test

Better experience in portrait mode.
Cigar

Cigar: Dari Kuda Biasa Menjadi Legenda, Bukti Kejeniusan Pelatih Bill Mott

SARGA.CO - Perubahan lintasan balap mengubah nasib Cigar. Di tangan Bill Mott, kuda yang semula tampil biasa-biasa saja menjelma menjadi juara dengan 16 kemenangan beruntun dan musim sempurna pada 1995.

Kisah Cigar menjadi salah satu contoh paling mengesankan tentang bagaimana kejelian seorang pelatih dapat mengubah potensi seekor kuda menjadi prestasi luar biasa.

Dalam artikel The Incomparable Cigar: A Trainer’s Ability to Transform an Athlete into a Champion, yang diterbitkan America’s Best Racing pada 14 Oktober 2026, Tom Pedulla menyoroti peran penting Bill Mott dalam perjalanan karier sang legenda.

Perubahan besar dimulai dari lintasan tanah

Cigar, putra kuda pejantan Palace Music, tidak pernah berlomba saat berusia dua tahun. Ketika mulai berkompetisi pada usia tiga tahun, ia hanya mencatat dua kemenangan dari sembilan penampilan bersama pelatih pertamanya, Alex Hassinger Jr. Ia pun belum mampu memenangkan balapan stakes, meski telah mengumpulkan pendapatan sebesar US$89.175 atau sekitar Rp1,6 miliar)

Melihat perkembangan tersebut, pemilik sekaligus peternak Allen Paulson mengambil keputusan penting dengan memindahkan Cigar dari Pantai Barat ke Pantai Timur Amerika Serikat untuk ditangani Bill Mott, pelatih yang kelak masuk Hall of Fame.

Mott tidak terburu-buru menurunkan Cigar kembali ke arena. Setelah dua kali finis di posisi ketiga pada balapan rumput, ia memutuskan mencoba lintasan tanah (dirt).

Keputusan itu terbukti menjadi titik balik. Pada 28 Oktober 1994, Cigar menang dengan keunggulan delapan panjang dalam balapan satu mil di Aqueduct. Kemenangan tersebut membuka jalan bagi rentetan 16 kemenangan beruntun, menyamai rekor legendaris Citation yang mencatatkan prestasi serupa pada 1948–1950.

Musim sempurna 1995 dan kemenangan bersejarah

Puncak kejayaan Cigar terjadi pada 1995. Ia memenangkan seluruh 10 balapan yang diikutinya, mengantongi pendapatan US$4.819.800, serta meraih gelar Horse of the Year dan juara kuda jantan dewasa terbaik.

Musim sempurna 1995 dan kemenangan bersejarah

Momen paling ikonik datang dalam Breeders’ Cup Classic 1995 di Belmont Park. Dengan jockey Jerry Bailey di atas pelana, Cigar tampil luar biasa dan mencatat waktu rekor balapan 1 menit 59,58 detik.

Komentator legendaris Tom Durkin mengabadikan kemenangan itu dengan seruan yang terus dikenang penggemar balap kuda: “And here he is, the unconquerable, invincible, unbeatable Cigar!”

Bagi Bailey, kesuksesan tersebut bukan semata-mata hasil bakat alami Cigar. Menurutnya, Mott berhasil mengembangkan kemampuan kuda itu dari spesialis jarak satu mil menjadi pesaing tangguh di jarak satu seperempat mil.

Menaklukkan dunia, lalu menyamai rekor Citation

Cigar melanjutkan dominasinya pada 1996. Ia memenangkan Donn Handicap sebelum tampil dalam Dubai World Cup perdana, meski sempat menghadapi masalah pada kakinya dan harus menjalani perjalanan panjang ke Timur Tengah.

Cigar kemudian memenangi Dubai World Cup untuk kemenangan beruntun ke-14. Dua kemenangan berikutnya, di Massachusetts Handicap dan Arlington Citation Challenge, membawanya menyamai rekor 16 kemenangan beruntun milik Citation.

