud
Setelah pensiun, Magnitude akan bergabung dengan Ashford Stud di Kentucky, Amerika Serikat, untuk memulai karier sebagai pejantan (stallion) pada musim pembiakan 2027.
Ia tidak akan sendirian. Ashford Stud juga mengumumkan kedatangan Paladin, putra Gun Runner yang pensiun tanpa pernah mengalami kekalahan. Paladin memenangi ketiga balapannya, termasuk Remsen Stakes dan Risen Star Stakes.
Karier Paladin terhenti akibat retak kondilus yang tidak bergeser pada pergelangan kaki depan kanan setelah menjalani latihan di Florida. Cedera tersebut membuatnya gagal melanjutkan perjalanan menuju Triple Crown dan akhirnya pensiun tanpa kembali berlomba.
Direktur penjualan Ashford Stud, Charlie O’Connor, menyambut kedatangan kedua kuda tersebut. Menurutnya, Magnitude dan Paladin memiliki kualitas fisik, rekam jejak balap, serta silsilah yang menjanjikan untuk dunia pembiakan.
Breeders’ Cup Classic Kehilangan Penantang Berbahaya
Absennya Magnitude mengubah peta persaingan Breeders’ Cup Classic 2026. Kemampuannya memimpin pacuan dan mempertahankan kecepatan pada jarak 2.000 meter lebih menjadikannya ancaman bagi para favorit.
Selain itu, duel ulang melawan Forever Young yang sebelumnya dikalahkannya di Dubai menjadi salah satu cerita paling dinantikan. Tanpa Magnitude, Forever Young dan Sovereignty tetap menjadi dua nama utama yang diperhitungkan.
Lima kuda lain yang melengkapi daftar peserta adalah Golden Tempo, Knightsbridge, Napoleon Solo, The Puma, dan T O Password.
Meski gagal tampil di Breeders’ Cup Classic, Magnitude menutup kariernya dengan kemenangan bergengsi di Dubai World Cup dan Stephen Foster Stakes. Kini, fokusnya beralih dari lintasan balap ke dunia pembiakan, membuka babak baru sebagai calon pejantan unggulan di Ashford Stud.
Install SARGA.CO News
sarga.co