SARGA.CO – Meisho Hachiro mencatatkan pencapaian terbesar dalam kariernya setelah menjuarai Mile Championship Nambu Hai di Morioka Racecourse, Jepang, pada 12 Oktober. Kemenangan dalam perlombaan tanah sejauh 1.600 meter tersebut sekaligus menjadi gelar JpnI (G1) pertama bagi pelatih Yuichi Fukunaga.
Ditunggangi joki Hiroto Yoshihara, kuda jantan berusia empat tahun itu menaklukkan Strength yang memimpin perlombaan dengan keunggulan tiga perempat panjang kuda. Sementara itu, Wilson Tesoro, juara bertahan ajang tersebut, finis di posisi ketiga dengan selisih tiga panjang kuda dari Strength.
Meisho Hachiro sebelumnya finis sebagai runner-up di Tokai Stakes pada Juli. Kali ini, ia berhasil membuktikan kemampuannya dengan meraih kemenangan terbesar sejauh ini dalam kariernya.
Start dari gerbang nomor satu, Meisho Hachiro sempat diperkirakan langsung mengambil posisi terdepan. Namun, ia sedikit terlambat keluar dari gerbang start.
Yoshihara kemudian mengubah strategi dengan menempatkan kudanya di posisi ketiga, tepat di belakang Strength yang memimpin perlombaan. Keputusan tersebut membuat Meisho Hachiro tetap berada dalam posisi kompetitif tanpa harus memaksakan diri mengejar kecepatan sejak awal.
Memasuki lintasan lurus menjelang finis, Meisho Hachiro mulai meningkatkan kecepatannya. Ia perlahan melewati Strength hingga memastikan kemenangan dengan catatan waktu 1 menit 34,7 detik di lintasan berpermukaan good atau kondisi baik.
Yoshihara mengaku telah memperkirakan Meisho Hachiro akan memulai perlombaan dengan lambat berdasarkan penampilan sebelumnya. Ia pun merasa berhasil mendapatkan posisi ideal untuk melancarkan serangan pada fase akhir.
Kemenangan ini juga memiliki arti khusus bagi Yoshihara. Ia terakhir kali memenangi perlombaan graded stakes pada 2019 bersama Sunrise Nova.
“Saya tidak pernah menyangka akan mendapatkan kesempatan untuk memenangi perlombaan seperti ini lagi. Kesempatan seperti ini jarang datang, jadi saya sangat senang,” ujar Yoshihara, seperti dikutip Netkeiba.
Hari Istimewa bagi Yuichi Fukunaga
Kemenangan Meisho Hachiro menjadi pencapaian penting bagi Fukunaga yang baru meraih kemenangan JpnI G1 pertamanya sebagai pelatih. "Semua orang memberikan yang terbaik, jokinya menunggangi dengan sangat baik, dan para staf bekerja luar biasa keras. Ini hari yang hebat,” kata Fukunaga, dikutip dari Netkeiba.
Setelah kemenangan di Nambu Hai, Fukunaga mempertimbangkan kemungkinan menurunkan Meisho Hachiro dalam rangkaian perlombaan JBC pada November. Namun, ia masih berhati-hati karena jeda menuju perlombaan berikutnya relatif singkat.
Target jangka panjang yang lebih diutamakan adalah February Stakes di Tokyo Racecourse pada 21 Februari 2027. Ajang tersebut dapat menjadi kesempatan berikutnya bagi Meisho Hachiro untuk menguji kemampuannya menghadapi kuda-kuda elite Jepang di lintasan tanah.
February Stakes juga memiliki arti tersendiri bagi Fukunaga, yang pernah memenangi perlombaan tersebut dua kali ketika masih berkarier sebagai joki.
Install SARGA.CO News
sarga.co