Namun, perjalanan itu tidak sepenuhnya mulus. Dalam Pacific Classic di Del Mar, Cigar harus puas finis kedua setelah terlibat persaingan kecepatan yang melelahkan bersama Siphon dan Dramatic Gold. Kemenangan justru diraih Dare and Go yang datang dari belakang.

Secara keseluruhan, Cigar menutup karier dengan 19 kemenangan dari 33 penampilan dan total pendapatan US$9.999.813 atau sekitar Rp180 miliar.

Juara tangguh dengan sisi lembut

Di luar arena, Cigar dikenal memiliki karakter yang ramah dan tenang. Bailey pernah membawa putranya yang berusia tiga tahun untuk mengunjungi Cigar di kandang. Alih-alih menunjukkan sikap agresif, sang juara justru menundukkan kepala dan menyentuh anak tersebut dengan lembut.

Detail ini memperlihatkan sisi lain seekor kuda yang begitu kompetitif saat berlomba, tetapi bersahabat ketika berada di luar lintasan. Cigar pensiun pada 1996 dan kemudian tinggal di Hall of Champions, Kentucky Horse Park, hingga meninggal pada 2014. Namanya juga diabadikan dalam Cigar Mile, balapan yang dinamai untuk menghormatinya pada 1997.

Warisan yang melampaui kemenangan

Kisah Cigar menegaskan bahwa bakat saja tidak selalu cukup untuk menghasilkan seorang juara. Keberanian mencoba pendekatan baru, kesabaran, serta kemampuan membaca potensi atlet menjadi faktor penting dalam membangun kesuksesan.

Bill Mott menemukan cara untuk memaksimalkan kemampuan Cigar, sementara sang kuda membuktikan hasilnya melalui kemenangan demi kemenangan. Kombinasi keduanya melahirkan salah satu legenda terbesar dalam sejarah balap kuda Amerika.

Sponsored Ad
Arsari
Kuda Bisa Mengenali Wajah Manusia? Ternyata, Mereka Bisa Mengingat Orang yang Familiar! Kuda Bisa Mengenali Wajah Manusia? Ternyata, Mereka Bisa Mengingat Orang yang Familiar!

Kuda Bisa Mengenali Wajah Manusia? Ternyata, Mereka Bisa Mengingat Orang yang Familiar!

Baca Selengkapnya
Kalpana Pensiun! Sang Ratu Pacuan Inggris Tinggalkan Warisan Rp63 Miliar Kalpana Pensiun! Sang Ratu Pacuan Inggris Tinggalkan Warisan Rp63 Miliar

Kalpana Pensiun! Sang Ratu Pacuan Inggris Tinggalkan Warisan Rp63 Miliar

Baca Selengkapnya
Kisah Royal Delta: Betina yang Harganya Bikin Melongo, Prestasi Bikin Kagum! Kisah Royal Delta: Betina yang Harganya Bikin Melongo, Prestasi Bikin Kagum!

Kisah Royal Delta: Betina yang Harganya Bikin Melongo, Prestasi Bikin Kagum!

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Cigar: Dari Kuda Biasa Menjadi Legenda, Bukti Kejeniusan Pelatih Bill Mott Cigar: Dari Kuda Biasa Menjadi Legenda, Bukti Kejeniusan Pelatih Bill Mott

Cigar: Dari Kuda Biasa Menjadi Legenda, Bukti Kejeniusan Pelatih Bill Mott

Baca Selengkapnya
Legenda Pacuan Kuda Medaglia d’Oro Tutup Usia 27 Tahun, Wariskan 31 Juara G1 dan Prestasi Mendunia Legenda Pacuan Kuda Medaglia d’Oro Tutup Usia 27 Tahun, Wariskan 31 Juara G1 dan Prestasi Mendunia

Legenda Pacuan Kuda Medaglia d’Oro Tutup Usia 27 Tahun, Wariskan 31 Juara G1 dan Prestasi Mendunia

Baca Selengkapnya
65 Kuda dari Sumatera dan Jawa Beradu Cepat di Tanah Datar, Siapa Jagoan Minang Berikutnya? 65 Kuda dari Sumatera dan Jawa Beradu Cepat di Tanah Datar, Siapa Jagoan Minang Berikutnya?

