SARGA.CO – Nama Arceus Nagari pernah menjadi salah satu sorotan utama pacuan kuda Indonesia pada paruh pertama 2026. Kini, perhatian mulai tertuju kepada sang adik kandung, Marugan KF, yang menunjukkan potensi menjanjikan di lintasan Maesa Tompaso, Sulawesi Utara.
Marugan KF meraih podium ketiga pada kelas 2 Tahun Pemula C/D jarak 800 meter dalam Indonesia’s Horse Racing (IHR) Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Seri II 2026, Sabtu 24 Okrober 2026.
Berada di bawah naungan Keepfly Stable, Marugan merupakan kuda betina berwarna jragem berusia dua tahun dengan tinggi 151,2 cm. Ia berasal dari Bendang Stable, peternakan yang juga melahirkan sang kakak, Arceus Nagari.
Keduanya memiliki kombinasi pejantan dan indukan yang sama, yakni Tuan Nagari x Suko Nagari. Dengan kata lain, Marugan dan Arceus merupakan saudara kandung penuh (full siblings).
Nama Arceus Nagari tentu bukan sosok sembarangan. Pada paruh pertama musim IHR 2026, kuda tersebut mencatatkan rekor sempurna dengan tiga kemenangan dari tiga kali berlomba. Ia bahkan tetap tak terkalahkan meski berpindah kelas, dari Kelas D di Jateng Derby 2026 ke Kelas C pada dua penampilan berikutnya.
Catatan itu hanya mampu disamai Paco Eclipse dan Naga Sembilan dalam hal jumlah kemenangan tanpa kekalahan hingga periode tersebut. Namun, Arceus memiliki keistimewaan tersendiri karena meraih kemenangan di dua kelas berbeda.
Sayangnya, perjalanan sang juara harus berakhir pada 12 Agustus 2026. Arceus Nagari meninggal dunia setelah mengalami insiden di stable seusai latihan pagi.
Kini, pencapaian Marugan KF di Tompaso menghadirkan cerita baru bagi keluarga kuda asal Bendang Stable tersebut. Podium ketiga memang belum menyamai prestasi sang kakak, tetapi bagi Marugan yang baru berusia dua tahun, perjalanan kariernya masih panjang.
Mampukah Marugan KF mengikuti jejak Arceus Nagari dan menjadi bintang baru pacuan kuda Indonesia? Waktu yang akan menjawab, tetapi langkah awalnya di Tompaso layak untuk dinantikan.
Install SARGA.CO News
sarga.co