SARGA.CO – Giant Sequoia bangkit dari kekalahan mengecewakan untuk merebut gelar G1 William Hill Futurity Trophy di Doncaster, Inggris, Sabtu 24 Oktober 2026. Kuda jantan berusia dua tahun itu menang meyakinkan dengan keunggulan tiga panjang, sekaligus mengantarkan pelatih legendaris Aidan O’Brien mencatat rekor 13 kali juara Futurity Trophy.
Ditunggangi Dylan Browne McMonagle, Giant Sequoia menaklukkan lintasan lurus sejauh satu mil atau sekitar 1.609 meter dalam waktu 1 menit 42,30 detik, di atas lintasan berat akibat kondisi tanah yang basah. Ia mengungguli Gran Dia, kuda asuhan Andrew Balding, yang finis di posisi kedua. Sementara itu, rekan satu kandang Giant Sequoia, Noble Exhibit, menempati posisi ketiga.
Kemenangan ini terasa istimewa setelah Giant Sequoia hanya finis keenam di National Stakes di Curragh pada September lalu. O’Brien tetap mempercayai kemampuan kuda tersebut dan keputusannya terbukti tepat.
“Dia mengecewakan pada balapan terakhir, tetapi saat itu beberapa kuda kami sedang tidak dalam kondisi terbaik. Saya sangat senang dengannya. Dia berlari dengan baik, mampu meningkatkan kecepatannya, dan saya berterima kasih kepada seluruh tim,” ujar O’Brien, dikutip Sky Sports Racing.
Modal Besar Menuju Balapan Klasik 2027
Kemenangan Futurity Trophy menjadi sinyal kuat bagi Giant Sequoia untuk bersaing dalam rangkaian balapan klasik musim 2027. Ajang ini dikenal sebagai salah satu ujian penting bagi kuda muda yang dipersiapkan menuju kompetisi bergengsi pada usia tiga tahun.
Giant Sequoia merupakan putra dari Frankel, kuda juara yang memiliki reputasi besar di dunia pacuan, dari induk bernama Pink Dogwood. Pink Dogwood merupakan putri Camelot dan pernah finis kedua di Epsom Oaks 2019.
Dengan garis keturunan tersebut, Giant Sequoia dinilai memiliki potensi untuk berlomba pada beragam jarak, mulai dari satu mil hingga satu setengah mil atau sekitar 2.414 meter.
“Kami selalu menganggapnya sebagai kuda untuk balapan klasik. Kami pikir jarak satu mil atau satu mil seperempat tidak akan menjadi masalah baginya, bahkan dia mungkin mampu menempuh satu setengah mil,” kata O’Brien.
Sejumlah target yang terbuka untuk Giant Sequoia pada 2027 antara lain 2,000 Guineas, Epsom Derby, dan French Derby. Pilihan akhirnya akan bergantung pada perkembangan dan kesiapan sang kuda memasuki musim berikutnya.
Gelar G1 Perdana bagi McMonagle Bersama O’Brien
Kemenangan ini juga menjadi gelar G1 pertama bagi Dylan Browne McMonagle bersama Aidan O’Brien. Sang joki memuji perkembangan Giant Sequoia sepanjang musim serta kemampuannya merespons instruksi saat memasuki fase akhir balapan.
Menurut McMonagle, tempo balapan yang stabil membuat Giant Sequoia mampu berlari dengan rileks sebelum melancarkan akselerasi penentu.
Hasil di Doncaster bukan hanya menegaskan kebangkitan Giant Sequoia, tetapi juga memperkuat posisi O’Brien dalam persaingan gelar pelatih Inggris menjelang berakhirnya musim balap Flat.
Dengan rekor ke-13 Futurity Trophy di tangan O’Brien dan peluang menuju balapan klasik pada 2027, Giant Sequoia kini menjadi salah satu kuda muda yang patut diperhatikan musim depan. (Sumber: straitstimes.com)
Install SARGA.CO News
sarga.co