65 Kuda dari Sumatera dan Jawa Beradu Cepat di Tanah Datar, Siapa Jagoan Minang Berikutnya?

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Fakta Menarik Maesa Tompaso: Lebih dari Sekadar Pacuan Kuda! Fakta Menarik Maesa Tompaso: Lebih dari Sekadar Pacuan Kuda!

Fakta Menarik Maesa Tompaso: Lebih dari Sekadar Pacuan Kuda!

Baca Selengkapnya
Kingswood Bikin Kejutan di Caulfield Cup 2026, Kemenangan Bersejarah Dibayangi Tragedi Kingswood Bikin Kejutan di Caulfield Cup 2026, Kemenangan Bersejarah Dibayangi Tragedi

Kingswood Bikin Kejutan di Caulfield Cup 2026, Kemenangan Bersejarah Dibayangi Tragedi

Baca Selengkapnya
Belum Terkalahkan! Monroe Walk Kini Memburu Mahkota Bergengsi di Jepang, Hadiah Rp12 Miliar Menanti Belum Terkalahkan! Monroe Walk Kini Memburu Mahkota Bergengsi di Jepang, Hadiah Rp12 Miliar Menanti

Belum Terkalahkan! Monroe Walk Kini Memburu Mahkota Bergengsi di Jepang, Hadiah Rp12 Miliar Menanti

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Tempted Gagalkan Misi Ka Ying Rising! Juara The Everest 2026 Ditentukan Selisih Tipis Tempted Gagalkan Misi Ka Ying Rising! Juara The Everest 2026 Ditentukan Selisih Tipis

Tempted Gagalkan Misi Ka Ying Rising! Juara The Everest 2026 Ditentukan Selisih Tipis

Baca Selengkapnya
Perang Sprint Rp248 Miliar! Ka Ying Rising Hadapi 12 Rival Elite di The Everest 2026 Perang Sprint Rp248 Miliar! Ka Ying Rising Hadapi 12 Rival Elite di The Everest 2026

Perang Sprint Rp248 Miliar! Ka Ying Rising Hadapi 12 Rival Elite di The Everest 2026

Baca Selengkapnya
Cigar Puncaki Daftar Lima Juara Terbaik Breeders’ Cup Classic Sepanjang Masa Cigar Puncaki Daftar Lima Juara Terbaik Breeders’ Cup Classic Sepanjang Masa

Cigar Puncaki Daftar Lima Juara Terbaik Breeders’ Cup Classic Sepanjang Masa

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Kuda Menguap Belum Tentu Ngantuk! Bisa Jadi Ini Alasannya Kuda Menguap Belum Tentu Ngantuk! Bisa Jadi Ini Alasannya

Kuda Menguap Belum Tentu Ngantuk! Bisa Jadi Ini Alasannya

Baca Selengkapnya
Belum Pernah Balapan, Kuda Ini Sudah Bernilai Rp106 Miliar! Belum Pernah Balapan, Kuda Ini Sudah Bernilai Rp106 Miliar!

Belum Pernah Balapan, Kuda Ini Sudah Bernilai Rp106 Miliar!

