SARGA.CO – Sandman, pemenang Grade 1 Arkansas Derby 2025 sekaligus salah satu kuda yang mencuri perhatian publik di media sosial saat Kentucky Derby 2025, resmi pensiun dari dunia pacuan kuda. Kuda jantan abu-abu berusia empat tahun tersebut akan memulai babak baru sebagai pejantan di Rockridge Stud, New York, Amerika Serikat, pada 2027. Sandman akan ditawarkan sebagai pejantan dengan tarif awal US$10.000 atau sekitar Rp180 juta per perkawinan, berdasarkan perkiraan kurs US$1 setara Rp18.000.
Pengumuman pensiun tersebut disampaikan oleh pemilik saham minoritasnya, Griffin Johnson, melalui media sosial pada 7 Oktober 2026. Sandman selama berkarier dimiliki oleh kemitraan D. J. Stable, St. Elias Stable, West Point Thoroughbreds, dan CJ Stables, serta dilatih oleh Mark Casse.
Meski hanya mencatatkan satu kemenangan Grade 1, pengaruh Sandman melampaui prestasinya di lintasan. Popularitas Johnson di media sosial turut memperkenalkan dunia pacuan kuda dan pengalaman memiliki kuda Thoroughbred kepada audiens yang lebih luas.
Dibeli Rp21,6 Miliar, Sandman Buktikan Potensinya
Sandman merupakan keturunan pejantan elite Tapit, salah satu pejantan paling berpengaruh dalam industri pacuan kuda Amerika Serikat. Ia dikembangbiakkan oleh Lothenbach Stables dari induk bernama Distorted Music, putri Distorted Humor.
Potensinya sudah menarik perhatian sebelum menjalani debut. Pada lelang Ocala Breeders’ Sales Maret 2024 untuk kuda berusia dua tahun yang sedang dipersiapkan berlatih, Sandman terjual seharga US$1,2 juta atau sekitar Rp21,6 miliar. Setelah finis kelima pada debutnya di Churchill Downs, Sandman meraih kemenangan perdana di Saratoga pada Agustus 2024. Ia kemudian menutup musim pertamanya dengan finis ketiga di G3 Street Sense Stakes.
Namanya semakin diperhitungkan ketika memasuki musim kompetisi usia tiga tahun. Pada 29 Maret 2025, Sandman tampil impresif di Arkansas Derby dan melancarkan serangan kuat pada fase akhir untuk menang dengan keunggulan 2,5 panjang kuda.
Kemenangan tersebut menjadi pencapaian terbesar dalam kariernya. Sandman kemudian tampil di dua ajang klasik Amerika Serikat, Kentucky Derby dan Preakness Stakes, meski belum berhasil menambah kemenangan besar.
Sepanjang kariernya, Sandman mencatatkan 15 kali start dengan tiga kemenangan, satu kali finis kedua, dan tiga kali finis ketiga. Total hadiah yang dikumpulkannya mencapai sekitar US$1,57 juta atau Rp28,3 miliar.
Popularitas Sandman semakin meningkat berkat keterlibatan Griffin Johnson, influencer sekaligus pengusaha yang mengenal dunia pacuan melalui program A Stake in Stardom dari America’s Best Racing.
Program tersebut memperkenalkan figur publik pada kepemilikan saham minoritas kuda pacu, sekaligus memanfaatkan jangkauan media sosial mereka untuk menjangkau penggemar baru.
Johnson mendokumentasikan perjalanan Sandman menuju Kentucky Derby 2025, mulai dari antusiasme menjelang perlombaan hingga pengalaman menjadi bagian dari kemitraan kepemilikan kuda. Konten-kontennya menarik jutaan penayangan dan membuat Sandman dikenal oleh masyarakat di luar komunitas pacuan kuda.
Hubungan keduanya pun berkembang menjadi ikatan personal. Dalam pengumuman pensiun Sandman, Johnson mengungkapkan betapa besar arti kuda tersebut dalam hidupnya.
“Ia adalah kuda pertama saya, kuda yang sangat dekat dengan jiwa saya, kemenangan pertama saya, dan seperti anak saya sendiri,” tulis Johnson, seperti dikutip Paulick Report. Johnson juga menyampaikan harapannya agar Sandman menikmati masa pensiun yang sehat dan bahagia.
Babak Baru di Rockridge Stud
Mulai 2027, Sandman akan menjalani karier baru di Rockridge Stud. Peternakan tersebut berharap pengalaman Sandman berkompetisi di level tertinggi dan garis keturunan Tapit dapat menjadi daya tarik bagi para peternak di New York.
Pemilik sekaligus operator Rockridge Stud, Lere Visagie, menyambut kehadiran Sandman sebagai tambahan penting bagi industri pembiakan kuda di negara bagian tersebut.
Monique Delk dari St. Elias juga menyampaikan optimisme terhadap masa depan Sandman sebagai pejantan, mengingat statusnya sebagai pemenang Grade 1 dan keturunan Tapit.
Meski demikian, keberhasilan Sandman di dunia breeding nantinya akan ditentukan oleh kualitas keturunannya serta kemampuan mereka bersaing di lintasan.
Pensiunnya Sandman menutup perjalanan dari calon kuda bernilai jutaan dolar menjadi juara Grade 1 dan ikon media sosial. Kini, ia bersiap meneruskan warisannya melalui generasi baru kuda pacu.
Install SARGA.CO News
sarga.co