Baca Selengkapnya
Sandman Pensiun! Bintang Kentucky Derby Ini Siap Jadi Pejantan pada 2027 Sandman Pensiun! Bintang Kentucky Derby Ini Siap Jadi Pejantan pada 2027

Sandman Pensiun! Bintang Kentucky Derby Ini Siap Jadi Pejantan pada 2027

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Dari Joki ke Pelatih, Fukunaga Kini Raih G1 Pertama Berkat Meisho Hachiro Dari Joki ke Pelatih, Fukunaga Kini Raih G1 Pertama Berkat Meisho Hachiro

Dari Joki ke Pelatih, Fukunaga Kini Raih G1 Pertama Berkat Meisho Hachiro

Baca Selengkapnya
Tiga Legenda Pacuan Kuda Era 1970-an: Susan’s Girl, Chris Evert, dan Wajima yang Ukir Sejarah Tiga Legenda Pacuan Kuda Era 1970-an: Susan’s Girl, Chris Evert, dan Wajima yang Ukir Sejarah

Tiga Legenda Pacuan Kuda Era 1970-an: Susan’s Girl, Chris Evert, dan Wajima yang Ukir Sejarah

Baca Selengkapnya
Clever Hans, Kuda yang Dikira Bisa Berhitung, Ternyata Mengubah Cara Ilmuwan Melakukan Penelitian Clever Hans, Kuda yang Dikira Bisa Berhitung, Ternyata Mengubah Cara Ilmuwan Melakukan Penelitian

Clever Hans, Kuda yang Dikira Bisa Berhitung, Ternyata Mengubah Cara Ilmuwan Melakukan Penelitian

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
KAI
Ngurus 17 Kuda dengan Kandang Berbeda? Guti Stable Punya Cerita! Ngurus 17 Kuda dengan Kandang Berbeda? Guti Stable Punya Cerita!

Ngurus 17 Kuda dengan Kandang Berbeda? Guti Stable Punya Cerita!

Baca Selengkapnya
Ka Ying Rising Tak Perlu Buktikan Apa Pun di Royal Ascot, Mengapa? Ka Ying Rising Tak Perlu Buktikan Apa Pun di Royal Ascot, Mengapa?

Ka Ying Rising Tak Perlu Buktikan Apa Pun di Royal Ascot, Mengapa?

Baca Selengkapnya
Vietnam Bangun Kompleks Pacuan Kuda Rp6,7 Triliun, Stadionnya Muat 30.000 Penonton! Vietnam Bangun Kompleks Pacuan Kuda Rp6,7 Triliun, Stadionnya Muat 30.000 Penonton!

Vietnam Bangun Kompleks Pacuan Kuda Rp6,7 Triliun, Stadionnya Muat 30.000 Penonton!

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Cuma Unggul Selisih Kepala! Bricks and Mortar Menang Dramatis atas United Cuma Unggul Selisih Kepala! Bricks and Mortar Menang Dramatis atas United

Cuma Unggul Selisih Kepala! Bricks and Mortar Menang Dramatis atas United

Baca Selengkapnya
Baru Pertama Berlaga di Jawa, Matteo Justru Tampil di Luar Dugaan! Baru Pertama Berlaga di Jawa, Matteo Justru Tampil di Luar Dugaan!

Baru Pertama Berlaga di Jawa, Matteo Justru Tampil di Luar Dugaan!

Baca Selengkapnya
Menjajal Sensasi Berkuda di Gadjah Mada Equestrian Center (GMEC), Bisa Sekalian Naik Kuda Alumni Pacuan! Menjajal Sensasi Berkuda di Gadjah Mada Equestrian Center (GMEC), Bisa Sekalian Naik Kuda Alumni Pacuan!

Menjajal Sensasi Berkuda di Gadjah Mada Equestrian Center (GMEC), Bisa Sekalian Naik Kuda Alumni Pacuan!

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
A.P. Indy: Kuda Pacu Legendaris yang Sempat Gagal Tampil di Kentucky Derby, tetapi Berjaya sebagai Juara Dunia A.P. Indy: Kuda Pacu Legendaris yang Sempat Gagal Tampil di Kentucky Derby, tetapi Berjaya sebagai Juara Dunia

A.P. Indy: Kuda Pacu Legendaris yang Sempat Gagal Tampil di Kentucky Derby, tetapi Berjaya sebagai Juara Dunia

Baca Selengkapnya